Perkenalkan saya Hermas CEO Ednovate Indonesia, sebuah
perusahaan yang melayani kebutuhan UKM dan disupport lebih
dari 700 Reseller.
Tentu Anda sudah bisa menebak mengapa saya menulis tema
reseller ini. Ya, banyak pelajaran yang saya temukan dalam
aktivitas bisnis yang saya jalani bersama reseller Ednovate.
Pelajaran inilah yang akan saya sampaikan dalam ebook ini. Saya
ingin Anda (apakah Anda reseller, pebisnis yang memiliki reseller,
atau ingin mencoba menjadi reseller) dapat mempelajari ini
secara lebih sistematis dan mendalam jika ingin praktik
menjalankan bisnis dengan konsep reseller. Dan Anda tidak perlu
mengulang kesalahan yang saya alami sebelumnya, ya minimal
bisa mengantisipasinya.
Sebelum masuk ke hal yang teknis, saya ingin Anda dan saya,
memiliki dasar pemikiran yang sama dari bisnis reseller ini.
Oke, saya mulai ya...
5 PROBLEM UTAMA RESELLER
Belakangan ini saya mengamati lingkungan sekitar saya, yang
ternyata memang sebagian besarnya adalah lingkungan bisnis.
Anda tau apa yang saya temukan?
Banyak teman saya yang berjualan di media sosial, bahkan
saudara dan tetangga saya juga berjualan di akun media sosialnya.
Uniknya, selama ini saya tahu mereka tidak memiliki kapasitas
untuk memproduksi barang, tapi mereka tetap bisa JUALAN dan
5
dan bisa punya income yang menjanjikan. Kenapa mereka bisa
begitu yakin kalo itu menjanjikan penghasilan tambahan?
Dari sini saya membuat kesimpulan, kebanyakan orang
menginginkan ini,
ingin berbisnis tanpa modal besar
Ingin berbisnis tanpa pusing mikir produk
ingin memiliki penghasilan tambahan
Nah, RESELLER adalah jawaban dari keinginan-keinginan di atas.
Dengan menjadi reseller, Anda bisa langsung jualan berbagai
macam produk.
Pikiran saya meluncur jauh, mengapa trend ini ada ya? Setelah
saya survey dan interview kecil-kecilan, ternyata era kemudahan
internet saat ini dimanfaatkan banyak orang untuk lebih mudah
berjualan.
Pikiran saya kembali lagi pada bisnis yang saya jalankan sekarang,
semakin banyak orang yang bergabung jadi Reseller Ednovate.
Tapi, banyak juga Reseller Ednovate yang belum paham
bagaimana caranya menjual. Padahal…income bagi Reseller
hanya bisa didapat ketika mereka benar-benar berhasil menjual.
6
Hasil dari observasi saya, setidaknya ada 5 permasalahan utama
yang dialami reseller :
1. Reseller kurang menguasai produk
2. Reseller tidak membuat target
3. Reseller kurang menguasai media sosial
4. Reseller belum memahami copywriting
5. Reseller kurang menguasai Teknik Closing
Ketika Reseller menghadapi permasalahan di atas dan tidak
segera diatasi, yang terjadi adalah Reseller tidak mungkin bisa
menjual produk dengan maksimal.
Saya yakin bahwa setiap masalah pasti ada SOLUSI-nya. Maka dari
permasalahan utama di atas saya merumuskan 5 KUNCI JAGO
JUALAN UNTUK RESELLER :
1. WAJIB menguasai PRODUK yang dijual
2. WAJIB punya TARGET jualan bulanan
3. Menguasai Medsos untuk Jualan
4. PELAJARI copywriting
5. KUASAI Teknik Closing
7
Pahami ke 5 kunci ini, saya yakin jika Anda sebagai Reseller, Anda
akan bisa mendapatkan income yang maksimal. Nah, mari
langsung kita bahas satu-per-satu.
1. WAJIB KUASAI PRODUK YANG DIJUAL
Nah, poin pertama ini sangat penting untuk para reseller. Hasil
surveinya membuktikan bahwa orang yang menguasai produk
(melingkupi kelebihan dan keuntungan dari produk), akan LEBIH
CEPAT dan LEBIH BANYAK closing dibanding dengan yang tidak
paham produk yang dijual (alias cuma asal jualan).
Akan lebih bagus lagi jika Anda sudah mencoba produknya
terlebih dahulu, sehingga bisa menceritakan pengalaman Anda ke
calon prospek.
Kenapa ini penting?
Sebab Anda akan menemukan tipe-tipe pembeli yang akan
bertanya kepada Anda seperti ini
“Anda sudah pakai produknya?”
Nah lho!
Ketika ditanya seperti ini, pasti kita tidak berkutik jika belum
pernah pakai produknya. Oleh sebab itu langkah paling awal
adalah Anda perlu menggunakan produknya terlebih dulu
sebelum merekomendasikan ke orang lain.
Contoh: saya punya agen yang kurang begitu paham tentang
produk yang dijual (meski sudah ikut training). Meski bisa closing,
8
tapi tingkat closing agen saya yang satu ini tidak konsisten.
Berbeda dengan agen saya yang lain yang sudah menggunakan
produk yang dijual, sudah merasakan dan memahami produknya.
Hasil closing si agen ini jauh lebih besar dan lebih konsisten.
Simpelnya begini, ketika Anda menguasai produk/sudah mencoba
sendiri, Anda bisa menjelaskan produk ke calon prospek JAUH
LEBIH CEPAT dan TERKESAN AHLI. Dari sini si calon pembeli jauh
lebih percaya. Selain itu, reseller yang paham produk, saya yakin
jualannya lebih PEDE dibanding yang tidak menguasai atau bahkan
tidak mencoba produknya sendiri.
2. WAJIB TENTUKAN TARGET JUALAN SETIAP
BULAN
Topik ini menjadi penting agar penjualan yang Anda lakukan bisa
berjalan terus-menerus. Saya menekankan topik ini bukan tanpa
sebab, melainkan melihat fakta di lapangan bahwa banyak sekali
reseller yang berjualan tanpa melalukan hal ini. Reseller berjualan
tanpa punya target jualan.
Jika kita gak punya target yang jelas, pasti jualan kita gak niat,
kurang semangat dan tidak ada hal yang bisa kita ukur.
"There is no achievement without goals." Robert J. McKaine
Tidak akan ada pencapaian jika tidak ada target. Lalu bagaimana
caranya membuat target jualan?
9
Simpel, Anda perlu buat target jualan harian, mingguan dan
bulanan. Target yang sudah Anda buat ini harus Anda jaga dan
dibalut dengan komitmen yang harus dijalani.
Tips selanjutnya, target ini perlu ditulis di tempat yang mudah
terlihat misal di whiteboard, dinding, buku, dll. Tujuannya agar
kita teringat dengan target yang baru kita capai.
Supaya Anda lebih Bersemangat lagi, buatlah apresiasi untuk diri
Anda sendiri semacam hadiah jika target yang Anda buat telah
tercapai.
3. PELAJARI MEDIA SOSIAL UNTUK JUALAN
Setelah menguasai produk yang akan dijual serta membuat target
penjualan, saya akan menjelaskan tentang pentingnya
menggunakan media sosial untuk berjualan.
Era Internet terutama boomingnya media sosial menjadi kunci
Sukses banyak reseller ketika berjualan.
Mengapa bisa begitu? Karena media sosial merupakan tools yang
memudahkan reseller menemukan banyak orang untuk
mengenalkan produk yang dijual.
Kelebihan dari media sosial ini adalah Anda tidak perlu
mengeluarkan uang banyak untuk bisa berjualan. Bahkan hanya
modal pulsa internet kita bisa langsung jualan. Karena media
sosial adalah media yang sangat ampuh jika kita memahami cara
kerjanya.
10
Pemahaman penting dalam media sosial adalah tentang
membangun kolam. Kolam ini adalah sekumpulan fans/follower
Anda. Fans/follower ini pada dasarnya adalah calon pembeli Anda.
Supaya calon pembeli semakin banyak maka yang perlu Anda
lakukan adalah memperbesar kolamnya.
Mengapa ini penting?
Begini simpelnya, lebih mudah mancing ikan di laut atau di kolam
sendiri? Pasti lebih mudah mancing ikan di kolam sendiri kan?
Mengapa? Sebab ikannya sudah berkumpul dan tinggal kita
panen.
Beberapa media atau messaging service yang bisa dipakai untuk
memperbesar kolam seperti : Facebook, Instagram, BBM, WA,
Telegram.
Bagaimana agar ikan (follower) makin banyak dan kolam makin
besar?
Kunci suksesnya adalah kita harus sharing sesuatu yang disukai
ikan dulu. Sehingga ikan-ikan datang berkumpul. Misal, jika kita
jualan baju anak, kita harus rutin sharing tentang tips merawat
anak atau tips parenting. Jika kita jualan hijab maka kita sharing
ilmu bermanfaat yang berhubungan dengan fashion hijab atau
tutorial hijab. Jadi ikan (calon pembeli) akan join ke kolam kita.
4. GUNAKAN COPYWRITING UNTUK JUALAN
Apa itu copykeriting? Ehh copywriting hehehe. Jadi begini,
copywriting adalah segala bentuk TULISAN di MEDIA APAPUN
11
yang bertujuan untuk MEMPROMOSIKAN produk Anda agar
OMZET MELESAT. Nah, apa si tujuan copywriting??
- Membuat penawaran lebih menarik
- Meyakinkan calon pembeli
- Mengubah calon pembeli jadi pembeli - Meningkatkan Omzet
Anda dapat membuat Copywriting untuk Status BBM, Status
WhatsApp, Avatar, BC Copy, Email, Social Media all channel,
Poster Iklan, Berbagai media offline dan lainnya. Penting diingat
dan dipahami bahwa 3 DETIK PERTAMA sangat menentukan.
Artinya kita harus membuat judul promo semenarik mungkin
bahkan membuat penasaran.
Beberapa eksekusi copywriting nantinya ada di headline/judul
promo, storytelling, body copy, call to action, gimmick, benefit
dan lainnya.
Perbedaan judul/headline dengan copywriting dan tanpa
copywriting, seperti ini:
Tanpa copywriting:
Joinlah di Peluang Bisnis Laundry
Dengan Copywriting:
Terungkap Rahasia Income Milyaran dari Bisnis Laundry
12
Tanpa copywriting :
Ikuti training teknik berjualan
Dengan copywriting :
Ikuti Training Bongkar Cara Praktis Jualan Laris
5. KUASAI TEKNIK CLOSING
Apa itu teknik closing? Teknik ini adalah cara meyakinkan calon
pembeli. Teknik ini sangat penting karena tanpa ini penjualan kita
tidak akan besar. Teknik ini juga berperan mengubah calon
pembeli menjadi pembeli.
Goal dari teknik closing ini adalah agar terjadinya transaksi
(closing). Setelah kita menguasai produk dan membuat target
jualan, kemudian membuat "kolam ikan" di social media. Ditambah lagi ilmu copywriting yang aduhai, maka langkah
penting selanjutnya adalah WAJIB menguasai TEKNIK CLOSING.
Ingat, tujuannya agar terjadi transaksi dan menghasilkan CASH!
Beberapa teknik yang bisa dilakukan untuk teknik closing di
antaranya seperti memberikan bukti, gratis bonus, diskon, limited
offer (penawaran terbatas), garansi (ada jaminan), voucher,
memberikan testimoni, Cross Selling/Up Selling, Cash Back, Fakta
(meyakinkan) atau Trial (agar mencoba).
Teknik diatas bertujuan untuk mengubah calon pembeli menjadi
pembeli, serta mendorong calon pembeli untuk tidak menunda
pembelian yang ujung-ujungnya malah ga jadi beli. Coba lihat
13
salah satu teknik diatas, misalnya saja teknik limited offer atau
penawaran terbatas. Teknik bisa ini bisa diterapkan dengan cara
memberikan info bahwa promo hanya dibatasi untuk 100 tercepat
atau hanya selama seminggu. Nah tujuan dari teknik ini adalah
untuk mempercepat closing dari si calon pembeli sehingga calon
pembeli tidak menunda pembeliannya.
JADILAH AHLI DENGAN PRAKTIK !
Saya telah selesai menjelaskan 5 Kunci Teknik Jualan Untuk
Reseller, saya akan mengangkat satu topik penting yang akan
menyempurnakannya.
Hari ini saya akan membagikan kepada Anda tentang pentingnya
Praktik !
Kenapa praktik begitu sangat penting?
Sebab Anda perlu ketahui bahwa impian menjadi pebisnis perlu
satu modal penting yaitu: PRAKTIK ! ACTION !
Ingin mendapatkan income sebagai reseller perlu satu modal
penting yaitu PRAKTIK JUALAN !
Menjadi pebisnis milyaran memerlukan satu modal penting yaitu
PRAKTIK !
Dari sini apa yang bisa kita pahami? Kunci dari semuanya adalah
PRAKTIK! Ilmu yang sudah dibagikan ini tidak akan pernah menjadi
berguna jika Anda tidak pernah mempraktikkannya.
14
Jika Anda ingin mendapatkan income yang besar dengan menjadi
reseller maka mulailah mempraktikkan semua materi di atas.
Mulai dari praktik berjualan di media sosial, praktik menerapkan
teknik copywriting, hingga praktik menerapkan teknik closing.
Kalo saya gagal bagaimana? Saya takut gagal
Malah bagus, makin cepat gagal makin cepat kita meraih
kesuksesan.
Semoga yang saya tuliskan ini bisa membawa pencerahan baru
bagi aktivitas bisnis Anda. Oh ya, belakangan ini saya rutin sharing
tentang pengalaman saya berbisnis di Facebook Group. Jika Anda
ingin mendapat sharing bermanfaat lainnya silakan bergabung di
https://www.facebook.com/groups/GrupBelajarBisnis/
Materi dalam ebook ini akan saya kembangkan menjadi buku
Reseller Jago Jualan. Buku ini berisi pengalaman saya selama
berbisnis hingga saat ini, saya ingin semua orang bisa
mempraktikkannya, seperti :
Teknik Agar Pede Saat Jualan
Bagaimana Mengatasi Penolakan Konsumen
Jurus Biar Closing Dalam Jumlah Banyak
15
Bagaimana Banjir Income dengan Kerja dari Rumah
Cara Membuat Kata-Kata Promo Yang Menjual
Bagaimana agar Bisa Dipercaya Pembeli
Teknik Cepat Closing Tanpa di-PHP
Jurus Jago Jualan Untuk Reseller
Cara Berjualan Tapi Seakan-akan tidak Menjual
Copywriting Promo Khusus Reseller
Bagaimana Membuat Target Jualan Harian
Teknik Jualan via Facebook dan Instagram untuk
Reseller
Nah, karena sudah banyak rekan-rekan reseller yang mau
punya buku ini, mulai 24 Juli – 31 Juli adalah waktu PRE-
ORDER buku RESELLER JAGO JUALAN dengan harga 97.000
saja. Periode Pre Order berikutnya harga akan naik.
Silakan hubungi tim saya di kontak melalui WA
di 0822-1385-7822 dengan format
OrderRJJ_nama_no.HP_alamat
Selamat pagi teman-teman
Selamat datang di materi ttg Whatsapp Marketing
Sebelum saya sharing, saya akan cerita bagaimana saya (Hermas) dalam setahun ini memaksimalkan
Whatsapp untuk jualan. Saya berharap cerita ini bisa menginspirasi teman-teman untuk menerapkannya
juga.
Pokoknya jualan di Whatsapp ga bisa asal promo, ada polanya ada caranya. Ga bisa asal-asalan, ada
tekniknya.
Kalau teman-teman nerapin polanya, saya jamin jualan ga akan sulit, closing terus-menerus bakal
teman-teman alami sendiri
Jadi begini, sejak saya menerapkan pola memperbesar leads prospect (kolam prospek) di Facebook dan
Whatsapp. Saya ngalamin banyak lompatan penjualan. Ga Cuma omzet naik, tapi tiada hari tanpa
closing. closing terus. Entah itu di divisi 1 (Webpraktis), divisi 2 (Ednostore), divisi 3 (Ednomart) bahkan
yg terbaru, div 4 (Ednovate Affiliate).
Pola ini rencananya akan saya terapkan terus ke divisi-divisi seterusnya. Divisi adalah unit bisnis, jadi
saya pun harus menduplikasi pola sukses satu divisi ke divisi lainnya.
Kalau saya bisa, teman-teman juga pasti bisa!
Oke, lanjut!
Dulu saya pakai whatsapp Cuma asal-asalan. Cuma jualan, Cuma asal promo. Memang ada yg closing
sih., tapi ga bertahan lama. Ujung-ujungnya Cuma kenceng jualan di awal-awal. Setelah yg menerapkan
polanya, closing jutaan, puluhan juta bahkan ratusan juta modal whatsapp bisa terulang terus-menerus.
Bagaimana caranya?
Saya terapkan pola jualan dan mempersiapkannya jauh-jauh hari.
Dari pola ini saya bisa punya kontak whatsapp hampir 20.000 kontak, bisa rekrut reseller 2000 reseller
lebih dan closing ratusan juta Cuma dari Whatsapp.
Jadi begini,
Facebook dan Whatsapp adalah dua aplikasi wajib buat jualan online.
Tapi keduanya punya karakteristik beda. Facebook bisa menjangkau byk calon pembeli, tapi punya
kelemahan, ga bisa save no kontak. Beda dengan Whatsapp, WA bisa save no kontak.
Kemampuan save no kontak inilah cikal bakal list building di Whatsapp
Ada beberapa poin penting yang wajib teman-teman pahami saat jualan di Whatsapp.
Saya akan mulai dengan PRINSIP JUALAN DI WHATSAPP. Yuk pantengin satu-satu
1. Berjualan di Whatsapp GA BISA ASAL PROMO, ini prinsip wajib. Saya jamin yg closing pasti
sedikit, iya kan?
2. Jangan asal nebar SPAM IKLAN di grup whatsapp, apalagi di grup WA orang. Dijamin jg sedikit yg
closing. Malah diusir dari grup WA. Beriklan di Whatsapp ada caranya.
3. Kalau mau kenceng jualannya, gabungkan kekuatan Whatsapp dan Facebook. FB untuk
menjangkau banyak org, Whatsap utk MENGUMPULKAN KONTAKNYA
4. Kalau mau banjir orderan dari Whatsapp, kontak yg kita punya harus banyak, dan jangan lupa
harus SALING SAVE, supaya kedepannya bisa tetap saling chat dan tentunya bisa broadcast
promo, tentunya dengan cara yg benar
5. Kalau mau tembus jualan di Whatsapp, Anda harus bisa DIPERCAYA, atau sudah dikenal atau
sudah pernah berinteraksi setidaknya. Ingat konsep cold warm hot? Ini prinsipnya
6. GIVING MORE Selling More. Ini prinsip yg selalu relevan di teknik jualan apapun. Termasuk di
Whatsapp.
7. Gunakan LEADS MAGNET, sebagai teknik pancingan utk mendapatkan banyak data list kontak.
Prinsipnya adalah, calon data list buyer baru akan mau jd kontak kita, kalau kita berikan LEADS
MAGNET.
8. Terapkan COPYWRITING dan judul promo yg memukau kalau promonya mau dilirik. Boro-boro
closing, dilirik aja enggak atau bahkan chat kita aja ga dibuka. Itu krn judul promonya kurang
nendang
9. Jangan lupakan SCRIPT SALES. Script sales adalah susunan kalimat untuk mengarahkan calon
pembeli utk bisa tembus closing.
10. Kolaborasikan teknik jualan ini: Japrian, blusukan di grup, bangun kolam sementara (WARM
MARKET), kolam permanen (HOT MARKET). Ingat pegang prinsip ini. Jualan bakalan susah kalo
ke cold market.
11. Masih ingat SALES FUNNELING? Nah dalam whatsapp marketing, Sales funneling wajib
dilakukan. Ingat banjir orderan di Whatsapp itu butuh persiapan dan proses membangun funnel,
ga bisa asal save no kontak langsung diberondong promo
12. Jualan di Whatsapp akan jauh lebih kerasa hasilnya bukan ketika jualan sendiri, melainkan jualan
BERSAMA PASUKAN. Prinsip penting menggunakan Whatsapp adalah jangan Cuma jualan secara
direct (langsung), tapi mulailah bangun pasukan reseller di Whatsapp
13. Pelajari FB Ads dan FB organik. Gunakan keduanya untuk menambah daftar kontak list building
WA lebih cepat. Tapi ingat, prinsipnya jgn langsung jualan.
14. Prinsip jualan di Whatsapp. JUALAN BERSAMA RESELLER lebih besar dibanding JUALAN
SENDIRIAN
15. Lakukan semua teknik diatas dengan KONSISTEN. Tanpa ini, hasil yg teman-teman dapatkan
bakal minim banget. Konsisten terapin pola, sales funneling wa, terapin sales script, copywriting
wa yg menarik, bangun pasukan dan closing yg benar
Sampai disini mulai kebayang?
Sebelum nanti malam saya jelaskan detail pola jualan di Whatsapp dari lanjutan prinsip-prinsip ini.
Saya mau tekankan poin pertama hari ini.
Jangan ngomongin tentang jualan di Whatsapp dulu sebelum paham prinsip ini.
Saya sudah menerapkannya dan merasakan hasilnya.
Kini giliran Anda!
Lalu apa yg harus Anda lakukan berikutnya?
Siap-siap akan ada materi berikutnya, penerapan praktis dari PRINSIP diatas.
Persiapkan semua data list kontak WA Anda.
Dan jangan lupa
Siap-siap action, siap-siap banjir orderan lagi.
Topik malam ini adalah:
*TAHAPAN LIST BUILDING WHATSAPP*
sebelum saya mulai lebih jauh, jgn ada yg chat dan potong sharing malam ini ya
Malam ini materinya saya bahas singkat ttg list building whatsapp.
sebuah rahasia jualan di whatsapp, bagaimana kita bisa jualan tanpa kuatir kehabisan calon pembeli.
Saya coba jelaskan begini.
Apa itu list building. List building adalah sebuah turunan konsep dari database marketing. Sebuah teknik
mengumpulkan banyak database (kontak) dari calon pembeli yg nantinya akan kita pergunakan untuk
berkomunikasi dengan calon buyer.
Entah itu mengenalkan produk baru, jualan, promosi dkk.
Teknik list building itu bermacam-macam.
Ada list building di Email, dengan email marketing, ada juga list building di offline dengan
mengumpulkan data konsumen. Kelemahan email list adalah butuh kemampuan skill ekstra supaya
mengerti ttg teknik email marketing dan penggunaan auto post.
Namun di era chat online, skrg ada teknik list building yg lebih sederhana, bisa diterapkan orang awam
bahkan gaptek dan tetep powerful.
Yaitu list building Whatsapp.
Pertanyaannya, apa bedanya kolam prospek dan list building?
Beda..
Kolam prospek adalah kumpulan wadah publik yg kita kumpulkan, namun biasanya kita tdk punya data
kontak mereka. Contohnya kolam prospek di FB, IG, Twitter.
Berbeda di kolam prospek, di list building, kita menyimpan data kontak mereka
Bisa email, no hp, wa dkk.
Kenapa harus punya data mereka?
Krn sewaktu2 kolam prospek dan platformnya bermasalah atau akun kita kena hack atau ada masalah,
kita tetap bisa punya
Nah kebayangkan pentingnya list building
Dan kita bisa menerapkan dari list building whatsapp.
Lalu bagaimana caranya?
Saya bahas versi singkatnya ya.
*TAHAP 1: Kolam prospek yang besar*
Perbesar kolam prospek kita. Bisa dari Facebook, IG
Kalau mau cepat bisa pakai FB Ads, tp berbayar
Kalau mau free, tapi tetep efektif, bisa pake FB group dan personal
Kuncinya konsisten sharing
*TAHAP 2: Tawarkan Lead Magnet*
Dari kolam prospek ini, teman2 bisa mulai untuk grab data follower/fans/member teman2
Dengan cara mempersiapkan lead magnet.
Apa saja itu?
Bisa ebook, video mentoring, program belajar, materi bc edukasi dll
Kenapa ini penting, krn org mau save no kita kalau ada gift yg kita kasih
*TAHAP 3: Minta saling save no kontak*
Tahap berikutnya adalah, jgn lupa saling save no kontak
Ini penting dilakukan untuk wa marketing
Krn ketika kita bc promo, ga akan delivered jika si penerima tdk save no kita, ini penting
*TAHAP 4: Edukasi secara rutin*
Tahap berikutnya adalah edukasi
Berbagi adalah kunci
Sharing is the key of closing.
Dalam list building dimanapun, yg rutin berbagilah yg paling kenceng dpt closingan.
Bgmn caranya? Anda bisa membuat materi sharing dan rutin dibagikan.
Kenapa ini penting? Dengan cara inilah cold market bisa berubah menjadi warm market
Ingat, jualan yg bagus adalah jualan ke warm market (sudah lebih kenal dan trust) bukan ke cold (ga
kenal sama sekali)
*TAHAP 5: Mulai berjualan*
Banyak teknik berjualan di whatsapp
Mulai dengan membuat judul promo
BC ke list kontak
Japrian
Blusukan ke grup tanpa spam
Ganti profile pict WA
Buat materi kulwa
Bangun pasukan reseller
Dll.
Banyak cara yg bisa dilakukan untuk memaksimalkan wa utk jualan
next topik kita bahas turunan dan tahap eksekusinya
Nah, spt diawal krn saya harus lanjut momong baby, besok saya lanjutkan ya.
Maaf ya agak ngebut sharingnya.
Tapi ini materi seruuu bin asikkk, saya pun ga sabar.
Gimana? Asik kan
oke saya mulai yaaa
spt biasa jgn ada yg chat selama saya sharing
Kita mulai materi pentingnya
Ada bbrp POLA JURUS wajib kalau mau kenceng jualannya di Whatsapp.
Berikut bbrp POLA JURUSnya
1. Jangan berjualan sendiri
2. List kontak WA harus banyak
3. Copywriting WA nya harus bikin penasaran
4. Gunakan teknik closing WA
5. Wa Sales funnelingnya harus jalan terus
Oke, selama bberapa hari kedepan kita bakal banyak belajar ttg topik diatas.
Kita akan bahas satu persatu, pokoknya bakal seru.
Sesi hari ini kita akan belajar POIN PERTAMA
*JANGAN BERJUALAN SENDIRI*
Masih inget materi di buku Closing setiap hari?
Closing kita baru akan kenceng klo kita menerapkan faktor kali.
Faktor kali ini adalah reseller.
Kalau kita jualan produk, jualan sendiri, paling tembus bbrp
Tapi kalo jualan bersama-sama pasukan, maka jumlahnya berkali-kali lipat
Itu yg saya rasakan.
Simpelnya lagi begini.
Kalau kita berjualan sendiri, berarti kita hanya menginfokan ke kontak list WA yg kita punya saja
Tapi kalau kita punya reseller dan berjualan bersama-sama, kebayang ga yg info ke kontak list WA bakal
berkali-kali lipat sebanyak reseller yg kita punya
Ngeri kannn!!
Buktinya sebagian besar reseller disini yg kenceng closingnya krn punya pasukan
Bahkan yg jualan hijab, produk makanan atau produk apapun itu, salah satu faktor yg membuat kencang
jualannya krn punya byk pasukan
Nah pertanyaannya, bagaimana menggunakan Whatsapp agar bisa membangun pasukan Reseller?
Whatsapp berperan penting untuk membangun kolam prospek via kulwa, list building via list kontak dan
grup reseller yg di maintain via Whatsapp
Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
1. Perbesar kolam prospek WA untuk rekrut reseller
2. Perbesar list building di Whatsapp
3. Gunakan grup WA utk bina secara rutin
Saya akan jelaskan poin-poin diatas, yuk kita bahas.
*1. PERBESAR KOLAM PROSPEK WA UNTUK REKRUT RESELLER*
Pola ini sebenarnya sangat sederhana. Kuncinya adalah mulai membangun kolam prospek sebanyak-
banyaknya, kemudian rekrut menjadi pasukan reseller Anda.
Semakin besar kolam prospek Anda, maka semakin besar potensi calon reseller yang akan bergabung
dengan Anda.
Kalo konteksnya Whatsapp, maka Anda perlu membuat group sharing belajar
Contohnya seperti kulwa (kuliah whatsapp)
Rahasia saya bisa punya ribuan reseller, karena awalnya saya rutin membangun kolam prospek dengan
kulwa ini. Awalnya saya konsisten membangun kolam prospek di Facebook, kemudian saya lanjutkan
dengan membuat materi kulwa.
Tahukah Anda, closing utk join reseller paling banyak bukan di Facebook, tp di Whatsapp saat dibuat
kuliah whatsapp (group sharing)
Facebook utk memperbesar jangkauan (cold menjadi warm)
Tapi Whatsapp utk membangun kedekatan dan memberikan info lengkap (warm menjadi hot)
Saya akan coba jelaskan lebih detail langkah-langkah lebih sederhananya:
- Fokus memperbesar kolam prospek FB utk memperbanyak jangkauan
- Arahkan untuk join kulwa (group sharing wa)
- Mulai persiapkan proses rekrut reseller
- Buat penawaran berisi kenapa harus join reseller di Anda
- Anda bisa menerapkan biaya registrasi murah atau gratis untuk awalnya tp selanjutnya berbayar
(murah gpp)
- Berikan informasi kelebihan dan manfaat menjadi reseller Anda
- Buat target sesi kelas sharing di Whatsapp dengan jumlah anggota setidaknya 150 orang dan target
terekrut minimal 30-40 orang dalam satu kali sharing. Untuk materinya, Anda bisa ambil dari buku-buku
saya. - Buat minimal 2x grup sharing di Whatsapp, lakukan setiap bulan. Dengan begitu maka target jumlah
reseller Anda bisa tembus 60-80 reseller. Jika Anda konsisten, jumlah reseller Anda dalam waktu 3 bulan
sudah tembus diatas 200 reseller
Saya menerapkan hal ini dan hasilnya saya bisa punya reseller hingga diatas 1500 krn konsisten
menerapkan pola ini.
Dan ingat, reseller mau join krn komisi dan ada pembinaan. Oleh sebab berikan komisi menarik dan
rutinkan materi sharingnya
*2. PERBESAR LIST BUILDING DI WHATSAPP*
Cara lain untuk membangun pasukan reseller adalah dengan memperbesar list building di kontak
Whatsapp.
Materi list building akan saya bahas secara detail setelah materi ini.
Kenapa list buiilding penting? Ini cara lain utk mengubah cold market menjadi warm market
Caranya dengan rutin berbagi BC edukasi ke kontak list WA Anda
Ingat, jangan langsung jualan.
Fokusnya sharing dulu, buat teaser dulu, sampai bbrp kali baru rekrut.
Bahkan polanya akan jauh lebih kenceng bukan closing lgsg tapi rekrut reseller
Berapa minimal list building kontak WA yg bisa dbilang lumayan byk?
Setidaknya harus punya minimal 5000 kontak WA.
Kumpulkan secara rutin, dengan cara menebar lead magnet atau materi sharing rutin berkala
Yg saya lakukan di FB ( bisa cek FB grup)
Adalah dengan membuat 100 Tips Jago Jualan. Konsepnya saya rutin sharing materi edukasi 2x seminggu
selama 12 bln. Tujuannya selain edukasi adalah ini cara sederhana untuk membangun list building
kontak WA. Ga terasa sudah ribuan, total list building WA saya lebih dari 10.000 kontak WA.
Cara lain bisa buat serial sharing, misalnya saya pernah buat ini
7 Hari Belajar Bisnis di Whatsapp
Saya menyiapkan BC kontek selama 7 hari dan saya BC ke kontak list yg daftar selama 7 hari
Bahkan materinya ga susah dibuat
Bisa diambil dari materi kulwa yg pernah ada atau dari buku.
Dan ingat list building wa ini utk apa? Ini nantinya utk sharing BC edukasi, dan kalo mau berhasil BC nya,
maka si pemberi dan penerima BC harus saling save no kontak
3. *GUNAKAN GRUP WA UTK BINA SECARA RUTIN*
Pengalaman saya dalam membangun tim reseller itu seperti ini. Reseller yang sudah direkrut dan
dimasukkan ke dalam suatu grup baru akan bersemangat berjualan ketika sudah diberi pembinaan.
Konsep pembinaan ini sebenarnya sederhana. Jika Anda tidak punya budget besar, Anda tidak perlu
adakan pembinaan dan pelatihan offline. Lakukan saja pembinaan dan pelatihan secara online. Saya pun
hanya melakukan pembinaan secara online dan sesekali di offline.
Nah, dimana peranan WA? Jadi grup Whatsapp penting dibuat secara khusus utk pembinaan Reseller
Jangan dicampur dengan grup belajar (yg bukan reseller)
Nah grup reseller ini isinya selain menginfokan produk tp juga memberikan pembinaan rutin dengan
kulwa khusus reseler
Saya biasanya rutin mengadakan pembinaan dengan kuliah Whatsapp dengan frekuensi 1-2 kali per
minggu. Materi-materi yang diberikan selalu baru dan kuncinya adalah KONSISTEN membina. Ingat!
semakin rutin Anda membina reseller Anda, semakin kencang penjualan mereka.
Berikut penerapan yang bisa dilakukan: Reseller yg sudah daftar dimasukan ke grup pembinaan
Jgn lupa diperkenalkan dengan produk dan cara jualannya
Persiapkan materi sharing rutin
Anda bisa membina reseller secara rutin minimal 2x seminggu
Materi bisa menggunakan materi buku ini atau buku-buku bisnis yang lain
Lakukan secara rutin dan bangun interaksi dengan reseller Anda
Bangun kedekatan dengan reseller Anda, salah satunya adalah dengan memberikan pembinaan secara
rutin dan materi-materi bermanfaat.
Inget salah satu PRINSIP kemarin
Jualan di Whatsapp baru akan mudah terjadi closing kalo kita berjualan ke warm atau hot market.
Nah pasukan reseller ini nantinya akan menjadi pasukan warm dan hot market
Karena mereka sudah rutin kita edukasi.
Kalau pasukan reseller sudah jadi hot market, salah satu indikasinya adalah ketika ada produk baru, dia
akan yg paling dulu atau paling byk ikut order
Bagaimana penerapan di kita?
Mulailah mempersiapkan Whatsapp utk membangun pasukan reseller
Mulai membangun list building WA utk memperbanyak calon reseller
Mulai membuat jdwal kulwa secara rutin utk merekrut pasukan
Rutinkan pembinaan reseller di Grup Whatsapp
Jangan lupa buat target reseller
Misal, per bulan harus nambah 50-100 reseller baru.
Kalau punya min 200 reseller, dijamin closing ratusan pcs bukan hal yg sulit
Dan serunya adalah, ini adalah salah satu teknik ampuh kalau mau jualan produk edukasi
Kalau mau banjir orderan utk next PO buku baru
Teknik paling ampuh adalah dengan membangun pasukan reseller
Yuk terapkan, yuk actionkan.
Gunakan whatsapp utk mendatangkan transferan
Doneee!
gimana, seruu bin asikk kan
oke, saya mulai yaaa. dan jgn ada yg chat selama saya sharing :)
Yupp materi ini adalah salah satu preview materi dari buku Banjir Orderan Modal WA.
Bahasan malam ini lebih ke teknis, jd ga akan panjang2
Ini dia judulnya
*CARA JUALAN DI WHATSAPP YG MENGHASILKAN*
Jualan di Whatsapp itu perlu teknik dan skill. Ga bisa asal spam, ga bisa asal broadcast
Ada teknik ada caranya.
Kalau mau tembus banyak orderan, maka terapkan teknik khusus.
Nah gimana caranya? Yukk kita pelajari pola-polanya
*CARA 1:*
Blusukan ke grup, tapi jangan jualan. Fokusnya adalah ikut berinteraksi, ikut berbagi, tujuannya biar
orang kenal kita. Ketika org sudah kenal, jualan bisa lebih mudah, krn org kenal kita. Ingat konsep Cold
menjadi Warm
Cara lainnya adalah dengan mengadakan kulwa edukasi, tujuannya utk edukasi market dan mengubah
cold menjadi warm. Dan ingat, setelah kulwa jgn lgsg jualan, jeda dulu, baru jualannya via japri.
*CARA 2:*
Di setiap promo kita, harus ada CTA, CTA kepanjangan dari Call To Action. Apa itu? Ini adalah penekanan
utk segera beli. Contoh:
Beli sekarang, kontak ke >>
Siapa cepat dia dapat
Khusus pembeli hari ini..
*CARA 3:*
Broadcast ke list BC yg kita buat. Tapi ingat, ada caranya. Jgn melulu BC iklan. Polanya spt ini. Setiap 1
iklan yg di BC, usahakan di dahulukan 3-4 materi yg bermanfaat.
Dan BC edukasi ini akan jadi kunci sukses membangun list building di WA
Tekniknya adalah, rutin berbagi tips dan materi bermanfaat secara konsisten, at least 2x seminggu.
Materi ga harus buat sendiri, bisa ambil dari buku.
*CARA 4:*
Gunakan judul yg membuat orang membuka chat kita. Terapkan hypnotic writing, tujuannya supaya org
jd penasaran utk klik dan buka lebih lanjut. Kemudian gunakan copywriting agar promo yg kita buat
mampu mengarahkan calon prospek hingga menjadi pembeli
Gunakan font bold
Gunakan kata hypnotic
Gunakan frase yg membuat penasaran
Gunakan kata yg menjual
*CARA 5:*
Posting status gambar di Whatsapp. Konsep ini mirip spt BBM, tekniknya adalah gonta ganti profile pict,
setidaknya per 2 jam sekali, tujuannya agar masuk ke notif dan kontak kita tahu ttg isi info profile pict yg
kita post
Gunakan poster gambar yg menarik
Usahakan pakai warna yg berani dan judul yg besar dan terlihat
Tujuannya agar terbaca di profil wa
*CARA 6:*
JAPRI orang dengan menawarkan langsung. Tapi konsepnya adalah sebut namanya dan dahulukan org
yg kenal dgn kita. Tujuannya agar lebih mudah closing. Kalopun kita ga kenal, kita harus kenalan terlebih
dulu.
Kenapa japri menggunakan nama lebih tinggi closingnya?
Karena teknik ini lebih personal ketimbang BC.
*CARA 7:*
Gunakan script closing ketika ada yg japri mau order atau baru tanya-tanya.
Tujuannya agar mempercepat atau memastikan supaya calon prospek benar2 closing
Materinya saya share td malam via kulgram]
Ini salah satu closing scriptnya
Ketika ada yang chat kita tapi belum yakin
Maka script closingnya spt ini:
PEMBELI : Halo, saya mau daftar kelasnya
PENJUAL : Terima kasih Mbak/Mas. Kebetulan kelasnya terbatas
PEMBELI : Harganya berapa ya?
PENJUAL : Harga normal Rp 2.000.000, khusus hari ini hanya Rp 1.590.000, hemat 400.000 lebih
PEMBELI : Tapi saya tanya suami saya dulu ya
PENJUAL : Boleh mbak, *tapi ga jamin promonya masih tersedia ya, karena dulu-duluan*
PEMBELI : Baik mbak
..... selang bbrp waktu kemudian ......
PENJUAL : *Halo mbak, promonya akan ditutup, rencana mau ambil harga promo atau harga
normal*
PEMBELI : Jadi ya mbak, promo saja mbak, minta reknya ya
PENJUAL : Baik. Ini ya (Closing)
Catatan script.
1. Info scarcity (keterbatasan promo) – promo akan ditutup
2. Closing script follow up
Closing script ini mengkombinasikan beberapa teknik closing menjadi satu.
Teknik closing: keterbatasan promo
Teknik closing: follow up
*CARA 8:*
Fokus gunakan Whatsapp untuk membina reseller. Rutinkan untuk membina reseller kita, sehingga
nantinya yang berjualan bukan kita sendiri, tetapi kita bersama Reseller. Ingat, whatsapp bisa digunakan
untuk memperbesar penjualan dengan konsep faktor kali. Melipatgandakan penjualan dengan
membangun tim reseller
*CARA 9:*
Tapi dari kesemuanya, kunci jualan laris di Whatsapp adalah KONSISTEN
Konsep sales funneling di Whatsapp baru bisa kenceng ketika kita konsisten menerapkannya
Konsisten itu terus-menerus.
Konsisten grab kontak dari kolam prospek medsos
Konsisten bangun list building di Whatsapp
Konsisten sharing di grup wa yg kita buat
Konsisten BC sharing ke list kontak
Konsisten jualan tp dgn copywriting yg menarik
Konsisten rekrut list jd reseller
Konsisten bina reseller yg ada di grup whatsapp
Nahh materi diatas baru cuplikan sebagian kecil dari buku Banjir Orderan Modal WA ya
Semoga bermanfaat yaaak
Besok saya akan sharing lagi ttg promosi yg menarik di Whatsapp.
Doneee
Seruu kannnn :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tq, sukses buat anda