3.1.21

PROGRAM RESELLER AGAR TEMBUS 3JT/BLN RUTIN


 Assalamualaikum.. 


Selamat datang di Program *6 Langkah meraih income rutin 3 juta perbulan bagi reseller*


Pada kesempatan ini saya akan membahas materi seputar Reseller.


Kenapa saya mengangkat topik ini ?? karena ternyata memang banyak banget temen – temen yang baru memulai bisnis itu berangkat dari reseller, begitu juga dengan saya.. Saya memulai bisnis online dari seorang Reseller.. Tapi jangan salah lho.. Reseller itu juga penghasilan nya menjanjikan jika di jalankan serius dan cara yg benar..

mulai dari saat ini Anda akan dapat 6 materi yang isinya langkah demi langkah bagaimana seorang reseller mampu memiliki penghasilan minimal 3 juta perbulan. . Tentunya atas ijin Allah Ta'ala.

Kenapa kami katakan minimal 3 juta?

Karena yang akan Anda pelajari adalah intisari dari pola yang telah di lakukan teman-teman Agen MEU.

Walaupun tidak mengurus produk, Alhamdulillah sudah banyak dari mereka yang penghasilannya bisa mencapai 3 Juta/bulan bahkan lebih.

Jadi silahkan simak tahap demi tahap yang kami jabarkan di program ini ya. . 😊

Ngomong-ngomong jika Anda ingin dapat hasil yang maksimal dari program ini, maka ada tips yang perlu Anda lakukan, hehe

Nah, apa itu?

Ok. . Agar program ini berdampak untuk Anda. . 

Silahkan *LUPAKAN SEMUA ILMU BISNIS YANG ANDA KETAHUI, MULAI DARI NOL*

_"Koq gitu?"_

Penjelasannya gini. . 

Pada dasarnya apapun bisnisnya, selama halal insyaAllah itu akan menghasilkan. 

Ada bisnis yang potensi penghasilan bulanannya miliaran rupiah.

Ada yang ratusan juta rupiah

Ada yang puluhan juta rupiah

Belasan juta rupiah

Dan terakhir jutaan rupiah


Ada gak bisnis yang hasilnya hanya ratusan ribu??

*GAK ADA !*

Mohon maaf, jika kita sudah berbisnis lama, tapi setiap bulan hasilnya di bawah angka cukup kita, maka pasti ada yang salah dengan cara kita berbisnis. 😭 

Kenapa bisa berfikir begini?

Jawabannya karena *Allah Maha Mencukupkan*

Ada yang berbisnis fashion, sukses.

Ada juga yang berbisnis fashion, gagal.


Ada yang berbisnis suplemen kesehatan, sukses.

Ada juga yang berbisnis suplemen kesehatan, gagal.


Padahal sama bisnisnya, tapi kenapa hasilnya berbeda?

Jawabannya karena *pengusahanya beda.*

Bukan beda nasib ya, karena bisnis bukan bakat.


Pengusahanya beda maksudnya beda mindset, beda ilmu, beda cara. Sehingga hasilnya juga beda.

Allah itu Maha Adil, Maha Kaya dan Maha Mengayakan.

Siapa yang usahanya sungguh-sungguh, maka rezekinya juga sungguh-sungguh mendekat kepadanya.

Jika usahanya setengah-setengah, ya rezekinya juga setengah-setengah, hehe.

Jika usahanya di bawah setengah?

Nah itu silahkan jawab sendiri. . πŸ˜†

Jika kita baru mulai bisnis, dan hasilnya sedikit, itu wajar. 

Namanya juga baru mulai. 

Iya kan??

Tapi kalau berbulan-bulan tidak ada peningkatan, itu namanya kurang belajar, ups. πŸ˜… 

Karena itu, lewat program ini setulus hati kami ingin Anda jadi pengusaha yang minimal punya penghasilan 3 juta/bulan.

Mulai dari situ, insyaAllah menanjak ke belasan juta, dan ke puluhan juta, aamiin. 😊 

Jika saat ini Anda penghasilannya sudah 3 juta/bulan.

Tetap ikuti saja materinya ya. 

InsyaAllah akan ada ilmu yang bisa Anda petik. 

Sekali lagi. . 

Silahkan ikuti tahap-tahap yang akan kami jabarkan di sini. Ikuti saja tanpa pertanyakan satu hal pun, dan tanpa menunda tentunya. .

Kita hidup di zaman berlimpahnya informasi, jadi agar membuat diri kita fokus ke tujuan, singkirkan info-info yang tidak kita butuhkan. . Setuju ya?

Mau perubahan kan??

Ini sudah tahun 2021 lho, hehe. . πŸ˜› 


Sesuai namanya, tema kali ini adalah *6 Langkah meraih income rutin 3 juta perbulan bagi reseller*

 artinya adalah langkah-langkah utama yang harus di lakukan meskipun tidak punya produk sendiri.


Jika kita berbicara langkah, artinya ada langkah pertama. Benar?

Langkah pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Nah, apa sih hal pertama kali yang harus di lakukan??

Ternyata agar bisnis Reseller bertumbuh ada 3 poin yang perlu di perhatikan.  

Sebut saja 3 poin ini garis awal.

Poin-poin pertama inilah yang membedakan mereka yang bisnisnya terus berkembang, dan mereka yang diam di tempat.

Salah langkah di awal, maka ke belakang ikut salah semua πŸ˜… 

Karena itu, agar Anda tidak salah langkah, kami coba sederhanakan apa yang perlu Anda lakukan di awal-awal. .

Seperti yang telah kami katakan, *ada 3 poin untuk memulai bisnis Reseller yang terus bertumbuh*

Agar mudah di hapal, kita akan singkat poin-poin tersebut dengan *SNP*

Ya, *SNP, mudah di ingat kan?

Apa saja 3 poin itu??

*POIN PERTAMA, S = SELF TARGET*

Alias Target diri sendiri.

Untuk apa Anda berbisnis?

Untuk apa Anda jadi Reseller?

Untuk apa??

Bisnis adalah sebuah perjalanan. 

Semua pengusaha melewati fase yang sama. 

Mereka semua pernah ada di fase *MEMULAI* .

Semua daftar pengusaha sukses yang kita kenal, dulunya adalah pemula.

Di perjalanan berbisnis, akan ada seleksi alam.

Banyak yang gugur, dan hanya segelintir orang yang mampu bertahan. 

Siapakah mereka yang mampu bertahan?

Merekalah pengusaha-pengusaha yang punya tujuan. .


Semua bisnis itu sama. 

*Sama-sama bermasalah*

Hehe

Bisnis bernilai ratusan juta juga punya masalah.

Bisnis bernilai puluhan juta juga punya masalah.


Biasanya semakin tinggi nilai bisnisnya, semakin kompleks masalahnya.


Nah, di terpa masalah maka akan membuat pengusahanya tumbang satu persatu.

Disinilah perbedaan besarnya.

Seorang pengusaha akan mampu bertahan ketika mereka punya tujuan yang ingin di capai. 

Ada sesuatu yang perlu di perjuangkan, itulah tujuan.

Tujuan ini seperti kewajiban yang harus di selesaikan.

Namanya kewajiban, tentu seseorang tidak bisa mangkir begitu saja kan? 

Karena itulah, pertama-tama milikilah tujuan.

*Haram hukumnya seseorang berbisnis tanpa tujuan.*

*Itu sama dengan buang-buang waktu.*

Sekali lagi ya. . 

Rumusnya begini.

_1. Masalah dalam bisnis itu pasti._

_2. Dan yang bisa membuat seseorang bertahan adalah tujuannya._

_3. Motivasi mungkin hilang, tapi seseorang yang memiliki tujuan, akan kembali termotivasi._

Inilah yang mentor coba sampaikan ke teman-teman yang belajar bersama Muslim Entrepreneur University.

*Jika ingin memperbaiki bisnisnya, salah satu yang di perbaiki pertama kali adalah tujuannya terlebih dahulu.*

(Catat)


Semakin kuat tujuan yang Anda miliki, maka semakin cepat bisnis Anda bertumbuh.


Mau Omzet tinggi? mudah insyaAllah.

Mau penghasilan besar? mudah insyaAllah.

Mau pelanggan banyak? mudah insyaAllah.

Tapi pertama-tama perjelasan apa tujuan Anda memiliki itu semua.


Bisnis akan menyita waktu Anda.

Menyita pikiran Anda.

Menyita energi Anda.

*Tanpa tujuan yang jelas, Anda tidak akan kemana-mana.*


Seseorang bebas kapan saja berhenti dari bisnisnya.

Tapi jika punya tujuan, maka seseorang tidak bisa berhenti begitu saja.

Sudahkah Anda punya tujuan???

Renungkanlah. .

Untuk memulai bisnis Reseller yang terus bertumbuh masih ada poin berikutnya. 


*KEDUA, N = NICHE MARKET* 


Tujuan wajib ada, setelah itu perlu apa lagi?

*Tentukan niche market yang ingin Anda layani.*

Di bagian ini banyak Reseller yang salah. 

Mereka pikir Reseller hanya jual produk lalu selesai.

Yang penting jualan, dapat komisi, Beres. 

Jujur saja. . 

Kalau begitu cara pikirnya, wajar jika bisnisnya tidak kemana-mana. 😡

Bisnis tidak hanya sekedar jualan.

Tapi ada aktivitas di luar itu. 

Perhatikan ya. . 

Anda boleh saja jual produk orang lain, tapi cara berfikirnya jangan berhenti sampai di situ.


*Pada dasarnya Reseller itu juga pengusaha.*

Bedanya mereka tidak memproduksi produknya sendiri.


Sekarang berfikir bisnis harus punya produk sendiri itu memang sudah ketinggalan zaman, hehe.


Bisnis bisa di mulai dari menjual produk orang lain.

Sah koq, yang di jual halal kan? 

Hehe


Kembali ke materi. . 

Lantas apa itu niche market?


Niche Market itu artinya *Pasar yang Spesifik.*


Pikirkanlah dengan mendalam. . 

*Sebenarnya siapa orang-orang yang Anda layani?*


Apa latar belakang dan profesinya? 

Apa yang mereka butuhkan dalam hidupnya? 


*Reseller yang bisnisnya terus tumbuh adalah mereka yang paham siapa sebenarnya yang mereka layani.*


Bisnis artinya _service people_, alias melayani sekumpulan orang.


Jika Anda tahu siapa yang sedang Anda layani, Anda tidak akan pernah kehabisan cara untuk mengembangkan bisnis Anda.



Berbeda lho. . 

Orang yang hanya jual hijab.

Dengan orang yang fokus membuat seorang muslimah tampil lebih cantik. 


Beda kan??


Seorang yang hanya fokus jualan hijab, hanya akan berfikir agar hijabnya laku.

Dia tidak terfikir apapun selain itu.


Sedangkan seseorang yang fokus membuat seorang muslimah tampil lebih cantik, maka dia akan menyediakan produk yang sesuai tujuannya, salah satunya mungkin hijab. 


Sekilas sama produknya, tapi beda pendekatannya.


Nanti suatu saat, ketika pasarnya butuh sesuatu yang lain, seseorang yang tahu siapa niche marketnya akan mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pasarnya itu.

Jadi bisnisnya berkembang deh. 😊 


Begitulah. .


Jika Anda reseller dan ingin bisnis Anda bertumbuh.

Maka cobalah berfikir lebih luas lagi. 


*Bukan hanya sekedar jual produk, tapi pikirkanlah siapa sebenarnya yang sedang Anda layani?*


Apa yang mereka butuhkan? 

Bagaimana cara menyelesaikan masalah mereka? 

Apa produk yang mereka cari? 

Dengan media apa bisa terhubung dengan mereka? 

Bagaimana cara menjalin hubungan dengan mereka? 


Cara berfikir seperti ini namanya adalah *Market Centric*

Fokus ke Pasar, bukan sekedar ke produk.


Bisnis akan tumbuh, ketika Anda mulai memikirkan siapa pasar Anda sesungguhnya.


Rumusnya begini

_1. Reseller itu juga Pengusaha._

_2. Namanya pengusaha harus fokus ke market._

_3. Kalau hanya fokus ke produk, pertumbuhannya terbatas._ 


Begitu ya. .


Lewat tulisan ini Anda jadi tahu bahwa ada 2 hal yang perlu di lakukan pertama kali.


Pertama, *Perjelas Target yang ingin di capai* (Self Target)

Kedua, *Perjelas siapa pasar yang Anda layani* (Niche Market)


Nah untuk poin ketiga akan saya sampaikan setelah anda mengerjakan point to do list biar ada gambaran, hehe 😝 


*APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Perjelas tujuan Anda berbisnis. Ingat, berbisnis tanpa tujuan artinya buang-buang waktu._


_2. Tuliskan minimal 3 keburukan yang akan terjadi  jika bisnis Anda tidak berhasil?_


_3. Tuliskan minimal 3 kebaikan yang akan terjadi jika bisnis Anda berhasil?_


_4. Jabarkan dengan detail siapa Niche Market yang Anda layani?_


_5. Berikan minimal 3 alasan kenapa Anda melayani Niche Market tersebut_


_6. Tuliskan 5 masalah utama mereka?_


_7. Tuliskan produk-produk yang bisa menyelesaikan masalah_


Silahkan jawab pertanyaan di atas. 

Gunanya menulis jawaban dari setiap pertanyaan diatas adalah agar alam bawah sadar Anda mampu merekamnya.


Jika alam bawah sadar sudah merekamnya, maka tubuh Anda akan otomatis mendekatkan Anda dengan target-target yang ingin Anda capai.  


Oh ya, jawaban dari pertanyaan diatas tidak perlu di kumpulkan ya, karena yang baca program ini banyak pastinya, hehe. πŸ™ πŸ˜† 


Kalau di kumpulkan, tentunya harus diperiksa dan dinilai serta menyita waktu yang tidak sedikit 😱


Tapi walaupun begitu, silahkan jawab pertanyaan diatas untuk kebaikan bisnis Anda. 😊 

InsyaAllah dengan begini bisnis Anda akan membaik beberapa bulan kedepan.


*Strategi Mencari Produk Potensial & Supplier yang Ideal* 



Bismillah, 



Kita masuk ya di materi ke 2 tentang langkah-langkah yang perlu di lakukan seorang Reseller agar memiliki penghasilan minimal 3 juta perbulan. 


Setelah Anda membaca materi di atas tadi 


InsyaAllah sudah mulai paham bahwa ada 3 poin yang perlu di lakukan jika ingin bisnis resellernya bertumbuh. 😊 



Jika kita ulang sedikit


Poin pertama adalah *Self Target*


Miliki tujuan, sebagai sumber energi untuk bisnis Anda.


Bisnis pasti ada masalahnya.

Jika tidak punya tujuan, di terpa sedikit masalah pasti akan mudah berhenti.


Kedua tentang *Niche Market*


Gunakan cara befikir _"Market Centric"_

Fokus ke pasar, bukan hanya ke produk.


Jangan heran jika ada Reseller yang menjual banyak produk tapi laris juga. Karena sesungguhnya, itulah yang di butuhkan pasarnya, dan dia berhasil menyediakan itu.


Kebayang ya? 



Lalu apa poin ke tiganya? 


Sebelum kesana, kami ingin menggaris bawahi. 


Biasanya masalah seorang Reseller tidak menghasilkan itu karena 2 hal .

Apakah itu? 


*1. Tidak tahu cara memasarkan produknya*


*2. Produknya memang tidak di butuhkan*



Jika masalahnya adalah cara memasarkan, tenang saja ini bisa di pelajari.


Anda bisa belajar ilmu pemasaran dari buku-buku, workshop, atau kursus-kursus online. 

Sekarang cari ilmu bisnis tidak susah.


Atau bahkan banyak supplier yang menyediakan bimbingan untuk resellernya agar mereka cepat menghasilkan.


Di MEU juga menerapkan sistem seperti itu.

Saat seseorang terdaftar jadi Agen  kami, maka mereka akan menerima bimbingan dari awal banget. 


Intinya, jika masalahnya adalah kesulitan dalam memasarkan, itu ada jalan keluarnya. 


Patokannya seperti ini. . 

Jika ada yang berhasil menjual produknya, artinya *semua orang punya kesempatan yang sama.*


Jadi jika ada yang berhasil menjual produk persis seperti Anda, maka Anda juga bisa seperti itu bahkan lebih baik dari itu. 😊 



Nah, sekarang bagaimana jika produknya yang bermasalah? 


Solusinya adalah carilah *Produk yang potensial* atau _Potential Product_


Inilah hal ke 3 yang perlu seorang Reseller lakukan di awal, agar bisnis mereka tidak diam di tempat dan selalu berkembang.


Di singkat *SNP*


*S = SELF TARGET*

*N = NICHE MARKET*

*P = POTENTIAL PRODUCT*


Agar Anda semakin paham materi ini, maka kami akan menjelasakan kenapa sih seorang Reseller harus fokus di  produk potensial? 


Jawabannya karena *AGAR SEMAKIN MUDAH MENGHASILKAN*


Sengaja kami tulis besar-besar ya, hehe. . 😁 



Seorang Reseller akan banyak bermain di sektor pemasaran. Jika produknya gak potensial, maka sulit jualannya. 


Kalau produknya sulit terjual, maka sulit cetak cashnya.


Polanya 


_Produk tidak Potensial -> Sulit Jualannya -> Sulit dapat Cash_


Yang perlu dilakukan adalah 


_Cari Produk Potensial -> Agar mudah Jualnya -> Cepat dapat cashnya_


Paham ya? 


Alhamdulillah. .  😊 



Lantas gimana caranya mencari produk yang potensial?? πŸ€”


Kalau secara teknis bakal panjang nih penjelasannya. 

Tapi tenang, kami tidak akan setengah-setengah memberikan materinya. Jadi kami akan jabarkan cara ringkasnya ya. 😁 


Lakukan hal dibawah ini


1. Pergi ke google dan Youtube, ketik keyword *"Cara Riset Produk Laris"* nanti Anda akan di bawa ke cara menemukan produk yang sedang laris di pasaran. Tinggal pelajari saja ilmunya.


2. Setelah tahu produknya, cari suppliernya. 

Kalau Anda ingin cari supplier yang harganya murah ketik di google atau di youtube keywordnya *"Cara cari Supplier"*


Praktikan ya, hehe. . 😊 



Nah, diatas itu teknisnya . . 

Sekarang kita akan membahas mindsetnya. 


Agar cepat menghasilkan, maka produk potensial harus punya 2 Syarat di bawah ini. 


*1. Demand tinggi*

*2. Cash Cepat*


Maksudnya bagaimana?


Penjelasannya begini. . 


Demand tinggi maksudnya produknya memang terbukti di butuhkan. Alias ada pasarnya.   


Kalau bisa bukan hanya trend sesaat, tetapi trendnya juga lama.


Kebayang kan kalau jual produk yang sudah jelas pasarnya?

Enak atau enak banget? 😊


Kedua, Cash cepat maksudnya cari produk yang bisa memberikan pemasukan rutin. 

Maksimal sebulan sekali ada pemasukan. 

Lebih cepat dari itu lebih bagus. 


Kalau 4 bulan sekali baru ada pemasukan, kan repot juga. πŸ˜…



Jika Anda bingung materi diatas maksudnya bagaimana, kami akan memberikan contoh ya. . 


Jadi gini. . 


Salah satu program yang dimiliki MEU adalah program ke Agenan. 


Disana, kami fokus membuat program dimana seseorang bisa belajar sekaligus menghasilkan.


Nah, karena kami paham bahwa teman-teman Agen butuh produk potensial, maka kami menggunakan mindset diatas. 


Pertama produk yang demandnya tinggi. 


Produk MEU adalah produk-produk pengembangan diri untuk para Pengusaha.


Sejarah sudah membuktikan, produk yang anti krisis, adalah produk pengembangan diri.


Coba lihat sekolah-sekolah, buku-buku, dan pelatihan-pelatihan. Setiap tahun bukannya berkurang, malah selalu bertambah.


Pertumbuhan penduduk, memang perlu di imbangi dengan pengembangan diri yang layak.


Lantas tau darimana produknya ada demandnya?


Menurut badan pusat statistika Nasional, jumlah pengusaha di Indonesia mencapai lebih dari 50 Juta orang.


50 juta, itu nolnya 7, hehe. . 

Ditulis 50.000.000

Banyak??


Ini yang terdata, artinya jumlah sebenarnya lebih dari itu lho. 


Visi kami di MEU adalah mencoba bermanfaat kepada sesama teman pengusaha.


Dalam waktu yang singkat, penetrasi pasar kami baru di angka ratusan orang. 

Jika di lihat dari skala bisnis, potensinya masih besar banget. Karena kami blm genap 6 bulan berdiri.


Rumusnya

*Demand Tinggi = Potensi Besar = Rezeki besar*


Sayangnya percuma jika produk demandnya tinggi tapi komisinya kecil. 


Karena itu kami punya sistem yang menguntungkan untuk teman-teman Agen. . 


Yaitu 

Sistem Komisi langsung + margin keuntungan yang tinggi.


Ya, ini rahasia dapur. 

Sssttt. . πŸ˜… 


Agen MEU dapat komisi Langsung . . 


Dan keuntungan tiap produk kami lebih dari 30% . 



Diatas adalah contoh yang di ambil dari studi kasus nyata


Logika itu bisa Anda terapkan saat mencari produk yang potensial. 


*Demandnya tinggi + Cashflow Cepat*


Ingat, bisnis itu harus ada pasarnya.

Jadi, jangan menjual produk yang terlalu sulit.


Anda perlu lari kencang. 

Caranya dengan menjual produk yang potensial.


Produk potensial itu tersebar di sekeliling Anda, silahkan di cari sampai ketemu. . 


InsyaAllah bisa di pahami ya. . 😊 



Selain produk, ada tambahan materi dari kami.

Yaitu cara mencari supplier yang ideal.


Semakin bagus suppliernya, semakin mudah Anda menjalankan bisnisnya. 


Bagaimana cara mencarinya?


Ini tips aplikatif dari kami


*1. Pilih supplier yang fokus membangun Brand*


Semakin besar brandnya, semakin mudah Anda menjual produknya. 


Bagaimana cara tahu supplier fokus ke brand?


Cek Pertumbuhan pelanggannya. . 


Jika pelanggannya bertambah, maka brandnya sedang berkembang. 


Dan semakin berkembang brandnya, itu juga sekaligus mengangkat nama Anda. .



*2. Punya beberapa produknya berkualitas*


Ini akan sangat berpengaruh terhadap bisnis Anda kedepannya.

Jika produknya berkualitas, maka akan memancing pembelian berikutnya.

Anda sebagai Reseller tentu akan di untungkan dengan kondisi tersebut. 


Lantas bagaimana tahu bahwa produk suppliernya berkualitas?


Jawabannya dari jumlah Repeat Order. 

Banyak pembeli yang kembali, itu parameter kualitas produk.



*3. Memberikan Total Support*


Maksudnya adalah ada fasilitas bantuan sampai ke konsumen.


Karena supplier yang bertanggung jawab terhadap produk, sebaiknya supplier tidak lepas tangan dan hanya mengirim produk saja. 


Tetapi juga menyediakan customer service untuk menjawab keperluan konsumennya. 


Bagaimana Anda tahu supplier memiliki poin ini? 


Caranya coba pesan 1 produk suppliernya sebelum Anda jadi resellernya.



*4. Kondisi Internal bagus sebagai tempat bertumbuh*


Poin yang ini, khusus untuk Anda yang pemula. 

Jadi carilah supplier yang memberikan bimbingan rutin.  Untuk apa?


Agar Anda cepat menghasilkan. . 


Cara tahunya bagaimana? 


Anda bisa bertanya kepada reseller aktifnya.


Terkadang bagus ke konsumen, belum tentu bagus ke reseller.


Jadi, jika Anda tanya ke reseller aktifnya, Anda bisa mengetahui kondisi internalnya. 



Nah, itulah tips mencari Supplier Ideal


1. Fokus ke Brand

Cara tahunya bisa lihat pertumbuhan pelanggan


2. Beberapa produknya berkualitas

Cara tahunya bisa lihat jumlah Repeat Order


3. Total Support sampai ke konsumen

Cara tahunya Anda bisa berpura-pura pesan produknya


4. Menyediakan ruang untuk tumbuh

Cara tahunya bisa tanya ke reseller aktifnya


Aplikatif bukan? 

😊 



Anda telah membaca rumus agar siapapun yang profesinya Reseller bisa langsung menghasilkan

*Produk Potensial + Supplier Ideal = Rapid Income*


*Rapid* artinya mengalir deras/mengalir cepat

Income artinya pemasukan



Untuk poin supplier sendiri, kami ada masukan lagi. . 


Ini rumus tambahan 


*Satu, yang pertama tidak harus sempurna*


Setiap bisnis tentu ada lebih dan kurangnya, jika saat ini supplier Anda belum seperti di atas, jangan buru-buru berputus asa. 


Tugas Anda hanya perlu fokus mencari supplier lainnya sampai ketemu yang pas 


Memang butuh waktu, tapi kalau ketemu yang cocok insyaAllah akan jadi lompatan. 



*Dua, jangan ragu untuk ganti Supplier jika memang perlu*


Melanjutkan dari tips sebelumnya, jangan sentimen.

Bisnis bukan drama. 


Kalau memang jauh dari ideal, maka carilah sampai menemukan yang tepat.


Setiap Reseller, ada jodoh Suppliernya.

Anda juga punya jodohnya koq. . 😁 



*Tiga, kalau memang Mentok, cukup cari yang mendekati sempurna* 


Jika sudah di cari lama tidak ketemu juga, maka dari seluruh supplier yang ada, pilihlah satu yang paling mendekati ideal. Lalu fokus disana.


Jangan buang-buang waktu. 



*Empat, tidak harus dari 1 supplier saja*


Ingat. . . 

Agar bisnis Anda tumbuh, Anda perlu menyediakan kebutuhan pasar. 


Jika produk yang dibutuhkan pasar Anda tidak ada di 1 supplier, maka masukan supplier baru ke bisnis Anda.


Tidak ada yang melarang supplier lebih dari satu kan? 😊 



Wah, gak terasa penuh juga masukan di materi kali ini. 


Kalau begitu kita cukupkan dulu ya. . 



*APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Cek ulang apakah produk Anda ada demandnya atau tidak. Jika ada maka tugas Anda adalah perbaiki cara memasarkannya. Jika tidak, maka cari produk lain._


_2. Cari supplier yang memberikan penawaran kompetitif, dan margin keuntungan yang cukup tinggi. Buat apa? Agar Anda bisa gunakan komisinya untuk mengembangkan bisnis._


Bagian ini tidak harus langsung ketemu, tapi Anda tetap harus berusaha mencarinya


_3. Jika Anda pemula maka cari supplier yang siap membimbing. Bukan hanya sekedar memberikan amunisi penjualan kemudian di tinggal._


_4. Lengkapi produk Anda, fokus di kebutuhan pasar_



*PESAN PENUTUP*


Pada dasarnya bisnis reseller adalah salah satu cara cepat untuk menghasilkan income. 


Yang perlu di lakukan sederhana. 


*Cari produk yang demandnya tinggi + Pasarkan ke orang yang tepat + Sebanyak-banyaknya*


Untuk produk banyak di singgung di materi kali ini


Lantas bagaimana cara memasarkan ke orang yang tepat? 


*Tips Reseller Mudah Closing* 



Kita masih ada di materi dengan tema 6 langkah meraih income rutin 3 juta / bulan bagi reseller. 


Sebuah langkah-langkah yang perlu di lakukan seorang Reseller agar mereka memiliki penghasilan bulanan minimal 3 Juta Rupiah. InsyaAllah. 


Karena ini materi ketiga,  itu artinya Anda sudah baca 2 materi ya. Masih ingat isinya? 


Sekedar mengulang,

Di ulasan pertama kita masih berbicara seputar persiapan.


Tentang persiapan,

Itu adalah hal penting tapi sayangnya banyak yang melewatkan. 

Padahal, persiapan sangat menentukan hasil yang akan di dapatkan.


*Great Preparation = Great Result*


Semakin bagus persiapannya, semakin sempurna hasilnya. 


Banyak teman Reseller masih berfikir jualan, jualan dan hanya jualan saja.


Padahal jika ingin bisnis tumbuh, maka cara pikirnya harus lebih dari itu.


Nah, Anda yang belajar program ini harus punya cara berfikir yang berbeda ya. 😊 


Jadi silahkan selesaikan tahap persiapannya, agar bisnis Anda terus bertumbuh walaupun Anda tidak memproduksi produk sendiri. 


Persiapan itu seperti fondasi, dan bisnis secara keseluruhan adalah sebuah bangunan.

Sempurnakan dulu fondasinya, maka bangunannya akan berdiri kokoh. 


Tidak banyak koq yang mesti Anda perhatikan di tahap awal, hanya seputar *SNP* saja


1. Perjelas Tujuan Anda berbisnis (Self Target)

2. Fokus ke pasar, bukan sekedar ke produk (Niche Market)

3. Dan Temukan Produk potensial (Potential Product)


3 ini beres, insyaAllah kebelakangnya ikutan beres. 

3 ini bermasalah, maka hal-hal berikutnya juga ikutan bermasalah. . 



Sedikit gambaran. . 


Saat ini banyak orang yang belajar bersama kami. 

Lewat sana, Alhamdulillah tidak sedikit yang bisnisnya bertumbuh dan berubah ke arah yang lebih baik.


Meskipun begitu, tetap saja ada beberapa yang setelah belajar tidak juga mengalami perubahan. 

Aneh kan?


Padahal ilmunya sama.

Mulai belajarnya sama.

Materi belajarnya juga sama.

Lantas kenapa hasilnya berbeda?


Ternyata masalahnya ada di tahap persiapan.


Banyak yang buru-buru ingin cepat menghasilkan, tapi tidak mau beresin persiapannya. . 


Jangan begitu ya. . 

Persiapannya dulu di beresin. 

Jadi setelah itu jalannya akan lebih enak. 


Kami berharap semoga pesan kami diatas sampai ke Anda ya. . 


Jika bisnis dan kehidupan Anda membaik, tentu kami turut senang. 

Lewat sana semakin banyak kebaikan yang bisa Anda lakukan, insyaAllah. 😊 



Nah, jika di awal kita banyak membahas poin-poin persiapan.

Maka materi selanjutnya akan fokus di aktivitas lapangannya.


Kali ini kami ingin membahas cara mudah closing. 


Sudah tau closing kan? 


Closing adalah saat-saat mendebarkan ketika seseorang membeli produk yang kita jual, hehe



Setelah cukup lama berkecimpung di dunia bisnis, ternyata kami paham bahwa closing itu mudah. 


Mudah jika tahu caranya 😊 


Anda mau tahu apa rahasianya?


Baiklah, silahkan simak baik-baik. . 


Pada prinsipnya agar mudah closing kita harus punya prinsip bahwa *closing jangan di kejar*


Ya, closing tuh suka jual mahal. 

Kalau di kejar, dia semakin menjauh, hehe.   


Seharusnya seperti apa?


Nah, mari cara pikirnya di geser. . 


Cara berfikirnya jadi Closing itu adalah akibat


Ya, *closing adalah akibat*. 

Closing adalah hasil. 


Jika ada akibat, maka ada sebab. 


Jadi agar mudah closing, *yang perlu kita lakukan cukup penuhi saja dulu sebabnya*. . 


Apa sebabnya? 


Jadi penyebab jualan laris manis itu bisa di sederhanakan dalam bentuk rumus *(TP) x (XF) x (JP)*



Jika Anda kenal salah satu dengan agen MEU

Maka Anda pasti tahu kepanjangan dari rumus diatas.



Agar Anda tidak penasaran dengan rumus jualan laris manis, Anda bisa sapa mereka dan Anda akan tahu apa isi dari rumus diatas.



Kenapa sih tidak di jelaskan dalam pesan ini?


Karena lewat materi ini kami mau sampaikan rumus pengembangannya yang cocok untuk teman-teman reseller.   


Supaya tidak kepanjangan, kita langsung masuk ke rumus mudah closing untuk Reseller. Oke? 😊 


Gimana rumus mudah closing untuk Reseller?


Sekali lagi, closing adalah akibat.

Makin di kejar makin lari.


Maka yang benar, jangan kejar closing.

Tapi penuhi saja sebab-sebab yang membuat closing itu terjadi. 


Ilustrasinya seperti. . . 

Anda tidak bisa tiba-tiba kenyang tanpa makan.


Kenyang adalah akibat

Agar bisa kenyang, fokus saja ke sebab.

Dan agar bisa kenyang, penyebabnya adalah makan


Nah sama, Di bisnis reseller juga begitu.   


Penyebab agar mudah closing untuk Reseller adalah *TTM*


TTM bukan teman tapi mesra ya. . Hehe πŸ˜… 


TTM singktan dari *Traffic x Trust x Momentum*


Bagaimana penjelasannya?


Kita akan bahas satu-satu ya 😊 



*SYARAT PERTAMA, TRAFFIC*


Jika Anda sering mengikuti program Reseller MEU, maka Anda akan akrab dengan istilah Traffic.


Apa itu Traffic?


Traffic adalah jumlah orang-orang yang datang ke bisnis Anda atau lebih sederhananya *jumlah prospek Anda*


Kenapa sih jualan sepi melulu?


Jawabannya karena *Trafficnya sedikit bahkan gak ada* !


Jika seseorang jualan offline di tempat terpencil, dimana tidak ada seseorang pun yang lewat, maka bisa di pastikan jualannya akan bermasalah.


Atau jika seseorang punya bisnis online, tetapi tidak ada traffic yang dia miliki, maka bisa di pastikan dia akan kesusahan saat menjual sesuatu. 


Kenapa?


Jawabannya sederhana. 

*Kalau gak ada prospeknya, mau jualan ke siapa??* 

Hehe


Datangkan dulu orang ke bisnis kita, baru jualan. 

Ada trafficnya, baru nanti closing. Begitu. . 



Jika di Offline, orang-orang yang lalu lalang di depan bisnis kita adalah Trafficnya.

Jadi memang syarat laris bisnis offline, adalah ada di tempat yang tepat. 


Jika di Online, traffic ada di media promosi Anda.


Jumlah teman Facebook Anda jika Anda promosinya di Facebook.

Jumlah followers Instagram Anda jika Anda promosinya di Instagram.

Jumlah Pengikut LINE@ Anda jika Anda promosinya di LINE@

Jumlah Kontak WA Anda jika Anda promosinya di WA.

Jumlah List Email Anda jika Anda promosinya di Email.

Atau jumlah pengunjung web Anda jika Anda promosinya di web atau situs tertentu


Yang kami sebutkan diatas adalah contoh-contoh Traffic di dunia Online. . 


Nah, pertanyaannya sekarang. . 

Berapa jumlah Traffic yang sudah Anda miliki sampai saat ini?


Hukumnya begini. 

_1. Jika semakin banyak Trafficnya, semakin besar potensi closingnya_

_2. Jika produknya semakin rumit dan mahal, agar mudah closing, maka Trafficnya harus semakin banyak_


Katakan Anda mau closing lewat WA 100 pcs sehari. 

Ya tidak bisa kalau Trafficnya cuma 50. . πŸ˜… 


Tidak mungkin closing di WA 100 pcs/hari jika teman WAnya hanya 50, hehe


Jumlah Traffic harus *JAUH LEBIH BESAR* dari jumlah target closing. Itu baru yang benar. . 



Nah, kebayang kan?

Kenapa koq jualannya bisa sepi?


Masalahnya kebanyakan di Traffic. 


Karena itu. . 

Jika ingin jualannya membaik, perbaiki dulu Trafficnya.


Jika jualan Offline, pikirkan cara agar banyak orang mau datang ke bisnis Anda.


Jika jualan Online, pikirkanlah cara agar banyak orang mau terhubung dengan Anda.


Hasil jualan akan mengikuti Trafficnya. . 


Jika Trafficnya banyak, maka insyaAllah hasilnya banyak juga. . 😊 



Oke, itu baru rumus pertama ya. . 


Masih ada Trust dan Momentum yang belum kami jelaskan. . 


Kalau Traffic sudah ketemu Trust dan Momentum. . 

InsyaAllah Anda akan mudah closing deh. . 😁 


*SYARAT KEDUA, TRUST*


Mendatangkan orang ke bisnis kita, terkadang tidak cukup. 


Untuk membuat prospek mau membeli, maka di butuhkan *Trust, alias Kepercayaan*


Kenapa butuh kepercayaan?


Karena kepercayaan adalah fondasi dalam jualan.


Tanpa kepercayaan maka produk sebagus apapun tidak bisa menarik pembeli.


Target pasar mungkin butuh produknya.

Tapi jika mereka tidak percaya dengan penjualnya, maka mereka tidak akan mau keluar uangnya, hehe 😁 


Karena itu, setelah Traffic nya datang. . 

Maka berusahalah membuat mereka percaya.


Caranya bagaimana?


Ada banyak tipsnya, tapi silahkan pakai 3 tips utama di bawah ini


Inilah 3 tips untuk dapat kepercayaan. 


*Satu, Social Proof*


Alias bukti-bukti yang menguatkan jualan Anda.

Contohnya seperti


- Testimoni pengguna sebelumnya

- Cerita sukses konsumen sebelumnya

- Jumlah customer yang di miliki, dimana semakin banyak customernya, semakin mudah membuat prospek percaya


*Kedua, Liking*


Buat prospek menyukai Anda.

Ketika mereka suka, maka mereka akan nyaman.

Ketika mereka nyaman, maka kepercayaan akan muncul

Caranya

- Jadilah penjual yang menyenangkan. Di ajak ngobrol enak, di ajak bercanda nyambung, di ajak curhat siap.

- Jika julannya tatap muka, perhatikan penampilan, pilihan bahasa, dan gestur tubuh.

- Jika jualannya online, sisipkan emot 😊  di setiap chat. Itu akan memberikan kesan Anda penjual yang ramah

- Cari kesamaan dengan prospek. Biasanya jika ada sesuatu yang sama, maka akan cepat akrab

- Gunakan tokoh-tokoh, dan kata-kata yang di sukai oleh target pasar

*Ketiga, Bangun Authority*

Authority di sebut juga otoritas. Apa itu?

Otoritas adalah kesan ahli yang menancap kepada seseorang. 

Jika seseorang memiliki Authority, maka kata-katanya akan mudah menembus alam bawah sadar, seakan-akan yang di katakannya selalu benar.

Itulah kenapa kata pakar, kata ahli selalu lebih mudah dipercaya.

Dan hal ini tentu akan membantu saat promosi.

Lalu, bagaimana cara membangun Authority?

- Sering-sering berbagi sesuai dengan bidang bisnis. Bidang bisnisnya kesehatan, berbagi ilmu kesehatan. Bidang bisnisnya berhubungan dengan keuangan, sharingnya ilmu keuangan.

- Update ilmu yang berhubungan dengan dunia bisnis Anda

- Buat konten-konten seperti ebook, video atau sejenisnya yang bisa bermanfaat untuk Target pasar Anda.

3 hal diatas adalah cara untuk membangun kepercayaan. . 

Tapi walaupun paham strateginya, untuk bisa membangun kepercayaan selain tips diatas yang di butuhkan adalah *konsistensi*

Membangun kepercayaan itu butuh waktu. 

Mungkin ada target pasar yang baru menaruh percaya ketika Anda berusaha sampai 10 kali.

Karena itu, jangan cepat berhenti hanya karena prospek belum percaya. Mungkin saja Anda butuh sedikit tambahan waktu 😊 

Selain syarat kedua, maka masuk ke syarat ketiga agar seorang reseller mudah closing


*SYARAT KETIGA, MOMENTUM*


Prospek sudah ada, sudah berusaha membuat mereka percaya, terus lagi yang perlu di lakukan?

Yang perlu di lakukan adalah menciptakan momentum.

Seorang reseller harus bisa menjemput bola.

Dalam artian, mereka yang mendekati konsumennya. 

Masalahnya, setiap orang tidak suka di juali terang-terangan.

Jika di juali terang-terangan, maka prospek akan risih dan besar kemungkinan mereka tidak akan membeli

Lantas apa yang harus di lakukan?

Bagaimana caranya bisa tetap jualan, dan itu terlihat natural untuk prospek sehingga besar kemungkinannya mereka akan beli?

Jawabannya adalah dengan ciptakan momentumnya. 

Anda bisa gunakan 5 strategi di bawah ini agar orang lain membeli produk yang Anda pasarkan

*1. Jual produk penetrasi*

Jika supplier Anda memiliki banyak produk, jangan berfikir Anda bisa jual seluruh produknya dalam satu waktu.

Jika Anda melakukan itu, maka Anda akan bingung.

Kenapa?

Karena tiap produk perlu di jual dengan cara pendekatan yang berbeda-beda.

Lalu harusnya bagaimana?

Ini tips dari kami.

Yang perlu Anda lakukan adalah, dari seluruh produk yang disediakan supplier, pilihlah satu produk yang kira-kira paling di butuhkan oleh Target pasar Anda.

Jika Anda tidak tahu apa produk yang paling di butuhkan, Anda bisa bertanya ke supplier Anda mana kira-kira produk yang paling laris.

Setelah tahu apa produknya, maka jadikan itu produk penetrasi.

Penetrasi artinya menembus.

Cari cara menjual produk tersebut. 

Kecepatan Anda akan berbeda ketika Anda fokus menjual 1 produk dibanding Anda menjual banyak produk sekaligus.

Nanti setelah berhasil jadi pembeli Anda dengan produk penetrasi, maka di lain waktu Anda bisa tawarkan produk yang lainnya. .

Kebayang ya? 😊 


*2. Event Then Sell*


Kumpulkan prospek Anda di satu media promosi.

Bisa di Grup-grup diskusi

Seperti grup WA atau Grup Telegram.

Setelah mereka berkumpul, buatkanlah program yang bermanfaat untuk mereka.

Setelah program selesai, di akhir program Anda pasarkan produk. . 

Jika program yang Anda buat bermanfaat, maka itu akan menaikan kepercayaan prospek Anda. Dan memperbesar kemungkinan mereka untuk membeli. 


*3. Launching Product*


Saat supplier Anda launching produk, maka berpartisipasilah untuk ikut serta.


Karena biasanya saat launching ada penawaran khususnya.


Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk menghasilkan lebih banyak penjualan. 


*4. Paid Advertising*


Alias iklan berbayar. . 

Luangkanlah waktu untuk belajar iklan.

Kenapa?

Karena iklan adalah cara tecepat menjangkau prospek yang tidak mengenal Anda.

Selain cepat, daya jangkaunya juga luas.

Beberapa iklan mengharuskan Anda untuk membayar. 

Tidak masalah, anggap saja itu biaya mendapatkan pembeli.

Keluar biaya untuk dapat pembeli tapi jika profit produknya diatas itu kan tetap untung juga, hehe. . 😁 


*5. Massive Interaction*

Interaksi rutin dengan prospek Anda. 

Buatlah jadwal berapa orang yang perlu Anda ajak ngobrol dalam sehari.

Tidak perlu di niatkan untuk closing, sekedar sapa untuk interaksi juga tidak masalah. 

Secara tidak langsung, interaksi akan mendekatkan Anda kepada transaksi. 

Jadi tidak ada ruginya berinteraksi rutin dengan prospek

Yang jadi catatan adalah. . 

Saat interaksi gunakanlah cara komunikasi yang baik. 

Jangan sampai orang lain merasa tidak nyaman karena kita sok kenal, hehe. . πŸ˜… 


Begitu ya. . 

Itulah tips mudah closing untuk Reseller

Datangkan pembelinya

Berusaha cari kepercayaan mereka

Dan ciptakan momentumnya. . 

Ilmu penjualan dan pemasaran itu luas. . 

Tapi tidak semua ilmu penjualan dan pemasaran harus di pelajari. 

Anda cukup pelajari yang perlu-perlu saja.

Contohnya 3 hal diatas.

3 hal itu disebut Main Activity, atau aktivitas utama.

Ulang-ulangi saja aktivitasnya, maka cepat atau lambat Anda akan mudah dalam menjual sesuatu. 

InsyaAllah ketika Anda kuasai 3 hal diatas, maka itu akan berdampak langsung ke penghasilan Anda. . 😊 

Silahkan buktikan sendiri ya. . 


*APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Jika Anda pemula, pilih satu atau maksimal 2 media sebagai media promosi. Jika di awal terlalu banyak medianya, nanti bukannya progres malah bingung_

_2. Dari media yang Anda pilih, pastikan Anda punya media untuk menyimpan kontak calon pembeli Anda. Entah itu WA, Channel Telegram, LINE@, BBM, atau subscriber email_

_3. Selalu tambah prospek Anda. Prospek tidak bertambah = Jualan macet_

_4. Tulis minimal 5 hal yang akan Anda lakukan untuk mendapatkan trust calon pembeli_

_5. Coba semua cara menciptakan momentum di materi ini. Tes dan ukur mana yang paling berdampak di bisnis Anda._

*Strategi Reseller 3 Juta Perbulan*


Alhamdulillah akhirnya kita masuk ke materi yang paling ditunggu, yaitu bagaimana caranya seorang Reseller memiliki penghasilan minimal 3 juta perbulan. 😊 

Namun sebelum kesana, ada sedikit pengantar dari kami. . 

Sejak MEU didirikan, salah satu fokus kami adalah bagaimana caranya seorang pengusaha bisa punya penghasilan tetap dari bisnisnya. . 

Kami percaya, setiap orang lengkap dengan rezekinya  masing-masing.

Jadi pada dasarnya, mau apapun pekerjaannya. 

InsyaAllah tetap bisa memiliki penghasilan tetap.

Entah itu karyawan ataupun Pengusaha. 

Hanya saja, mungkin banyak yang belum tahu caranya.

Karena itulah, kami coba berikan tips-tipsnya melalui program ini.


InsyaAllah di tahun 2021 ini akan banyak program-program dari kami spesial untuk membantu bisnis Anda. . 

Mohon doanya semoga kami bisa konsisten berbagi. 

Mari kita lanjut ke Materi. 

Setidaknya ada 5 strategi yang bisa di lakukan agar Anda bisa menghasilkan minimal 3 juta walaupun tidak memproduksi produk sendiri. 

Kita mulai ya. . 😊


*STRATEGI SATU, MULTIPLE SUPPLIER*


Dimateri pertama, kami banyak menekankan tentang market centric, alias fokus ke pasar. 

Di awal bisnis, hindari menggarap lebih daripada 1 niche market. 

Kalau fokusnya ke market kesehatan, maka jangan garap market fashion. Apa hubungannya baju sama suplemen? Hehe πŸ˜† 


Kenapa di awal mulai gak boleh garap bisnis lebih dari satu niche?

Jawabannya karena *PUSING!*

Bukannya berkembang, malah gak ada peningkatan, hehe. . 


Anda boleh jual bermacam-macam produk, dengan syarat niche marketnya hanya satu. 

Misal Anda garap market Muslim.

Di awal-awal Anda boleh jual busana muslim, misal kemeja koko atau gamis.

Ketika marketnya Membesar, Anda bisa jual makanan halal.

Sepintas antara gamis dan makanan tidak ada kaitannya.

Tapi jika kita lihat dari sudut pandang market centric, maka dua produk diatas cocok untuk 1 jenis pasar. . 


Contoh lainnya misal Anda menggarap pasar ibu-ibu muda. 

Produk yang di jual misal pakaian bayi. 

Nah, coba tanyakan ke diri sendiri.

Apakah ibu-ibu muda hanya butuh pakaian untuk anaknya saja?

Tidak kan?

Di orang yang sama Anda bisa jual produk lainnya, seperti kebutuhan anaknya, atau bahkan kebutuhan ibunya. 

Seperti itulah ilustrasi fokus ke satu pasar.


Pada dasarnya 

Kebutuhan pasar akan terus tumbuh dan tumbuh.

Garap 1 niche market dengan benar, Anda sudah bisa hidup berkecukupan koq, hehe. 😁 

InsyaAllah.


Nah, karena kebutuhan pasar tumbuh, maka tentu saja permintaannya akan semakin banyak, rumit dan spesifik. 

Hal itu biasanya tidak bisa di cover 1 supplier.

Jadi mensiasatinya adalah dengan miliki supplier lainnya (multiple supllier)

Tapi Ingat hukum awalnya.   

Tambah supplier bukan untuk garap niche market yang berbeda-beda ya. 

Tetap fokus di 1 jenis pasar, produknya di tambah karena niatnya ingin memenuhi kebutuhan pasar yang di bidik. 

Oke? 😊 


Prinsipnya. . 

*Semakin banyak produk yang bisa di jual = banyak kesempatan untuk menghasilkan*

Semakin dekat deh ke 3 juta perbulannya.😊 

Itu strategi pertama. . 


*STRATEGI KEDUA, RENCANAKAN REPEAT ORDER*


Salah satu cara untuk meningkatkan penghasilan adalah dengan cara membuat pembeli lama kembali beli lebih banyak dan beli lebih sering.

Jadi setelah beli, ya beli lagi, hehe. . 

Atau istilah kerennya repeat order.

Pada dasarnya. . 

Saat Anda berbisnis, bisnis Anda harus bisa menciptakan pelanggan. 

Parameter bisnis yang tumbuh adalah jumlah pelanggannya bertambah. . 

Pembeli adalah orang yang membeli sekali.

Sedangkan pelanggan adalah orang yang membeli berkali-kali. 

Jika Anda hanya mencari pembeli baru, maka suatu saat Anda akan kecapekan. . 

Yang benar adalah setelah dapat pembeli, buat mereka jadi pelanggan. . 😊 

Bayangkan. . 

Jika Anda memiliki 1 pelanggan yang setiap tahun membeli 5 kali. Dan Jika setiap pembelian, orang tersebut memberikan Anda profit bersih 50.000

Maka dalam setahun, 1 pelanggan akan memberikan keuntungan 250ribu (50ribu x 5)

Bayangkan jika Anda punya 200 pelanggan?

Maka 250ribu x 200 = 50 juta

Dalam setahun uang yang bisa Anda hasilkan totalnya 50 juta

Dan jika di bagi 12 bulan

Maka penghasilan rata-rata bulanannya diatas 3 juta. . 

😊 

Itu baru dari 200 pelanggan dan total keuntungan yang Anda terima dalam setahun dari 1 orang adalah 50.000

Bagaimana jika pelanggan Anda diatas itu??

Maka silahkan utak atik sendiri, hehe 😁 


*STRATEGI KEDUA, TAMBAH MEDIA PROMOSINYA*


Setelah mahir menggunakan 1 atau 2 media promosi, maka jangan berhenti sampai situ. 

Pelajari media promosi lainnya. . 

Dan optimalkan juga. . 

Ajak prospek Anda untuk masuk ke semua media promosi Anda. . 

Buat apa??

Jadi pada dasarnya, seseorang tidak akan membeli produk yang Anda jual hanya karena membaca iklan Anda di 1 media.

Seseorang tidak akan jadi pembeli hanya karena berteman di WA dengan Anda. . 

Usahakan selain berteman di 1 media, berteman juga di media lainnya. . 

Semakin banyak media yang menghubungkan target pasar dengan Anda, maka semakin besar kemungkinan hasil penjualan yang bisa Anda dapatkan.   

*Banyak media promosinya = banyak rezekinya*

Nanti jadinya 4L

Lu Lagi Lu Lagi

Di fb ada lu lagi

Di IG ada lu lagi

Di WA ada lu lagi

Nah lho, tidak ada tempat untuk target pasar Anda bersembunyi, mereka sudah terjebak dalam strategi Anda. . 

Hehe

Pengalaman pribadi kami, 1 media yang di mainkan dengam benar, bisa menyumbang penghasilan bersih 10 juta perbulannya. 

Apalagi jika menggunakan banyak media sekaligus. . 

Kebayang enaknya? 😁 

Tapi ingat, jangan tambah media promosi sebelum media promosi sebelumnya di kuasai.   

Di awal-awal maksimal main 2 media saja dulu.  

Kalau sudah ahli, baru tambah media lainnya. . 


*STRATEGI EMPAT, BANGUN BRAND*

Usahakan punya brand sendiri, atau setidaknya bangun personal brand. . 

Produk boleh dari orang lain. .

Tapi konsumen Anda *wajib* ingat Anda. . 

Kebanyakan reseller tidak membangun brandnya sehingga di ujung jalan mereka bingung harus apa. . 

Nah salah satu strategi memiliki penghasilan bulanan yang tetap adalah dengan bangun brand sendiri.   

Kalau tidak nama brand. 

Bangunlah personal brand.   

Jika Anda mengenal nama-nama Reseller yang berhasil.

Maka di balik itu sebenarnya mereka membangun brand sendiri atau personal brand. . 

Di cari ya ilmunya. . 😊 


*STRATEGI LIMA, MILIKI BANYAK DATABASE*

Jika Anda adalah agen MEU, maka Anda pasti paham bawah ini adalah hal yang paling di tekankan untuk dilakukan, hehe. . 😁 


Kebanyakan Reseller saat menjalankan bisnisnya berpatok di social media sebagai media promosi utamanya.

Seperti Facebook atau Instagram. 

Yang sebenarnya,

Pakai sosmed boleh saja untuk promo tapi jangan berhenti sampai sana. . 

Gunakan sosmed untuk membantu mengumpulkan database. 

Apa itu database?

Itu adalah kontak target pasar yang bisa Anda hubungi kapanpun.

Contohnya seperti nomor Hp, nomor WA, ID Line, pin BBM, dan alamat email. 

Lantas kenapa harus memiliki database?

Salah satu alasannya karena semua teman di sosial media belum tentu menerima penawaran kita.

Jika Anda memiliki teman Facebook sebanyak 3.000 orang, maka di pastikan 3.000 orang tersebut tidak akan mendapat penawaran Anda.

Begitupun jika Anda Anda punya puluhan ribu follower di Instagram, maka bisa di pastikan semua follower Anda belum tentu melihat postingan Anda. 

Koq gitu?

Jadi ada sistem di sosmed yang mengatur siapa saja yang akan muncul di deretan timeline.

Anda juga merasakannya koq.

Sadar gak?

Ketika buka sosmed yang muncul temannya hanya itu-itu saja? 

Padahal yang lainnya aktif lho. . 😝 


Bedanya dengan mengumpulkan database. . 

Jika Anda punya database jumlahnya ribuan, maka sebagian besar mereka akan menerima penawaran Anda karena pesannya di kirim secara langsung. 

Pada prinsipnya,

Saat promosi, penawaran kita harus sampai ke target pasar lalu mereka akan memutuskan untuk beli atau tidak.

Nah, kalau target pasar gak terima penawarannya, gimana mereka mau beli?

Iya kan? 😁 


Karena itu, sambil pakai Facebook atau Instagram untuk promosi. 

Mulai juga kumpulkan database target pasar ya. .

Kumpulkan nomor WA nya, sehingga Anda juga bisa berhubungan juga via WA dengan prospek Anda. . 

Sewaktu-waktu Anda ada promo, tidak susah untuk menghubungi mereka di banding hanya pakai sosmed saja yang belum tentu pesannya sampai, hehe. . 

Paham?


Nah, sekarang apa hubungannya database dengan penghasilan 3 juta??

Ternyata semuanya bisa di ukur. 

Perhatikan ya. . 

Misal keuntungan bersih tiap produk Anda adalah Rp. 20.000 

Agar bisa menghasilkan 3 juta, maka perbulan Anda minimal harus menjual 150 produk

150 dikali 20.000 hasilnya 3 juta

Susah dapat 150 penjualan perbulan?

InsyaAllah tidak susah jika Anda tahu caranya. . 😊 


Dan salah satu cara yang kami tahu adalah dengan *kumpulkan sebanyak-banyaknya database*. . 

Garis bawahi kata yang kami cetak tebal ya. 

Sebanyak-banyaknya. . Artinya sebanyak mungkin yang bisa Anda kumpulkan. . 😁 

Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah

Saat mengumpulkan database.

Ketika mencapai angka 1.000 maka setiap promosi insyaAllah tidak pernah sepi pembeli. 

Ketika mencapai 3.000 maka seseorang bisa mengunci penghasilan bulananannya.

Dan ketika mencapai 10.000 maka seseorang bisa menghasilkan di atas angka kebutuhannya. 


Intinya apa?

Anda harus mulai belajar mengumpulkan database sebanyak mungkin. . 

Di program-program kami sebelum ini selalu kami sampaikan. . 

*Jangan berharap hasil penjualan besar dari jumlah prospek yang sedikit*

Begitu Anda memiliki database dalam jumlah banyak, maka sebagian besar masalah penjualan Anda akan selesai. 

Ingat, *jualan ke 10 orang hasilnya berbeda dengan jualan ke 10.000 orang*

Semakin banyak database yang Anda miliki, maka akan semakin mudah mencapai target penjualan yang Anda inginkan. . 

Coba dan rasakan sendiri, hehe 😁 


Itulah 5 strategi yang bisa di terapkan seorang Reseller agar memiliki penghasilan bulanan minimal 3 juta rupiah

1. Miliki banyak supplier yang menyediakan kebutuhan target pasar selengkap mungkin.

2. Perbanyak pelanggan yang Repeat Order

3. Belajar maksimalkan setiap media promosi

4. Bangun brand sendiri

5. Miliki banyak database


*APA YANG PERLU ANDA LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Buat daftar 10 kebutuhan utama Target pasar Anda, dan cari supplier yang bisa menyediakan itu_

_2. Buat 3 rencana agar pembeli yang sudah beli, balik lagi. Salah satunya bisa dengan cara memberikan service setelah pembelian agar Anda tetap terhubung dengan mereka_

_3. Setiap 3 bulan sekali targetkan kuasai media promosi baru_

_4. Mulai berfikir untuk bangun brand sendiri. Dan realisasikan secepatnya_

_5. Pikirkan cara agar target pasar Anda mau memberikan databasenya dengan sukarela. Jangan berhenti mengumpukan database. Karena berhenti = rugi_

Beberapa tugas diatas mungkin akan memaksa Anda untuk belajar hal-hal baru. 

Tidak apa-apa, selama bermanfaat contohnya ilmu bisnis di MEU

*Faktor Penghambat & Faktor Percepatan*

Program ini sengaja di buat untuk memberikan pencerahan kepada teman-teman yang profesinya Reseller agar bisnisnya cepat berkembang dan tidak diam di tempat.


Di materi ke 5 ini kita akan belajar faktor-faktor yang membuat kenapa banyak Reseller bisnisnya jalan di tempat.

Dan tambahan beberapa poin untuk mempercepatnya.


Sesungguhnya, menjadi reseller itu memang enak dan punya keuntungan tersendiri. 

Diantaranya tidak perlu urus produk, perijinan, legal, pajak, SDM, dan hal-hal teknis lainnya.

Tinggal fokus di pemasaran, kemudian lewat situ sudah bisa menghasilkan. . 

Tapi sayangnya, 

Kenyataan di lapangan tidak semulus itu. . 

Setelah melakukan riset, kami menemukan Ada satu masalah yang banyak di alami teman reseller. . 

Apakah itu? 

Jawabannya adalah "Bisnisnya diam di tempat"

Jumlah pembelinya tidak bertambah. 

Penghasilannya stag di satu titik.

Bahkan mudah jenuh.

Kenapa ini bisa terjadi?

Lama kami mencari penyebabnya, sampai akhirnya kami menemukan jawabannya.  

Ternyata mereka yang mengalami hal tersebut punya 1 sifat yang sama. 

Apa sifatnya?

Jawabannya adalah

*SUKA MENUNDA*

Hayoo. . 

Siapa tuh yang suka begini? πŸ˜… 

Jumlah pembelinya tidak bertambah, bukan karena tidak tahu cara jualannya. . Bukankah cara jualan bisa di pelajari?

Penghasilannya stag di satu titik, bukan karena nasib. 

Buktinya yang lebih tekun penghasilannya lebih banyak? 😊 


*Bisnis diam di tempat karena terlalu banyak MENUNDA*. .

Masih banyak reseller yang tidak menjalankan aktivitas harian. . Seperti menambah jumlah prospek, berinteraksi dengan target pasarnya, atau aktivitas lainnya. 

Sehingga. . Itu semua berpengaruh terhadap penghasilan bulanannya. 

Gimana bisnis mau tumbuh??

Kalau kewajiban sebagai pengusaha tidak di jalankan??

πŸ˜… 

Ingatlah. . 

Bisnis bukan sulap, bisnis menuntut adanya proses.

Semua tidak instan.


Pencapaian-pencapaian dari bisnis hanya bisa di capai dari action setiap hari. 

Bukan action seminggu sekali atau sebulan sekali πŸ˜… 

Di awal-awal mungkin belum terlihat hasilnya. 

Namanya juga baru mulai.

Tapi jangan berhenti hanya karena belum melihat sesuatu.

Semua pengusaha memang harus melewati tahap memulai. 

Lakukan saja terus menerus. 

Sedikit demi sedikit juga ada hasilnya. . 😊 


Coba tanyakan ke diri kita masing-masing. 

Apa yang selama ini sudah kita tunda?

Menunda belajar?

Menunda praktik apa yang telah dipelajari?

Menunda membuat strategi?

menunda action?

Penundaan memang enak, tapi mohon maaf, sifat itu akan memastikan Anda diam di tempat.

Menunda akan jadi kebiasaan.

Kalau sudah kebiasaan, obatnya tidak ada di apotik. . πŸ˜… 

Makin sering menunda, makin akut tuh penyakitnya. . Hehe. .

Makin akut penyakitnya, makin susah keluarnya. . Ups. . 


Lantas harus bagaimana??

Lawan penundaan dengan satu sikap.

Sikap itu adalah *PROAKTIF*

Ada sesuatu atau tidak, terus bergerak.

Di paksa atau tidak, terus bergerak.

Mohon maaf, jika kita baru bergerak karena di perintah. 

Apa bedanya dengan pembantu?

Sifatnya pengusaha itu. .   tidak perlu di minta mereka bergerak sendiri. . 

Itulah proaktif. 

Bergerak setiap saat. . 

Lihat penggunaan waktu kita. 

Jika masih ada waktu untuk buka sosmed, hura-hura tapi bisnis belum benar, maka ada yang salah dengan cara kita atur waktu. . 

Sedih dan merasa bersalahlah jika 1 hari berlalu tanpa hal produktif.

Tanpa action, maka seseorang tidak akan bisa move on.

Orang lain sudah lari 10 km, tapi ada yang bergerak 10 meterpun tidak. 

Ya wajar jika ketinggalan. 😡 

Karena itulah musuhi penundaan. 

Tundalah penundaan kita.

Kerjakan apa yang bisa kita kerjakan, walaupun itu hal kecil.

Tidak apa-apa lambat, yang penting Anda tidak berhenti.

Semua ada waktunya.

Hal-hal kecil yang Anda kerjakan, itu akan Anda petik hasilnya di masa depan.

Jika Anda tidak memulainya, maka di masa depan tidak ada yang bisa Anda petik. . 

Mau hidup lebih baik kan?

Maka jadilah proaktif. .  


Selain menunda, ada 1 lagi faktor penghambat seorang Reseller.

Yaitu *PENYANGKALAN*

Terlalu banyak berkata *"TAPI"*

Ya, Tapi Tapi, Nanti Nanti adalah musuhnya setiap pengusaha.

Pesan guru kami. . 

"Yang membatasi seseorang dengan kesuksesannya hanya sebatas kata Tapi dan Nanti"

Terlalu banyak menunda dan terlaku banyak menyangkal. 


Oke, menunda sudah kita bahas tadi. 

Sekarang kita bahas bagian keduanya. . 

Di ajari, tidak percaya dengan ilmunya.

Di arahkan, tidak di lakukan.

Di beri semangat, malah ragu dengan dirinya. . 

Tapi mau hidup enak. . 

Ampun deh, jadi gemes sendiri. . Hehe. . 😁 


Ini berhubungan dengan pola pikir. . 

Mulai sekarang belajarlah 2 hal

Pertama belajar rendahkan hati 

Kedua belajar yakin kepada diri sendiri

Ada pepatah mengatakan

*"Guru akan datang, saat murid sudah siap"*

Maksudnya bagaimana?

Jadi pada dasarnya di sekitar kita itu ada BANYAAAAK sekali pelajaran. . 

Bahkan kita bisa belajar dari hal-hal kecil di sekitar kita. 

Sayangnya, itu hanya bisa di pelajari jika seseorang merendahkan hatinya. . Tidak tinggi hati, tidak merasa sombong, tidak merasa pintar. 

Begitupun juga dari materi-materi yang sudah Anda terima.

Banyak yang bisa di pelajari jika hati kita cukup rendah untuk menerimanya.

Ilmu turun dari tempat tinggi ke tempat rendah.

Kalau hati kita tinggi, kita tidak akan bisa belajar.

*Kesombongan menuntup pintu masuknya ilmu, kemudian menutup pintu masuknya rezeki*

Jadi kalau rezeki kita bermasalah. . 

Bisa jadi karena ada sekat-sekat kesombongan. 

Hilangkanlah itu. . 


Selanjutnya. . Belajar yakinlah kepada diri sendiri. .

Pada dasarnya, 

Bisnis kita hanya sebesar cara berfikir kita. 

Ada quote yang isinya

*The common mistake of small business is they think too small*

Maksudnya. . 

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh bisnis kecil adalah cara berfikirnya yang kecil. 

Mereka tidak yakin dengan kemampuan dirinya.

Mereka tidak percaya di masa depan ada harapan-harapan besar menanti mereka.

Mereka meragukan hasilnya sebelum memulai. . 

Yang seharusnya di lakukan adalah. . 

Yakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa.

Jika Anda tidak yakin terhadap diri sendiri, lantas bagaimana cara Anda meyakinkan orang lain? 

Bahkan tanpa keyakinan bagaimana cara Anda meyakinkan keberhasilan untuk datang ke dalam hidup Anda? 

Impiannya harus besar. 

Cara berfikirnya harus besar (Think Big)

Selain itu. . 

Actionnya harus banyak. 

Belajarnya juga wajib banyak. 

Percayalah. .

Allah itu Maha Adil. 

Anda akan kalah dengan mereka yang bekerja lebih banyak, belajar lebih banyak, dan ibadah lebih banyak. 

Jika Anda tidak bisa mengungguli seseorang dari segi kerja kerasnya, maka ungguli dia dari segi ilmunya. 

Banyak-banyalah belajar. 

Dan jika Anda tidak bisa mengungguli seseorang dari segi dunianya, maka ungguli dia dari segi akhiratnya. 

Jangan katakan Anda tidak bisa.

Anda bisa !!

Masa Anda gak percaya?

Kami saja percaya pada kemampuan Anda. . 

Yang memvonis Anda bisa atau tidak itu haknya Allah, bukan di diri sendiri. Jangan Geer tidak pada tempatnya dong, hehe. 

Jadi, mintalah ke Allah untuk di mampukan, bukan minder duluan. 

Jangan pikirkan ketidakmampuan kita.

Pikirkanlah ke Maha Besaran Allah.

Allah sudah banyak memampukan banyak orang, bisa jadi yang berikutnya adalah *Anda*


Ya, Anda yang sedang membaca materi ini.


Sekarang mungkin belum terlihat, tapi gak papa.

Anda di masa depan bukanlah orang yang sama dengan Anda di masa sekarang. 

Jangan terlalu banyak analisa. 

Allah tidak pernah kehabisan cara untuk mengubah hidup Anda jadi lebih baik. . 

Selama Anda yakin, insyaAllah ada jalan. . 😊 


Begitulah. . 


2 hal yang membuat seorang Reseller diam ditempat adalah 

Penundaan dan penyangkalan. 


Lawan penundaan dengan sifat proaktif.

Lawan penyangkalan dengan *Think Big* (berfikir besar)


Selain 2 hal tadi, kami akan share juga Faktor Akselerasinya.


Jadi kalau sebelumnya kita menyelesaikan penyakitnya.

Maka kali ini kita akan membahas faktor percepatan. . 


Kita mulai ya. 

Jadi begini. . 

Kami telah melakukan sebuah riset kecil-kecilan bahwa ada 1 Rahasia Mutlak seseorang bisa berhasil di segala bidang.

Ya, siapapun orangnya.

Jika punya 1 sifat ini maka dia akan berhasil.

Tentunya karena ijin Allah Ta'ala juga ya. 

Nah, apakah sifat itu?

Jawabannya adalah *TEKUN*

Apa itu tekun?

Jika ditanya pertanyaan diatas, tentu setiap orang punya jawaban berbeda-beda. . 

Kami juga seperti itu.   

Menurut kami, Tekun adalah *PERSISTEN*

Persisten itu artinya *MENYELESAIKAN YANG SUDAH DI MULAI*

Banyak orang memulai sesuatu, tapi mereka tidak menyelesaikannya. 

Mereka berhenti di tengah jalan, padahal jalannya belum selesai. . 

Disitulah bedanya mereka yang merasakan hasil dengan mereka yang tidak merasakan apa-apa. . 

Jadi. . 

Biasakanlah menyelesaikan apa yang Anda mulai. 

Seperti kami katakan sebelumnya. . 

Saat memulai sesuatu, wajar jika hasilnya belum terlihat.

Di awal-awal belum ada hasilnya.

Tidak apa-apa. . 

Tapi ya. . . *JANGAN SELAMANYA*, hehe

Kasihani hidup Anda, orang-orang yang Anda sayangi, dan orang-orang yang percaya Anda. . 

Setiap orang memang punya waktunya sendiri-sendiri. 

Ada yang 1 bulan mulai langsung menghasilkan.

Ada yang butuh 3 bulan baru menghasilkan.

Tidak masalah, yang penting kita menyelesaikan apa yang kita mulai, gitu lho. . 😁 

Entah itu sakit, pahit, membosankan, bahkan berderai air mata, selesaikanlah. 

Dari situ kualitas Anda sudah berbeda dari orang rata-rata.


Dan tips percepatan yang terakhir adalah *GOOD INNER CIRCLE*

Kelilingi diri Anda dengan lingkungan yang positif 

Minimal ganti teman terdekat Anda (Inner Circle)

Mainnya sama mereka yang positif dan menguatkan

Bukan sama negatif dan yang pesimis. 

Kenapa??

Karena vibrasi semangat itu menular. 

Jika Anda kumpul dengan mereka yang positif, semangat mereka akan nular ke Anda 

Kalau kumpulnya sama yang pesimis? 

Nah itu lebih cepat nularnya, hehe. . 

Belajarlah dari mereka yang Anda anggap berhasil

Dekatkan diri Anda dengan orang-orang yang tulus berbagi. 

Kuncinya ringan kaki, ringan tangan, dan ringan jari.

Kalau tidak bisa temu offline, minimal lewat dunia Online Anda dapat itu. . 

Dunia pengusaha banyak tantangannya.

Jika Anda sendirian, Anda akan kehilangan jati diri Anda. 

Jadi, penting memiliki relasi yang baik. . 😊 


Yang baru Anda baca kami sebut dengan *Entrepreneur Character*

Proaktif

Think Big

Persisten

Good Inner Circle

Miliki 4 sifat ini, insyaAllah bisnis Anda akan bertumbuh. 


Terkadang masalah dalam bisnis bukan di bisnis.

Bukan melulu soal teknis. 

Masalah di bisnis adalah pengusahanya, jadi jika ingin memperbaiki bisnis, perbaiki karakter pengusahanya. 

*Good character = Good Result*

Itu ya. . 😊 


*APA YANG HARUS DI LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Belajarlah untuk tidak menunda hal yang bisa Anda kerjakan. Jika banyak daftar pekerjaan Anda, mulai cicil. Bukan di tinggal semuanya, hehe_

_2. Belajarlah dari siapapun, hargai orang lain dan muliakanlah sesama. Jangan menganggap diri Anda lebih baik dari orang lain._

_3. Yakinlah bahwa Anda mampu. Berfikirlah hal-hal besar. Caranya? Perbanyak informasi yang inspiratif. Terinsiprasi adalah cara tercepat termotivasi_

_4. Selesaikan yang Anda mulai. Persisten !_

_5. Jauhi lingkungan yang melemahkan, dan niatkan dalam hati untuk bertemu dengan orang-orang yang menurut Anda berhasil. Bergaul dengan mereka sewajarnya.


*Bisnis Naik Kelas*


Jika Anda membaca materi ini, itu artinya Anda sudah berada di ujung Materi .

Sebelum masuk ke materinya, maka mari kita sama-sama ucapkan syukur kepada Allah Ta'ala. 

Karena atas ijinNya kita bisa belajar program ini smoga lancar. . 

Alhamdulillah. 

Kami tulus berharap, semoga materi yang Anda telah baca dan pelajari ada nilai keberkahannya untuk kehidupan Anda.  Aamiin. . 


Sekarang yuk kita pelajari materi terakhir sama-sama ya. . 😊 


Jadi. . . 

Karena di program-program sebelumnya sudah banyak di bahas tentang mindset dan beberapa hal teknis, maka materi terakhir ini adalah penyempurnaannya.

Apa materinya?

Kami ingin bisnis Anda *Naik Kelas*

Naik kelas maksudnya adalah kondisi bisnisnya jadi lebih baik dari sebelumnya.

Omzetnya besar.

Pelanggannya semakin banyak.

Dan penghasilannya meningkat.

InsyaAllah. 


Kami sharing materi ini karena kami paham betul bahwa fitrahnya manusia adalah bertumbuh. 

Semua orang, termasuk Anda dan kami akan sangat senang jika hari ini lebih baik daripada kemarin.

Dan di masa depan, itu lebih baik dari hari ini. 

Ya, itu adalah fitrah. 


Dan karena itu adalah sifat alami manusia, maka secara tidak langsung setiap orang akan punya Target-target untuk di capai dalam hidupnya. 

Benar kan?

Anda juga punya Target kan dalam hidup Anda?

Kalau belum punya, ya di buat saja dulu, hehe. . 😝 


Pertanyaannya sekarang. . 

Kenapa koq banyak target yang dibuat jarang tercapai??


Setelah melakukan pengamatan,

Banyak alasan yang membuat target tidak tercapai, tapi jika di kerucutkan ternyata ada 2 alasan utama. 

2 alasan kenapa target tidak tercapai adalah karena

*Pertama, Targetnya tidak memiliki alasan yang kuat*

*Kedua, karena kesalahan dalam merencanakan*


Tidak memiliki alasan saat membuat target adalah *KESALAHAN FATAL* !

Kenapa?

Tanpa alasan yang kuat, target seperti apapun akan mudah di lupakan. 

Gimana mau tercapai??

Yang punya target aja lupa. . Haha πŸ˜… 

Mayoritas kehidupan manusia di kontrol oleh alam bawah sadarnya.

Jika targetnya memiliki alasan yang kuat, maka secara otomatis tubuhnya akan mencari cara untuk mencapai target tersebut. 

Sambil makan kepikiran target

Di jalan mikirin target

Mau tidur mikirin target

24 jam kepikiran targetnya.

Itulah yang terjadi jika target memiliki alasan yang kuat. 

Jadi saran kami. . . 

Mulai sekarang saat Anda punya target untuk di tuju tanyakan berkali-kali ke diri sendiri

*"Kenapa Anda harus mencapainya?"*

Kenapa?

Kenapa?

Kenapa?

Tanpa alasan yang kuat, jalan mencapai target akan sangat membosankan. . 

InsyaAllah paham ya. . 😊 


Kita masuk ke poin kedua. . 

Alasan yang kuat kadang tidak cukup untuk membuat target tercapai. . 

Karena itulah di butuhkan perencanaan yang detail. 


Dari kondisi yang di inginkan, ke kondisi saat ini itu ada jarak. 

Jarak itu namanya *Goal Gap*

Rencana di butuhkan agar Goal Gap tersebut bisa di sebrangi. .

Tujuan dari materi kali ini adalah agar Anda bisa menyusun rencana untuk mencapai hal yang Anda inginkan. 

Karena itulah tema kali ini di sebut masterplan. 

Jadi kesimpulannya. . . 

Target Anda butuh rencana, bukan sekedar impian dan tanggal saja.   


Lantas bagaimana cara membuat rencana untuk mencapai target? 


Ikuti petunjuk di bawah ini ya. . 

Jadi. . . 

Di awal-awal 

Buatlah *Goal yang besar*. .

Biarkan imajinasi liar Anda lepas. . 

Pikirkan hal-hal yang tidak masuk akal untuk Anda capai.   


Ya tidak masalah. . 

Biarkan saja orang lain mengatakan itu tidak masuk akal. 

Mungkin mereka lupa jika Allah itu Maha Besar, hehe. πŸ˜… 

Ingat, 

Yang mengijinkan target tercapai adalah Allah

Bukan penilaian HambaNya Allah. 

Target tercapai bukan penilaian Manusia !

Titik ! Gak pakai koma, hehe. . 😁 


Target besar untuk memaksa Anda berfikir keras. 

Keluar dari zona nyaman Anda.

*Memaksa Anda jadi Anda yang baru*

Berbeda dari sebelumnya. 

Setelah tahu apa targetnya. . 

Tanyakan 2 hal kepada diri Anda. . 

Pertanyaan pertama. 

*Kapan Anda YAKIN target tersebut akan tercapai?*

Beri tanggal Target Anda. .

Pertanyaan kedua

*KENAPA anda harus mencapainya?*

Kenapa?

Ingat. . 

Selama alasannya tidak kuat, Target itu akan mudah di lupakan. . 


Nah sampai sini, kita masuk ke cara merencanakan pencapaian Target. . 


Targetnya sudah ada

Tanggalnya sudah ada

Alasannya sudah ada

Maka selanjutnya adalah *pecah targetnya berdasarkan waktu* . . 

Buat yang namanya *Daftar Progress*

Misal Target Anda adalah 

*"Ingin punya penghasilan 10 juta perbulan di akhir 2021 agar hidup tidak susah lagi"*

(Misal lho ya)

Maka dari waktu Anda saat ini ke batas target Anda, Anda perlu buat yang goal yang harus di capai perbulan. 

Goal-goal kecil itu namanya Daftar Progress. 

Paham? 😊 

Targetnya 10 juta di akhir tahun

Maka harus jelas 

Bulan 1 mau mencapai apa

Bulan 2 mau mencapai apa

Bulan 3 mau mencapai apa

Begitu seterusnya sampai batas waktu yang di tentukan. . 

Woi ! Mencapai target itu gak kayak buat Mie instan.

Tidak bisa jadi begitu saja dan harus terukur. . πŸ˜… 

Inilah yang tidak di lakukan orang-orang. . 

Buat target, asal buat aja. . Hehe

Akhirnya waktu berlalu dan tidak ada pencapaian apa-apa. . 

Nah, Anda beda. 

Bersyukurlah karena belajar program ini, jadi Anda tahu bagaimana detailnya. . 

Alhamdulillah. . 


Oke, sampai membuat daftar progress itu belum selesai.   

Di lanjut ya.   

Karena Daftar progress itu bulanan. 

Maka pecah goal tiap bulan jadi *goal perminggu*

Ya, tiap minggu apa yang harus di capai agar target perbulan ikutan tercapai?


Setelah itu masuk ke tahap yang *paling penting*

Kalau sudah punya goal mingguan. . Maka tanyakan ke diri sendiri. . 

Pertanyaannya adalah

*"Apa aktivitas harian yang harus Saya lakukan agar goal mingguan Saya tercapai?"*


Begitulah. . 

Jadi punya Goal besar, katakanlah goalnya tahunan. 

Setelah itu buat daftar goal-goal kecil bulanan yang mendekatkan dengan goal tahunan. 

Setelah punya goal bulanan, buatlah goal-goal kecil yang harus di capai perminggu. 

Setelah goal mingguannya jadi, maka tulis daftar aktivitas harian agar goal tercapai. 

Di mengerti ya? 😊 

Terus setelah itu ngapain?.

Yang harus dilakukan adalah *Disiplin melakukan aktivitas harian*

Jadi anggap saja goal itu adalah 1 buat Pentol Bakso yang sangat besar seukuran bola. . 

Nah, Anda tidak bisa menelan bakso itu bulat-bulat, hehe. 

Yang bisa Anda lakukan adalah memotongnya kecil-kecil, kemudian dimakan pelan-pelan. 

Begitulah ilustrasinya. . 

Goalnya tercapai, karena aktivitas rutin yang kita kerjakan. . 

Jadi. . . 

Punya goal besar tidak masalah, yang penting jelas tangga untuk mencapainya

*Turunannya Goal adalah Aktivitas harian*

Kalau berhenti hanya di membuat goal itu salah

Yang benar harus ada aktivitas harian untuk di kerjakan. . 

Anda harus punya Masterplan, harus punya Rencana. . 


Kami berikan contoh ya. . 

Misal Target penghasilan Anda di Tahun ini 10 Juta perbulan di Bulan Desember 2021

Maka katakanlah . . 

Bulan 1 Goal Anda adalah fokus kuasai 1 ilmu yang dibutuhkan agar 10 juta tercapai . . 

Jika diturunkan ke Goal mingguan. . 

Minggu 1 konsultasi ke ahli, ilmu apa yang harus di pelajari

Minggu 2 Cari buku atau pelatihannya

Minggu 3 dan 4 Belajar dan praktik

Sehingga di akhir bulan, Anda jadi paham. 

Ada progress. . 

Mingguan di turunkan ke aktivitas harian. . 

Hari Senin cari daftar Ahli yang sudah memiliki ilmu mencapai 10 juta perbulan

Hari selasa target kumpulkan minimal 20 nama 

Hari Rabu mulai cari kontak mereka

Hari Kamis susun strategi untuk menghubungi dengan sopan

Hari Jum'at, mulai hubungi. . 

Jika orang yang di targetkan terlalu tinggi, dan minder untuk menghubungi, cari karyanya belajar lewat sana. 

Nah, begitu cara mainnya. . 

Jadi aktivitas hariannya rinci. . 

Jelas mau ngapain. . 

Dengan melakukan arahan diatas, insyaAllah bisnis Anda akan naik kelas. . 

Gitu ya. . 

Jangan sia-siakan materinya lho. . 

Praktikan, hehe.   

Untuk materi Reseller sendiri.   

Di MEU punya support program. .

1. Agen  MEU. Tempat belajar sekaligus menghasilkan. . Sudah banyak agen MEU yang penghasilannya 1 - 3 juta/bulan. Pendaftaran Akan di buka *beberapa hari kedepan*, so siap2 buat yang ingin maju dan berkembang bersama kami.

2. Buku Reseller Jago Jualan karya Mas Hermas Puspito

3.  E – Course Akademi Membangun Reseller.. Di khususkan bagi mereka yang ingin membangun Pasukan reseller untuk mendongkrak penjualan bisnis mereka.   


Sekedar review materi kali ini. . 

Cobalah pelajari ilmunya sekali lagi. 

Ilmu sama, di pelajari di waktu berbeda, hasilnya berbeda. . 

Perbaiki bisnis Anda di mulai dari perbaiki garis awalnya. . Buka ulang materi 1 dan 2 

Reseller mulai dari SNP

Self Target, Niche Market, dan Potential Product

Agar mudah closing buka materi 3

Ada rumusnya TTM

Traffic x Trust x Momentum


Ada yang sudah praktik materi ke 3 ini dan mengatakan kepada kami bahwa tipsnya ampuh. . Silahkan Anda rasakan sendiri. . 😊 

Saat action di lapangan barengi dengan materi 5. Karakter entrepreneur. 

Proaktif, Think Big, Persisten, dan kelilingi diri Anda di Good Inner Circle

InsyaAllah cepat lambat Anda akan merasakan perubahan dalam hidup Anda. . 

Jika ingin memiliki penghasilan 3 juta/bulan, praktikan materi ke 4. . Ada 5 strategi ampuh untuk di jalankan. . 

Dan jika punya Target diatas itu, buatlah rencana sampai akhirnya Anda tahu aktivitas harian apa yang harus di lakukan. . Seperti materi terakhir ini. . 😊 


InsyaAllah pembelajaran melalui program ini sarat dengan pelajaran yang bisa di petik. . 

Pesan kami adalah. . 

Untuk mencapai yang Anda mau, tidak cukup dengan menulis rencana. . 

Perlu ada aksi nyata di lapangan. .

Rencana tanpa action itu namanya adalah mengkhayal. 

*Jadi, rencanakan yang ingin Anda lakukan.*

*Dan lakukan yang Anda rencanakan.* .

Kami dari sini tulus mendoakan kehidupan dan bisnis Anda semoga menjadi semakin baik. . Aamiin. . 😊 

Sebagai penutup program ini. . 

Saya doakan dengan sepenuh hati agar bisnis anda semakin baik dari waktu ke waktu 😊

https://bit.ly/2Dior77

#Agen MEU
#Indahnya BERBAGI
#SOSUSAFA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tq, sukses buat anda

Ayat Tentang Pernikahan

Tidak menikahi mahram atau sosok yang haram untuk dinikahi Ijab kabul untuk selamanya Tidak ada paksaan Kepastian dalam menetapkan pasangan ...

Ketik kata kunci pencarianmu

Mengenai Saya

Foto saya
malang, jawa timur, Indonesia
Saya suka BISNIS dan BIDANG PENGEMBANGAN DIRI Utk bisnis saya suka bisnis jaringan sebab bisa menghasilkan PASIF INCOME dan terdapat hubungan MUTUALISME yg saling menguntungkan. Saya perkenalkan BISNIS ONLINE 'Affiliate Marketer' dgn moto 'NO ACTION NO PROFIT' Jadi ini bisnis MODALNYA MAU BERPROSES DAN MENURUT APA KATA MENTOR dan di sinii potensi penghasilan anda TAK TERBATAS tergantung kepada ketekunan dan kesungguhan serta KOMITMEN pada TUJUAN BESAR atau IMPIAN ANDA. wa.me/+6283833724728 atau cantumkan WA dan waktu luang anda untuk kami follow up di KOMENTAR