14.12.20

BELAJAR STORY TELLING

 


BISMILLAH...


Al kisah... Somad mau cerita lagi nih, yuk disimak...πŸ˜€


Hampir setiap sore, saat senggang saya nyempetin diri buat chattingan sama teman - teman di WA. Daripada diem ngelamun, mending Nyari Teman Ngobrol, biar nggak kesurupan πŸ˜…


Kadang juga tebak - tebakan, kadang sok sok nanya, dst.. 


Pokoknya seru - seruan lah ngisi waktu senggang.


Nah, pas lagi asyik - asyik nya haha hihi, tiba-tiba  adek saya yang lagi asyik main di depan dateng nyamperin saya, "Kak ada paket buat kamu".


Begitu kata dia. Lalu saya tanya " Dari siapa?". "Nggak tau kak". 


Setelah saya cek, ternyata dari Muslim "Entrepreneur University (MEU)".


Wah perasaan Saya nggak order apa-apa, mungkin salah kirim ya, tapi alamat nya koq alamat saya ya? πŸ€”


Karena penasaran, saya bongkar pelan - pelan... 


Daaaannnn......


MasyaAllah nggak nyangka dapet penghargaan seperti ini, padahal belum setahun saya menimba ilmu di MEU Academy.😍


Eeiiisssttttt.... Tunggu dulu, 3 status sebelum ini adalah contoh status Story, ceritanya saya sedang latihan nulis iklan, hehe...


Dulu saya nggak ngerti Story telling itu apa, tapi sejak di MEU Academy, saya jadi tau dan sering praktik. Enaknya lagi ada yang koreksiin. Alhamdulillah...


Selain itu, setiap sebulan ada Time Sharing bareng agen berprestasi yang omsetnya bejibun. Bukan dilihat dari situnya sih, tapi perjuangan nya.yes! πŸ”₯


Ada juga program Khusus untuk para agen yang bener-bener ingin mengembangkan kapasitas dirinya, nama Program nya level 2.0 dan Level 3.0. wah ini ngeriihhh... Moga aja bulan depan aku bisa ikutan..😍🀲 eh tahun depan ya...😁


Tapi yang paling membuat saya terkesan, foundernya juga ikut memantau, bapak Wisnu Andrianto, seorang Top Reseller sekaligus penulis buku Best Seller, salah satu karyanya buku Ijo berjudul "The Power Off Whatsapp" yang melegenda di kalangan pendekar Online. Padahal kesibukan beliau padet, MasyaAllah ...☺️


Terkesan nya lagi, ilmu keren yang beliau miliki, tak pernah ditutup-tutupin, kalau ada Agen yang tanya, langsung share.. fiuh, jos! 😍


Alhasil, saya merasa dimanja banget ketika menjadi bagian dari MEU Academy. Udah gitu, ilmu yang di dapat juga bisa diterapkan ke produk yang saya jual sebelumnya. I like pokoknya.


Oiya, jangan percaya dulu ya man teman sama cerita saya ini, kecuali kamu sudah merasakan nya sendiri nanti setelah klik 


https://007somad.meuedustore.com/daftar-agen-meu/ 


untuk bergabung di MEU Academy.


Saling mendoakan ya 😊


#MEU Academy

#Indahnya BERBAGI

#SOSUSAFA



Baiklah, terimakasih ya teman-teman atas Antusiasnya. 

Sudah absen di Grup. 😊


Karena sudah waktunya Saya lock dulu ya chatnya. 

Kita akan mulai materi. 


Nah, supaya kulwa kali ini berjalan lancar. 

Saya perkenalkan ulang ya pematerinya dan peraturan saat kulwa berlangsung.  πŸ€—


Jadi kulwa ini dipersembahkan oleh *entrepreneurID* 


Buat yang belum kenal entrepreneurID, kami adalah gerakan yang punya visi memberikan manfaat ke sesama pengusaha, khususnya para pengusaha pemula. 

Bagi kami, *bantu bisnis 1 orang = bantu hidup 1 orang.*


Sampai saat ini entrepreneurID sudah memberikan edukasi ke lebih dari 100.000 orang, menyelenggarakan program pelatihan esklusif ke lebih dari 60.000 orang, dan memiliki jaringan Agen lebih dari 8.000 orang di seluruh Indonesia


Kami berharap bisa menghadirkan program-program yang bisa menjadi solusi ekonomi untuk semua kalangan.

Aamiin.


Salah satu program yang kami buat dan insyaAllah akan berlangsung rutin sampai beberapa waktu kedepan adalah Kuliah Gratis di WhatsApp seperti ini. 


Jadi *setiap bulan, kami akan mengadakan 1 Kulwa untuk memberikan solusi praktis terhadap masalah yang dialami banyak orang*

Dalam penyampaian materinya akan banyak tips rahasia, yang mungkin jarang dibahas secara umum. 

Bahkan tipsnya cenderung esklusif. Hanya bisa didapat setelah membaca banyak buku, belajar ke banyak guru, dan ikut banyak program pengembangan diri. 😊


Selain isi kulwa yang bermanfaat, perlu teman-teman ketahui bahwa sebelum kulwa dimulai akan ada *Pre Materi dan bonus-bonus seperti Ebook serta Video* untuk menambah wawasan peserta.


Jadi ikut Kulwa entrepreneurID tidak hanya dapat ilmu saat kulwa saja, tapi *kalau masuk grup lebih awal bisa belajar banyak hal.* 


Dan untuk yang mau selalu dapat info tentang Kulwa Gratis ini.   

Maka teman-teman bisa daftar sebagai *"Waiting List Kulwa"*


Caranya cukup 2 langkah saja πŸ‘‡

1. Simpan nomor 0813-8222-6664 , save dengan nama *"entrepreneurID"*

2. Chat akun tersebut dengan format _*"UPDATE KULWA_Nama"*_  


Mereka yang terdaftar sebagai waiting list akan selalu dapat info saat kami mengadakan kulwa dan berkesempatan masuk grup lebih awal yang artinya bisa belajar banyak hal. 😊


Untuk kulwa kali ini, judulnya adalah *Reseller Mastery*


Kulwa akan diisi oleh Mas Rahman. 


Di entrepreneurID, Mas Rahman posisinya sebagai Digital Strategist, dan Content Creator. 


Nah, di kulwa nanti Mas Rahman akan sharing bagaimana cara punya penghasilan *TETAP* dan cenderung *MENINGKAT* tanpa perlu membuat produk sendiri.


Untuk peraturan kulwa sendiri, silahkan simak poin-poin ini ya πŸ‘‡


1. Saat sesi pemberian materi berlangsung, Grup akan disetting *"Only Admins"* agar pemberian materinya maksimal. Jadi hanya tim entrepreneurID pusat yang bisa chat di grup.


2. Peserta diperbolehkan bertanya jika punya pertanyaan.

Untuk mengajukan pertanyaan, jangan ditanyakan di Grup karena grup bisa tidak kondusif. Sebagai gantinya, jika ingin bertanya kumpul pertanyaannya di πŸ‘‰ bit.ly/Pertanyaan-KRM


3. Agar waktu efektif, maka tim akan *memilih 7 pertanyaan saja untuk dijawab setelah kulwa.*


4. Pertanyaan sisanya akan dijawab *H+3* dari kulwa lewat bentuk pdf. Dan akan dibagikan ke para peserta nanti. Jadi jangan sungkan untuk bertanya ya dan tetap di grup agar dapat jawaban dari pertanyaannya. 😊


5. Settingan grup akan diubah jadi Mode diskusi selama *1 jam setelah sesi kulwa selesai.* Dan setelah itu kembali ke Mode *Only Admins* agar materi kulwanya tidak terlalu tenggelam. 


Kalau semua sudah cukup jelas, tanpa menunggu lagi kita mulai ya materinya. 😊


Silahkan Mas Rahman dimulai kulwanya.


Bismillah,


Ψ§Ω„Ψ³َّΩ„Ψ§َΩ…ُ ΨΉَΩ„َيْΩƒُΩ…ْ وَΨ±َΨ­ْΩ…َΨ©ُ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ِ وَΨ¨َΨ±َΩƒَΨ§ΨͺُΩ‡ُ


Halo teman-teman yang ada digrup ini 😊


Mewakili seluruh tim dan agen entrepreneurID, Saya ucapkan selamat datang ya di salah satu kulwa kami. πŸ™


Semoga materi kulwa ini nanti bisa bermanfaat untuk bisnisnya teman-teman semua, aamiin. 


Seperti yang kita sama-sama tau kalau kulwa kali ini judulnya adalah *RESELLER MASTERY* 


Jadi sebentar lagi, Saya akan share bagaimana cara punya penghasilan *TETAP* dan cenderung *MENINGKAT* tanpa perlu membuat produk sendiri. 

πŸ˜ŠπŸ‘


Tapi sebelum kita masuk ke kulwanya, sedikit info buat teman-teman kalau kulwa ini diikuti oleh *lebih dari 6.800 orang* di grup-grup yang berbeda. 


Karena itu, jika teman-teman punya pertanyaan tentang kulwa kali ini, silahkan kumpulkan pertanyaan itu disini πŸ‘‰ bit.ly/Pertanyaan-KRM


Teman-teman boleh tanya segala hal yang berhubungan dengan dunia reseller.  


*7 Pertanyaan akan kami jawab malam ini.*

Dan pertanyaan lainnya, akan kami jawab sekaligus lewat file pdf dan akan dibagikan mulai hari Rabu nanti.


Jadi silahkan bertanya lewat link barusan ya ✍️πŸ˜‡


Nah memulai kulwa ini, Saya ingin sedikit berbagi cerita ke teman-teman. 


Jadi beberapa tahun terakhir ini kami entreprenerID aktif sekali membuat program-program belajar seperti ini. 


Ada kulwa, ada program keagenan, ada ecourse, ada kelas online, ada membership, bahkan kami pernah menerbitkan buku. 

Alhamdulillah. 


Walaupun programnya banyak, niatnya cuma 1. 

Yaitu agar banyak orang terbantu, sehingga bisnis dan kehidupannya jadi semakin baik. 

Aamiin. 


Kalau ditotal-total, atas ijin Allah peserta yang pernah belajar di kelas esklusif kami sudah lebih dari *60.000* orang.

MasyaAllah. 


Nah menariknya, 

Semua program belajar esklusif kami, itu pesertanya daftar melalui agen. 


Jadi kami tidak memasarkannya sendiri, melainkan melalui perantara teman-teman agen πŸ™‚


Disamping itu, banyak peserta program-program kami yang profesinya reseller dan kami pun punya kenalan beberapa reseller. 


Dari semua reseller yang kami kenal, gak terhitung dari mereka yang merasakan 2 manfaat ini. 


Pertama, *punya penghasilan lebih dari cukup*

Jadi bisa memenuhi kebutuhan perbulannya, tanpa perlu repot-repot buat produk. 

Cuma fokus memasarkan dari sana sudah punya penghasilan bulanan. 


Kedua, *jadi batu lompatan* 

Awalnya reseller, setelah itu gak lama bangun bisnis sendiri secara mandiri. 

Sebagian ilmu untuk bangun bisnisnya dari pengalaman saat jadi reseller. 


Karena menyaksikan 2 hal ini, kami paham bahwa jadi reseller itu potensinya besar sekali. 

Dari reseller, membuka gerbang rezeki berikutnya. 


Kesimpulannya, kalau ada yang jadi reseller tapi belum merasakan manfaatnya, bisa jadi karena belum tau caranya saja. 


Karena itu, spesial di Kulwa kali ini Saya akan sharing tips yang bisa dipraktikan agar bisnisnya lebih menghasilkan lagi. 


Yuk siapkan catatan πŸ˜‰


Jadi perlu teman-teman tau bahwa apa yang akan Saya sampaikan di kulwa ini adalah kesimpulan yang kami dapatkan dari menemani perjalanan Agen entrepreneurID. 


Ya, kami punya program yang namanya agen-entrepreneurID.com , dimana yang ikut programnya bisa *BELAJAR* ilmu bisnis dan marketing praktis serta *MENGHASILKAN* dalam 1 waktu sekaligus.


Ilmunya bisa buat bekal dimasa depan.

Penghasilannya bisa buat tambahan uang jajan bulanan, hehe. 


Jadi disamping membuat konten-konten entrepreneurID, saat ini Saya diamanahi sebagai mentor teman-teman agen. 

Tugasnya adalah mendampingi mereka dari awal, sampai punya penghasilan tetap dari entrepreneurID. 


Nah, beberapa dari mereka, Alhamdulillah saat ini sudah berhasil punya penghasilan mingguan.


Nominalnya bermacam-macam, ada yang 100ribu, 300ribu, 500ribu, 800ribu. 

Bahkan banyak agen yang sekali terima komisi angkanya bisa sampai 3 juta, 5 juta, 7 juta, 9 juta sampai 18 juta dalam 1 minggu. 😊


Saya katakan dalam 1 minggu, karena komisi yang didapat teman-teman agen itu cairnya 1 minggu sekali. 


Para agen entrepreneurID yang aktif pasti hapal, kalau setiap hari Selasa, mereka terima gaji dari penjualan di minggu sebelumnya, hehe 😁


Dan lewat kulwa kali ini, Saya akan bocorkan *"JALAN PINTAS"* ke teman-teman semua. 


Apa saja yang perlu dilakukan seorang reseller, agar dia punya penghasilan tetap. 

Bahkan gak cuma tetap, tapi bisa meningkat seiring waktu. 


Dan walaupun materinya diambil dari pengalaman teman-teman agen entrepreneurID. 

Materi kali ini sudah Saya sesuaikan agar bisa diterapkan ke semua orang. 


Jadi *walaupun teman-teman reseller bisnis apapun, agen darimanapun, menjual produk dengan harga berapapun, insyaAllah bisa punya penghasilan tetap selama mempraktikan 5 hal ini.*


Ya, kalau merasa selama ini penghasilannya gak tentu, coba ganti cara sebelumnya dengan melakukan 5 hal ini. 


Apa saja 5 hal itu?


Kita langsung masuk ya. 


*YANG PERTAMA, HANYA PASARKAN HOT PRODUK* 


Hot Produk = Produk yang peminatnya sangat banyak  


Jadi walaupun gak buat produk sendiri, teman-teman reseller harus jeli melihat . . . 

Mana produk yang kemungkinan akan laris

Mana produk yang banyak peminatnya

Mana produk yang banyak dicari-cari orang lain


Selama ini jika penghasilannya sering gak tentu, mungkin masalahnya ada diproduknya. 🀫


Produknya tidak banyak yang butuh atau produknya dipasarkan ke orang yang kurang tepat. 

Akhirnya jadi sulit dapat pembeli. 


Mohon maaf ya, 

Kesalahan umum banyak reseller adalah *IKUT-IKUT JUALAN* 


Semua produk yang ada dijualnya, padahal kalau fokus ke Hot Produk saja, hasilnya bisa lebih efektif. 

Alias *KERJA CERDAS, HASIL PUAS* 


Karena itu, mulai sekarang jualah produk yang Hot. 


Cara tau Hot Produk seperti apa?


Ada 2 cara 


Pertama adalah *Uji Ombak*


Coba bertanya aja ke teman-teman di sosmednya

_"Kalau misal ada produk yang manfaatnya ini, ini dan ini, berapa banyak yang mau?"_


Atau posting gambar produk, lalu bertanya 

_"Apa yang muncul dipikiran teman-teman saat melihat produk ini?"_


Atau kalau punya banyak teman WA, tanya ke teman-teman WA nya. 


Kalau jawabannya positif, besar kemungkinan produknya akan laris. 


Selain cara pertama, ada cara kedua untuk tau Hot Produk


Yaitu *KEPO* 


Kalau ada orang lain yang sukses dengan jual produk itu, maka besar kemungkinan semua orang punya kesempatan yang sama. 


Jualannya ikutan laris, atau bahkan lebih laris, hehe. 


Dan kalau memang ada yang laris tapi kita belum laris, artinya tinggal perbaiki cara jualannya. 


Nah, jadi jangan asal jualan ya. 

Uji ombak dulu, atau kepo dulu. 

😁


Cara ini sudah kami coba berkali-kali, salah satunya saat kami meluncurkan salah satu program. 


Begitu uji ombak, kami dapat 800 respon positif. 

Kemungkinan besar bakal laris nih. 


Dibuka deh promonya selama 5 hari. 


Hasilnya . . . 

4.000 invoice masuk

3.000 transaksi 

Dan 92 persen agen yang ikut promo dapat komisi.


Dalam waktu 5 hari banyak yang dapat komisi 500ribu, 1 juta, 2 juta, bahkan ada yang dapat 4,6 juta dalam waktu sesingkat itu. 

Alhamdulillah 😊


Jadi kesimpulannya  hot produk buat reseller itu sangat penting. 

Kalau ditawarkan ke orang yang tepat, insyaAllah produknya langsung disergap, hehe πŸ˜„


Itu tips yang pertama yang teman-teman.

Sekarang kita lanjut tips yang kedua.


*KEDUA, KOLAM MANDIRI* 


Bagaimana cara supaya reseller bisa punya penghasilan tetap? 


Ya harus punya kolam mandiri. πŸ™‚


Kolam Mandiri = Media promosi milik sendiri yang isinya adalah banyak calon pembeli.


Contohnya : 

- Akun WA khusus untuk bisnis 

- Grup-grup diskusi

- Follower Instagram

- Follower Channel Telegram  

- Subcriber email 

- Pengunjung tetap blog

- dan sejenisnya 


Yang kedua ini wajib dilakukan.


Jadi salah satu masalah banyak reseller adalah "bingung jualan kemana"

Iya kan? 🀨


Akhirnya, jualannya hanya sekedar posting disosmed. 

Padahal teman-teman sosmednya belum tentu termasuk target pasar. 


Yang paling parah. 

Kalau mau hasil cepat, banyak yang spam. 

Alias promosi brutal tanpa izin. 


Apakah cara itu jualannya laris??


Jawabannya tidak 


Dapat pembeli nggak, 

Dapat capek iya. 

😞


Sebaliknya, apa yang dilakukan para reseller yang punya penghasilan tetap? 


Mereka tau mau jualan ke siapa, dan mereka mengumpulkan calon pembelinya. 

Entah itu dijadikan follower, diarahkan ke website, atau dijadikan teman WA.


Nah calon pembeli itu kemudian dikonversi jadi pembeli.


Misal punya 1.000 calon pembeli, karena promosi di kolam sendiri, dapat pembeli misal 30 persen alias 300 orang.


Kalau komisi per transaksi 15ribu, itu artinya 300 x Rp. 15.000 = 4,5 juta 


Jadi kesimpulannya setiap reseller harus punya kolam mandiri agar promosinya lebih terarah. 


Lantas bagaimana supaya calon pembeli mau datang ke kolam mandiri kita? πŸ€”


Jawabannya adalah dengan *"Konten"*


Konten adalah informasi yang dikonsumsi oleh orang lain. 


Saya pakai kata "konsumsi" karena konten itu seperti makanan.


Disadari atau tidak, sekarang itu eranya konten. 


Konten udah kayak cemilan. 

Di waktu luang, orang-orang mengkonsumsi konten seperti artikel, tips, informasi, data, video, dan sejenisnya 


Kalau mereka nganggur, yang di cek pertama kali adalah Hpnya.

Bahkan gak nganggur pun ngecek Hp, πŸ˜‚


Nah karena itu hal yang perlu dilakukan para reseller adalah produksi konten. 


Ya, gak perlu produksi produk.

Tapi perlu produksi konten


Konten akan membuat calon pembeli datang. 

Dan kalau calon pembelinya banyak, lebih mudah jualannya. 


Buat konten ini gratis koq teman-teman.

Teman-teman hanya perlu cari bahan yang sesuai dengan target pasarnya, kemudian sampaikan ulang dengan gaya sendiri. 

Bisa dengan bentuknya tulisan, bisa gambar, bisa video

Lalu posting itu. 


Lambat laun, calon pembelinya akan bertambah dan terus bertambah. 


Salah satu agen entrepreneurID bahkan berhasil punya akun instagram dengan follower 200.000

Enak banget punya kolam mandiri dengan follower sebanyak itu. 


Mindsetnya sederhana kan? 


Karena itu, yuk dilakukan 😊


Sekarang tips yang ketiga.


*KETIGA, AKTIVITAS HARIAN YANG TEPAT* 


Jadi sebenarnya, yang menjadikan seorang reseller punya penghasilan tetap adalah aktivitas hariannya. 


Aktivitas harian = kebiasaan sehari-hari 


Apa yang dilakukan setiap hari, hasil itulah yang akan dirasakan dimasa depan. 


Sama bisnis, beda aktivitas harian, beda hasilnya.


Contohnya, yang sibuk bangun kolam mandiri 

Dibanding yang malas-malasan 

Pasti beda dong incomenya. πŸ˜…


Kalau sama, ya keenakan yang malas-malasan, hehe πŸ˜„


Nah, kuncinya para reseller harus punya aktivitas harian yang buat bisnis bertumbuh. 


Karena kalau aktivitas hariannya gak nyambung dengan bisnisnya, pasti hasilnya juga akan kacau.


Sayangnya, kebanyakan reseller hanya tau aktivitas harian itu cuma jualan aja setiap hari. 


Padahal aktivitas harian para reseller ada banyak. 

Salah satunya tambah calon pembeli, interaksi, buat konten, service pembeli lama, belajar, itu termasuk aktivitas harian yang harus dilakukan. 


Nah, aktivitas harian itu dilakukan sehari-hari. 

Dari situ, maka bisnis pelan-pelan akan menghasilkan. 


Yang perlu teman-teman ingat adalah *bangun bisnis itu seperti netes batu pakai air*


Apakah 1 kali tetesan bisa membuat batu berubah bentuk? 


Gak kan? 


Kalau mau kelihatan hasilnya, batu ditetesi dalam waktu yang lama secara konsisten


Kalau ada yang langsung berhenti, padahal baru sebentar netesnya. 

Wajar kalau gak merasakan apa-apa. πŸ˜…


Nah itulah yang kami bagikan lewat entrepreneurID. 


Kalau teman-teman kenal orang yang penghasilannya wow, jualannya laris manis, bisnisnya besar.

Itu bukan sulap dalam 1 malam.


Semua ada prosesnya. 


Coba tanyakan ke mereka, apa yang sehari-hari mereka lakukan saat awal-awal bangun bisnis?


Saya jamin, pasti waktu istirahat mereka sedikit. 

Waktu mainnya sedikit. 

Bahkan waktu untuk dirinya sedikit. 


Jadi kalau ada yang melakukan sebaliknya 

Istirahatnya, mainnya, waktu untuk dirinya banyak.

Ya salah dong, hehe 🀣


Ganti kebiasaan sebelumnya dengan aktivitas harian yang ada hubungannya dengan bisnis.


Dan untuk teman-teman reseller 

*Kalau aktivitas harian TEPAT = Penghasilan TETAP*

😊


Kemudian, tips keempat.


*KEEMPAT, PUNYA MENTOR* 


Hampir semua reseller yang berhasil, mereka punya panutan, punya orang untuk diajak diskusi, punya pembimbing untuk diajak tukar pikiran. 

Nah itu namanya mentor. 


Ada tempat bertanya, jadi kalau bingung, gak bingung sendiri. 


Ada yang bimbing, jadi gak usah lama-lama coba-coba. 


Pada dasarnya setiap bisnis itu ada polanya. 

Nah kalau mau hemat waktu dan tenaga, ya jangan cari pola sendiri.

Ikuti aja pola yang sudah ada.


Dimana dapat polanya? 


Dapatnya dimentor. πŸ™‚


Mentor adalah hal penting yang gak bisa diabaikan dalam perjalanan bisnis seseorang. 


Kami paham banget dengan ini, karena itu salah satu fasilitas untuk agen entrepreneurID adalah diberikan mentor untuk tempat bertanya. ❤


Saya stand by untuk konsultasi teman-teman agen baru. 

Dan ada rekan Saya di entrepreneurID yang stand by untuk konsultasi teman-teman agen yang sudah mulai mandiri.


Konsultasinya pun gak cuma lewat grup. 

Tapi chat personal langsung, bahkan pernah sampai telpon-telponan. 

Supaya apa? 


Kami menjaga agen entrepreneurID terhindar dari melakukan hal yang gak perlu. 

Tujuannya agar mereka hemat waktu, hemat tenaga, dan bisa merasakan manfaat jadi Agen secepatnya. 


Pola ini sudah jalan bertahun-tahun. 

Dan dari sana agen entrepreneurID yang aktif pasti dapat salah satu dari 3 hal 


1. Skill dan pengetahuan bisnisnya bertambah 

2. Punya penghasilan tetap dari entrepreneurID 

3. Bangun bisnis sendiri, dan jadi mandiri 


Alhamdulillah 😊


Karena itu, kami mendorong teman-teman reseller untuk mencari mentor. 


Apapun bisnisnya dan apapun latar belakangnya, jangan coba-coba atau berjuang sendirian. 

Sayang waktu dan tenaganya.


Padahal ada cara yang lebih cepat yaitu dengan bantuan pembimbing.


Lalu gimana cara dapat mentor? πŸ€”


Jawabannya adalah *PERLUAS RELASINYA* 


Iya, mainnya jangan disitu-situ aja, hehe 😁


Ayo keluar dari zona nyamannya.


Ikuti program-program belajar 

Ikuti kelas-kelas 

Perbanyak kenalannya


Setelah kenalannya banyak, pasti ada salah satu dari itu yang cocok untuk dijadikan mentor. 


Awalnya mungkin belajar dari jauh 

Setelah itu ada kesempatan tanya jawab 

Setelah itu dapat bimbingan

Setelah itu akhirnya punya mentor sebagai tempat bertanya


Teman-teman sudah punya mentor? 


Pasti yang sudah punya tau banget deh beda bisnis sendiri, dengan bisnis dibimbing mentor. 😊


Sekarang kita akan masuk ke poin terakhir. 


Kalau mau punya penghasilan tetap dari bisnis reseller dan penghasilannya terus meningkat maka harus punya 

*KELIMA, SUMBER ENERGI*


Sadar gak kalau dalam dunia bisnis kita itu butuh batrei? 

Hehe 😁


Batrei alias sumber tenaga yang membuat kita semangat. 


Nah, kalau gak ada itu maka bisnis ya sekedar bisnis aja. 


Tanpa sumber energi . . . 

Kalau jualan, jualan sebisanya 

Kalau bisnisnya bermasalah, berhenti gitu aja

Akhirnya waktu berjalan cepat. 


Seminggu gak terasa, sebulan gak terasa, tau-tau udah setahun aja. πŸ˜“


Itu kalau gak punya sumber energi.


Karena itulah, teman-teman harus punya alasan nyata untuk berjuang. πŸ‘Š


Percaya kalimat Saya, 

Belajar strategi itu mudah, tapi kalau gak niat, praktiknya jadi susah. 


Bahkan hanya sekedar melakukan hal mudah, akan jadi sulit tanpa niat. 


Kenapa sih ada reseller yang jualannya laris terus? 


Karena energinya beda. 


Mereka punya alasan nyata.  

Mereka kepepet dengan kondisinya. 

Mereka ingin hidup lebih baik dimasa depan. πŸ”₯


Nah, kalau masih ada yang sering nunda dan malas-malasan, itu artinya belum punya alasan untuk berjuang. 


Karena itu temukan dulu alasannya, baru berjuang.


Bagaimana cara dapat energinya? 


Luangkan 1 hari untuk muhasabah.


Coba merenung. 

Benar gak hidup yang dijalani selama ini?

Sudah puas gak dengan hidup yang begini?  

Mau gak hidup lebih baik? 


Coba padangi wajah orang yang disayang lama-lama.

Gak ingin kah membahagiakan mereka? 


Ingat kejadian-kejadian menyakitkan dalam hidup 

Pikir, supaya gak terulang harus apa? 


Ingat mati. 

Kalau mati sudah bawa bekal cukup gak ya? 

😭


Nah renungkan semua itu.



.Temukan energi yang membuat teman-teman siap berjuang. 

Sesuatu yang sangat berharga untuk diperjuangkan, jadikan itu energi. 


Pesan terakhir Saya. 

Kalau mau sukses, jangan berteman dengan tempat tidur. 


Orang yang sukses itu tidurnya sedikit. 

Mereka mengisi waktunya dengan hal bermanfaat. 


Tidur bagi mereka hanya untuk mengistirahatkan badan. 


Nah jadi, kalau ada yang masih bisa tidur banyak bahkan bisa tidur-tiduran, tapi bisnisnya belum beres, pasti ada yang salah. 


Dan supaya gak jadi generasi rebahan, hehe

Kita harus punya alasan untuk lompat dari tempat tidur. 


Sip ya? 

πŸ‘


Itulah isi kulwa kali ini. 


5 hal yang kalau dilakukan, insyaAllah teman-teman walaupun tidak buat produk sendiri bisa punya penghasilan tetap dan bahkan terus meningkat. 


*1. Hot produk*

Jual produk yang peminatnya banyak

Cara taunya uji ombak atau kepo. 

Kalau direspon positif, insyaAllah bakal laris 

Kalau ada yang laris, artinya semua orang punya kesempatan yang sama.

Tinggal pelajari caranya.


*2. Kolam mandiri*

Punya media promosi sendiri yang isinya banyak calon pembeli. 

Jangan promosi sembarangan, promosilah ke orang yang sudah kenal teman-teman. 

Promosinya dikolam mandiri aja. 

Cara agar calon pembeli datang adalah dengan rajin buat konten.


*3. Lakukan aktivitas harian yang tepat* 

Aktivitas harian yang ada hubungannya dengan bisnis. 

Dilakukan setiap hari dengan sabar. 

Dari situ kunci kehidupan akan berubah. 


*4. Punya mentor* 

Jangan terlalu lama coba-coba

Milikilah pembimbing untuk tempat bertanya. 

Kalau belum punya, perbanyak relasinya dulu. 


*5. Punya sumber Energi* 

Dunia bisnis banyak godaannya. 

Kalau kita gak punya alasan untuk berjuang, kita akan kalah dengan keadaan 


5 hal yang Saya sebutkan ini adalah sesuatu yang perlu teman-teman lakukan. 


Jadi kalau selama ini ada yang jadi reseller tapi belum punya penghasilan tetap, mungkin saja salah satu dari ke 5 hal diatas yang dilewatkan. 

Silahkan dievaluasi masing-masing ya. πŸ™‚


Begitu ya materi kulwa kali ini. 


Dipenutup kulwa nanti, Saya mau kasih hadiah untuk teman-teman yang nyimak isi kulwanya. 


Tapi sebelum itu, kita akan masuk sesi tanya jawab ya 


Yang punya pertanyaan, silahkan kumpulkan disini bit.ly/Pertanyaan-KRM

Nanti akan kami kolektif untuk dijawab. 


Hari ini akan dijawab 7 terlebih dulu ya. 

Sisanya akan dibuatkan dalam format pdf dan bisa diambil nanti ya. 


Yuk teman-teman silahkan bertanya apapun tentang nulis iklan 😊


Akan mulai dijawab beberapa menit lagi ya.


Oke teman-teman, Kami sudah pilih 7 pertanyaan. 


Ini ya pertanyaan terpilihnya ya


Pertanyaan #1

Bagaimana cara mengatasi saat pembeli menawar harga produk? 


Pertanyaan #2 

Bagaimana dapat nomor WA / Follower IG / teman Fb, karena semua itu berkaitan dengan penjualan? 


Pertanyaan #3 

Bagaimana cara untuk meningkatkan hasil penjualan dan cara menarik pembeli agar tertarik dengan produk kita?


Pertanyaan #4

Bagaimana cara daftar jadi Agen entrepreneurID? 


Pertanyaan #5

Saya reseller berbagai macam barang dari produsen yang berbeda-beda dan dari berbagai kota.

Jika ingin menambah biaya ongkir ke harga jual produk, Saya takut harganya terlalu tinggi bagi pembeli.

Sementara jika Saya mau dropship, produsen pasti mengirim barangnya dengan kemasan mereka yang otomatis ada informasi Instagram dan lain-lain.

Oleh karena itu, Saya jadinya gak dropship. Untuk mengatasi itu Saya biasanya order ke produsen lewat shopee agar bisa gratis ongkir. 

Nah yang jadi pertanyaan, apakah ada solusi untuk permasalahan Saya yang terkendala ongkir dari produsen ini? 

Terimakasih. 


Pertanyaan #6

Apakah tips untuk meningkatkan omset reseller kalau penjualannya offline?


Pertanyaan #7

Bagaimana menjadi pengusaha sukses tanpa modal


Silahkan boleh langsung dijawab Mas Rahman 😊


Oke teman-teman, Kami sudah pilih 7 pertanyaan. 


Ini ya pertanyaan terpilihnya ya


Pertanyaan #1

Bagaimana cara mengatasi saat pembeli menawar harga produk? 


Pertanyaan #2 

Bagaimana dapat nomor WA / Follower IG / teman Fb, karena semua itu berkaitan dengan penjualan? 


Pertanyaan #3 

Bagaimana cara untuk meningkatkan hasil penjualan dan cara menarik pembeli agar tertarik dengan produk kita?


Pertanyaan #4

Bagaimana cara daftar jadi Agen entrepreneurID? 


Pertanyaan #5

Saya reseller berbagai macam barang dari produsen yang berbeda-beda dan dari berbagai kota.

Jika ingin menambah biaya ongkir ke harga jual produk, Saya takut harganya terlalu tinggi bagi pembeli.

Sementara jika Saya mau dropship, produsen pasti mengirim barangnya dengan kemasan mereka yang otomatis ada informasi Instagram dan lain-lain.

Oleh karena itu, Saya jadinya gak dropship. Untuk mengatasi itu Saya biasanya order ke produsen lewat shopee agar bisa gratis ongkir. 

Nah yang jadi pertanyaan, apakah ada solusi untuk permasalahan Saya yang terkendala ongkir dari produsen ini? 

Terimakasih. 


Pertanyaan #6

Apakah tips untuk meningkatkan omset reseller kalau penjualannya offline?


Pertanyaan #7

Bagaimana menjadi pengusaha sukses tanpa modal


Silahkan boleh langsung dijawab Mas Rahman 😊


Baik, pertanyaannya saya jawab ya


Pertanyaan #1

Bagaimana cara mengatasi saat pembeli menawar harga produk? 


Jawaban :


Calon pembeli menawar karena berbagai alasan. Seringnya karena

1. Salah target pasar, sehingga gak cocok dengan harga 

2. Calon pembeli belum paham manfaat produknya

3. Belum branding 


Solusinya . . . 

Pelajari strategi branding, sehingga orang-orang yang menawaran, jumlahnya berkurang 


Kalaupun ada yang menawaran, berikan penjelasan sehingga harga jadi masuk akal. 

Contohnya : 

Untuk harga kalau mau lebih hemat, bisa ambil sekaligus banyak. 

Jadi lebih hemat ongkir dan bisa dapat potongan harga khusus. 😊


Atau bisa juga 

Harganya sudah tepat, kalau dibandingkan dengan manfaatnya. 

Karena produk ini bisa . . .


Dan kalau setelah penjelasanpun masih ada juga yang menawar. 

Maka itu bukan target pasar. Fokus saja ke calon pembeli yang lain.


Pertanyaan #2 

Bagaimana dapat nomor WA / Follower IG / Fb, karena semua itu berkaitan dengan penjualan? 


Jawaban :


Oke, Saya jawab dari follower Fb dulu ya. 


Untuk dapat dari follower Fb, caranya rutin membuat status yang tinggi share. 

Kalau statusnya banyak yang share, maka ada banyak orang yang akan baca statusnya. Dan nantinya, orang-orang yang tertarik, akan mulai follow.


Contoh status yang akan dishare orang lain 

- Tulis status yang positif. Contohnya cerita inspirasi. 

- Bahas sesuatu yang lagi viral dan

- Tips dan trick yang gampang dipraktikan 


Pastikan status yang ditulis, yang ada hubungannya dengan kehidupan target pasarnya. 

Misal bisnisnya dibidang kesehatan, target pasarnya orang yang peduli kesehatan, maka isi statusnya yang ada hubungannya dengan itu.


Untuk dapat follower dari IG, caranya sedikit berbeda dengan Fb. 


Di IG ada yang namanya menu explore. 

Ini memungkinkan orang-orang untuk menemukan postingan kita, jika postingan-postingan kita berhubungan dengan hal-hal yang mereka cari dimenu explore sebelumnya.


Jadi, cara menambah follower di IG adalah dengan rutin posting hal-hal yang menarik bagi target pasar. 

Kalau isi feed kita menarik untuk mereka, nantinya mereka akan follow 


Terakhir, cara dapat nomor WA. 


Pada dasarnya orang tidak tiba-tiba simpan nomor WA kita. 

Nah, agar mereka mau simpan nomor kita, maka berikan penawaran. 


Contoh penawarannya bisa seperti ini. 

- Ebook gratis, cara ambilnya harus menghubungi WA kita, atau

- Potongan harga spesial jika transaksi melalui WA. 


Penawaran ini diinfokan secara konsisten di media-media promosi yang lain. 

Misal di Sosmed. 

Sehingga orang-orang dari sosmed, mengarah ke WA. 


Begitulah garis besar dapat follow fb, IG dan teman WA.


Pertanyaan #3 

Bagaimana cara untuk meningkatkan hasil penjualan dan cara menarik pembeli agar tertarik dengan produk kita?


Jawaban : 

Salah satu cara meningkatkan hasil penjualan adalah dengan memperbesar traffic atau memperbanyak calon pembeli. 

Kalau pembelinya banyak, maka nantinya penjualannya juga ikutan banyak. 


Kemudian cara agar orang lain tertarik dengan produk kita, maka penuhi 5 syarat berikut ini. 

- Target pasarnya tepat 

- Penjualnya dipercaya 

- Penawarannya menarik 

- Disampaikan dengan iklan yang menarik 

- Cantumkan hukum keterbatasan, dimana ada batasan promo atau batasan jumlah produk 


Kalau 5 syarat terpenuhi, maka bisnis kita akan mudah dapat pembeli 😊


Pertanyaan #4

Bagaimana cara daftar jadi Agen entrepreneurID?


Jawaban : 

Pendaftaran Agen entrepreneurID hanya dibuka 2 kali pertahun. 


Mereka yang terdaftar nanti bisa merasakan peluang usaha dengan potensi penghasilan 100ribu sampai 7 juta perminggu, yang produknya sudah disiapkan dan cara jualan produknya juga diajarkan dari nol banget.


Untuk informasi detail, bisa kunjungi agen-entrepreneurID.com


Pertanyaan #5

Saya reseller berbagai macam barang dari produsen yang berbeda-beda dan dari berbagai kota.

Jika ingin menambah biaya ongkir ke harga jual produk, Saya takut harganya terlalu tinggi bagi pembeli.

Sementara jika Saya mau dropship, produsen pasti mengirim barangnya dengan kemasan mereka yang otomatis ada informasi Instagram dan lain-lain.

Oleh karena itu, Saya jadinya gak dropship. Untuk mengatasi itu Saya biasanya order ke produsen lewat shopee agar bisa gratis ongkir. 

Nah yang jadi pertanyaan, apakah ada solusi untuk permasalahan Saya yang terkendala ongkir dari produsen ini? 

Terimakasih. 


Jawaban :


Solusinya bisa dengan 3 cara 

 

1. Cari supplier yang fokus ke pertumbuhan resellernya. 

Dimana saat mereka mengirimkan produk secara dropshipper, mereka tidak mencantumkan informasi tentang supplier. 

Sehingga konsumen tidak bisa dapat harga murah dengan cara membeli langsung ke supplier. 


2. Lakukan riset pribadi. Beli produk yang harganya miring atas nama pribadi, lalu pastikan tidak ada informasi supplier dipackage pengirimannya.

Itu yang dijadikan sebagai supplier, caranya dengan melakukan komunikasi dengan mereka. 


3. Beli produk tanpa label. Lalu berikan label sendiri dan lakukan branding. 


Ini solusi untuk reseller yang takut menaikan harga karena harus menambah ongkir.


Pertanyaan #6

Apakah tips untuk meningkatkan omset reseller kalau penjualannya offline?


Jawaban : 

Kalau secara offline, maka 


1. Adakan promo rutin, sehingga semakin banyak yang datang ke toko. 

2. Kalau pembelinya ada di dunia online, maka jangkau mereka dengan cara buat sosmed atau web tentang bisnisnya 

3. Lakukan cross selling, jadi tawarkan produk lain saat dikasir atau saat pembeli memesan barang


Pertanyaan #7 

Bagaimana menjadi pengusaha sukses tanpa modal

Jawaban : 

Untuk bisa sukses, maka salah satu yang perlu diperbaiki adalah cara berfikir atau mindset kita.


Nah, tentang modal.

Ketika kita buka bisnis, kita bisa buka bisnis tanpa modal atau modal minim.

Contohnya dengan menjadi reseller atau cari supplier yang mau dibayar mundur. 


Tapi untuk mengembangkan bisnis, maka modal diperlukan.

Karena itu, setiap ada keuntungan bisnis, maka keuntungan itu diputar untuk kembali mengembangkan bisnis.


Oke, sudah 7 pertanyaan. 

Sisanya akan dibuatkan dalam format pdf dan bisa *diambil di Agen entreprneurID* H + 3 dari hari ini.  😊


Oh ya, ngomong-ngomong tentang Agen MEU. 

Menutup kulwa ini, kami  ada bonus spesial untuk teman-teman.


Ini ada Video Mentoring durasi 13 menit 04 detik.


Isinya adalah Formula Laris untuk Reseller

Materinya bagus banget, bisa menyempurnakan materi yang teman-teman dapat di Kulwa malam ini 😊

Nah, yang mau videonya silahkan langsung ambil videonya di Agen entrepreneurID yang teman-teman kenal ya.

Dengan informasi barusan, artinya berakhir tugas Saya malam ini. 

Saya kembalikan ke Mba Luna ya. . 😊

Nah itulah isi dari Kulwa *Reseller Mastery*. 

Semoga bermanfaat ya teman-teman 😊

Kalau masih ada yang mau ditanyakan, silahkan kumpul pertanyaannya di sini ya bit.ly/Pertanyaan-KRM

Waktu bertanya sampai besok pagi *pukul 08.00 WIB*

Lewat dari itu, maka link akan dimatikan. πŸ™‚

Seperti yang sudah disampaikan. 

Nanti pertanyaan akan kami buatkan pdf dan *aksesnya akan kami infokan hari Rabu malam* ya

Sekarang, teman-teman bisa hubungi agen entrepreneurID kenalannya untuk ambil ebook bonus materi. 

Nanti akan kami berikan kontak Agen untuk teman-teman hubungi.

Dan sebagai sesi penutup, Saya ingin sampaikan ke teman-teman. 

Karena kulwa ini hanya berlangsung 1 kali, maka rencananya grup ini *akan dibubarkan mulai hari Sabtu, tanggal 13 Febuari* ya. Jadi silahkan simpan materi diatas ke catatan teman-teman. 😊


Sekarang kami cukupkan sampai sini dulu kulwanya ya. 


Mari kita tutup sesi Kulwa malam ini dengan mengucapkan hamdallah. 


Alhamdulillah. 


Saya kembalikan Grup ini jadi Mode Diskusi sampai 1 jam kedepan ya πŸ˜ŠπŸ‘


Saya tutup kembali ya teman-teman grupnya. 😊


Kalau masih ada yang mau ditanyakan tentang materi Kulwa, silahkan kumpul pertanyaannya di sini ya bit.ly/Pertanyaan-KRM


Waktu bertanya sampai besok pagi pukul 08.00 WIB


Dan jawaban dari pertanyaannya akan diberikan H+3 dari Kulwa hari ini karena banyaknya pertanyaan yang masuk. 😊


Teman-teman dipersilahkan mempelajari ulang materi diatas sambil menunggu jawabannya. 


Dan buat teman-teman yang belum dapat bonus Kulwa. 

Silahkan hubungi agen entrepreneurID kenalannya untuk ambil ebook bonus materi. 


Atau kalau gak kenal satupun Agen entrepreneurID, bisa klik link ini πŸ‘‰ bit.ly/RequestKulwa


Nanti akan kami berikan kontak Agen untuk teman-teman hubungi. 


Hanya kalau benar-benar gak kenal agen satupun ya. πŸ™‚


Kalau sudah kenal 1 orang Agen entrepreneurID, bisa minta ebooknya ke agen yang dikenal.


Sebagai pesan penutup, Saya ingin sampaikan ke teman-teman. 

Karena kulwa ini hanya berlangsung 1 kali, maka rencananya grup ini akan dibubarkan mulai hari Sabtu, tanggal 13 Febuari ya.

Jadi silahkan simpan materi diatas ke catatan teman-teman. 😊


Sekarang Saya cukupkan sampai sini dulu kulwanya ya. 


Mari kita tutup sesi Kulwa hari ini dengan mengucapkan hamdallah. 


Alhamdulillah. 


Ditunggu ya file jawabannya. 😊


Bismillah,

Halo teman-teman 

Terimakasih ya atas antusiasnya dalam mengikuti kulwa ini ☺️


Setelah kulwa tadi malam, banyak sekali pertanyaan yang masuk dan karena sudah waktunya Saya tutup ya untuk pertanyaannya kulwanya.πŸ™


Nanti pertanyaan yang masuk, akan kami jawab dalam bentuk file pdf jadi bisa teman-teman pelajari diwaktu luang. 


InsyaAllah hari *Rabu Malam* Saya akan muncul lagi di grup ini untuk memberi tau cara ambil file tanya jawabnya ya.


Menutup informasi barusan, Saya ingin memberi tahu juga bahwa kulwa seperti ini rencananya akan diadakan sebulan sekali dan sebelum kulwa dimulai akan ada 3 sampai 4 Pre Materi sebagi selingan belajar.


Jadi jika teman-teman ikut lebih awal maka teman-teman akan dapat 4 materi sekaligus.


Karena itu, kalau gak mau ketinggalan informasi kulwanya silahkan ikuti arahan untuk mendapatkan update kulwa selanjutnya ya. .


Caranya cukup 2 langkah saja: 

1. Simpan nomor 0813-8222-6664 , save dengan nama *"entrepreneurID"*

2. Chat akun tersebut dengan format _*"UPDATE KULWA_Nama"*_  


Baik teman-teman, ini saja informasi dari Saya pagi ini. 

Sampai ketemu lagi ya di hari Rabu untuk informasi cara dapat file tanya jawab kulwa.


Terimakasih ☺️


Salam,


*_Tim konten MEU_*


Bismillah, 

Halo teman-teman

Selamat Malam

Seuai janji kami *Q&A Reseller Mastery* sudah diambil ke Agen entrepreneurID kenalan Anda ya. 

Kalau teman-teman tidak kenal satupun agen entrepreneurID. 

Silahkan klik link ini πŸ‘‰ bit.ly/RequestKulwa

Dan mengingatkan kembali, grup ini akan dihapus mulai hari *Sabtu, 13 Febuari 2021*. Sebelum grup dibubarkan, silahkan simpan materi Kulwa ke catatan teman-teman, karena materinya tidak akan diulang lagi kedepannya. 

Semoga bermanfaat ya.


*Salam*


*SOMAD* 

_Tim Konten MEU_


*Pengumuman Penting untuk semua peserta di Grup ini* 

Bismillah, 

Sebelum melanjutkan aktivitasnya, boleh baca beberapa arahan berikut ya. 

Berhubung dengan Kulwanya sudah selesai, dan grup akan dibubarkan, maka ini ada beberapa informasi untuk teman-teman. 

Saya ijin lock grup supaya informasi ini gak ketimbun ya. 😊

1. Grup ini akan dibubarkan mulai *Hari Sabtu, 13 Febuari* . Sebelum grup dibubarkan, silahkan simpan materi Kulwa ke catatan teman-teman, karena materinya tidak akan diulang lagi kedepannya. 

2. Sebelum grup ditutup dan setelah itu, semua peraturan Kulwa masih berlaku. Salah satunya adalah peserta tidak diperbolehkan chat personal ke sesama peserta yang tidak dikenalnya. Alasannya karena kami menghargai privasi setiap peserta. 

Jika ada yang melanggar peraturan. Maka akan dibanned dari semua program entrepreneurID kedepannya. 

3. Seluruh konten yang ada di grup ini adalah hak kekayaan intelektual entrepreneurID. Dilarang menyebarkan ulang tanpa ijin dalam bentuk apapun. 

4. File Q n A Kulwa, sudah bisa diambil ke Agen entrepreneurID kenalan Anda. 

Didalamnya ada jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan saat Kulwa berlangsung. 

Untuk dapat akses filenya, silahkan hubungi Agen MEU kenalan Anda. 

Kalau Anda tidak kenal satupun agen, silahkan chat Saya, nanti Saya akan kenalkan ke agen MEU yang satu grup dengan Anda. πŸ™‚

5. Setiap bulan, kami akan mengadakan kulwa gratis seperti ini untuk menambah wawasan teman-teman di dunia bisnis. 

Agar selalu dapat info saat kulwa dimulai, silahkan daftarkan diri jadi Waiting List. 

Caranya cukup 2 langkah saja: 

Pertama, Simpan nomor 0813-8222-6664 , save dengan nama *"entrepreneurID"*

Kedua, Chat akun tersebut dengan format _*"UPDATE KULWA_Nama"*_  


Mereka yang ikuti prosedur diatas, otomatis juga terdaftar sebagai Member entrepreneurID dimana salah satu fasilitas member adalah dapat file-file edukasi secara rutin. 

6. Jika Anda sudah melakukan semua poin diatas, silahkan left grup ini. Karena kedepannya tidak akan ada informasi tambahan dan grup akan dibubarkan. 

Akhir kata, Saya mewakili seluruh tim MEU dan teman-teman Agen mengucapkan selamat dan terimakasih karena berpartisipasi dalam kulwa kami. 

Semoga kita bisa belajar bersama-sama lagi di kulwa-kulwa berikutnya. 

Aamiin. 

Sampai jumpa lagi. 










13.12.20

REKAMAN KULWA GAMPANG CLOSING MODAL CHATING

 


Assalamualikum wr wb 

Apa kabar semua?? 

Semoga baik-baik saja ya... 

Terimakasih kepada moderator yang telah membantu saya untuk membagikan 

materi kuliah whatsapp ini. 

Bahagia sekali bisa menjalin silaturahmi dengan Anda teman-teman semua 

melalui program belajar yang di selenggarakan oleh MEU Academy. 

Semua yang terjadi pasti atas ijin Allah SWT, termasuk pertemuan kita ini. 

Semoga nantinya membawa manfaat ya. Aamin... 

Dulunya saya adalah seorang Kuli Sandal Bekas yang memutuskan terjun ke 

bisnis online, berjuang untuk ngelunasin hutang riba. Setelah cukup lama 

melakukan pencarian, akhirnya saya bertemu dengan komunitas bisnis MEU 

Academy, yang didirikan oleh bapak Wisnu Andrianto. Di MEU lah saya bisa 

belajar langsung kepada beliau tentang bisnis online dari awal banget. 

Kisah hidup, tulisan, dan karya-karya beliau juga sudah banyak menginspirasi 

dan membawa perubahan pada kehidupan banyak orang, khususnya di bidang 

bisnis. 

Oiya, bagi yang belum kenal, perkenalkan saya Mahbub Rohmani, teman-teman 

di MEU Academy biasa memanggil saya dengan panggilan Kang Mahbub, biar 

makin akrab katanya, hehe... 

Saat ini, saya mendapat amanah dari bapak Wisnu Andrianto untuk 

membersamai kurang lebih 3.000 agen di MEU Academy. Dan hal itulah yang

2 | P a g e

mendasari saya untuk menjadikan Chatting sebagai kegiatan favorit saya. Entah 

Chatting seputaran produk, sharing, nanyain kabar, curhat, dst... 

Pas banget dengan Tema KULWA nya, " Pinter Chatting Bikin Gampang 

Closing.” InsyaAllah selama 3-4 hari ke depan, kita akan banyak belajar 

tentang Cara Chatting Yang Efektif Agar Terjadi Closing. 

Bermula dari sebuah pertanyaan... 

Apa sih peranan Chatting dalam jualan online?? 

Menurut saya, Chatting merupakan cara termudah untuk membangun hubungan 

emosional dengan seseorang, terlebih dengan calon pembeli. 

Kalau sudah berlanjut Chatting, biasanya mendekati Closing, tapi tanpa kita 

bisa menyentuh hatinya, kayaknya sulit membuat calon pembeli ngeluarin isi 

dompetnya. Benner kan?? 

Sekarang coba inget-inget, apakah Anda pernah mengalami... 

- Bingung mau membuka percakapan... 

- Pas asyik-asyiknya chatting sama calon pembeli, tiba-tiba kehabisan 

bahan obrolan... 

- Udah semangat-semangatnya menjelaskan produk yang ditanyakan, eh 

calon pembelinya Cuma diem aja, chat dibaca tapi nggak dibales. 

Ambyar... 

- Kesulitan merangkai jawaban ketika calon pembeli keberatan di harga... 

Gimana, pernah ngalamin?? 

Tenang, saya dulu juga begitu, setelah banyak melakukan uji coba, akhirnya 

Saya menemukan Pola Sederhana agar tidak mentok saat Chatting.

3 | P a g e

Khususnya Bagaimana Merubah Percakapan Menjadi Transferan 

Kemudian Saya coba survei ke teman-teman penjual Online, ternyata tak sedikit 

yang mengalami kesulitan dalam Chatting juga. 

Betul ya? 

Teman-teman di sini juga mengalaminya? 

Nah, di Program Kulwa ini saya akan membagikan pola sederhana tersebut. 

Oke, sebelum Saya mulai... Yuk berdoa terlebih dahulu... 

Ngomongin Chatting, otomatis kita akan bicara siapa lawan Chatting nya?? 

Karena lawan chatting juga berpengaruh terhadap terjadinya Closing. 

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu sahabat saya ditempat kerja, sebut saja 

namanya Mbak Mimin, yang kebetulan juga jualan online. Mbak Mimin cerita 

bahwa sudah sekian hari tidak bisa jualan, gara-gara akun FB nya kena hack, 

dan tidak berhasil diselamatkan. 

Akhirnya mbak Mimin bikin akun FB lagi, namun atas kurangnya pengetahuan 

tentang teknik jualan online, nyaris semua akun FB yang lewat, ditambahkan 

sebagai teman FB , semua permintaan pertemanan yang muncul, sama Mbak 

Mimin di konfrim... 

Pokoknya tanpa ada seleksi. 

Hingga pada suatu hari banyak inbox masuk, isinya bukan nanyain produk, 

melainkan godain mbak mimin.

4 | P a g e

Saya coba amati asal muasal hal itu bisa terjadi, dari situlah saya tau bahwa ada 

beberapa kesalahan yang dilakukan oleh mbak mimin. Setelah melakukan 

perbaikan, sekarang Mbak mimin bisa menikmati kembali gurihnya jualan 

online. 

Dari cerita Mbak mimin diatas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa aktivitas 

Chatting yang berakhir Closing tidak terjadi begitu saja, melainkan ada alurnya 

nya. 

POSTING - GIRING - CLOSING 

Makin kesini saya makin curiga, jangan-jangan masih ada banyak penjual 

online di luaran sana yang mengalami kasus serupa. 

Agar hal tersebut tidak terjadi kepada teman-teman, malam ini saya akan jelasin 

dulu apa saja yang mengakibatkan Susah Closing. 

Inilah dia.... 

KESALAHAN PENJUAL ONLINE YANG BIKIN SUSAH CLOSING. 

1. Tidak Menentukan Target Market 

Dulu, saya pikir semua orang adalah target market saya. Karena Produk yang 

saya jual bisa dipakai semua orang, kebetulan waktu itu jualan fashion segala 

usia... Dan ternyata saya salah besar, hehe.. 

Walaupun produk saya bisa di gunakan semua usia, tapi secara logika kan gak 

mungkin juga anak balita order lewat dan beli via sosmed.. Paling – paling yang 

beli adalah emak atau babe nya, hihihi..

5 | P a g e

Jadi ada Calon Pemakai Produk dan ada Calon Pembeli Produk.. Yang harus 

kita cari ini adalah calon pembeli Produk ya.. atau disebut target market. 

Nah sejak saat itu saya belajar memetakan Target market. Anda bisa sebut 

dengan Buyer persona. 

Kriteria calon pembeli atau target pasar yang kita bidik itu bagaimana sih.. 

Misal jualan Hijab atau Kosmetik, berarti Buyer persona nya : 

- Wanita muslimah usia 20 - 45 tahun. 

- Menggunakan sosmed. 

- Ada di grup perawatan wajah dan tubuh, juga di grup kajian agama. 

Dan ternyata asyik banget jualan kepada Target market.. Mereka serasa butuh 

dengan Produk kita.. 

Jadi sebelum jualan, tentukan Buyer persona Produk anda dulu ya.. 

Yuk lanjut.. 

2. Tidak Bersosialisasi ( berinteraksi )

Nah yang selanjutnya adalah kesalahan saya menganggap bahwa social media 

adalah tempat jualan.. 

Maksudnya begini.. 

Taukan pasar ?

6 | P a g e

Nah saya tuh dulu menganggap sosial media kaya pasar.. 

Pasar tempat orang jualan yang di sekitarnya penuh dengan calon pembeli.. 

Jadi postingan saya di sosmed Cuma jualan aja.. 

Gak peduli kanan, kiri, depan belakang.. pokonya hajar bleh.. 

Alhasil.. Sepi.. hiks.. 

Setelah saya sadar.. bahwa Sosial media adalah tempat bersosialisasi, tempat 

orang cari hiburan, informasi, kepo bahkan menghabiskan waktu.. 

Bahkan sepertinya sedikit sekali orang buka social media buat beli produk.. Lha 

kalau kita anggep Sosmed adalah pasar berarti salah kaprah.. 

Apakah sosial media gak bisa buat jualan ?? Bisa .. setelah saya paham ternyata 

ada cara nya agar mendapatkan orderan dari sosmed. Ya itu tadi, setelah 

Posting, lalu giring, lanjut chatting dan closing. 

Hanya saja karena Sosial media itu tempat berinteraksi.. Maka sudah sepatutnya 

kita harus saling mengenal satu sama lain.. saling bersosialisasi.. 

Siapa yang paling dikenal dia yang bakal paling laris.. 

Ya memang sih.. beli barang sama yang kita kenal lebih nyaman sama yang 

belum dikenal bukan.. ?? 

Jadi buat yang saat suka POSTING jualan saja, sesekali isi dengan status - 

status bermanfaat dan menyenangkan bagi khalayak.. 

Biar gak salah kaprah kayak masa lalu saya..

7 | P a g e

3. Tidak Melakukan Optimasi 

Saya termasuk orang yang jarang banget aktif di sosial media dulunya.. 

Update status seminggu sekali, itu udah keren banget.. 

Teman di FB juga Cuma sedikit, gak sampe 700 seingat saya. Kalau kontak 

Whatsapp ?? apalagi.. gak sampe 100. Begitu kepikiran jualan di sosmed.. Eh 

langsung ngiklan aja. Setelah posting, hati deg-degan buka tutup sosmed, 

berharap ada yang komen mau order. 

Ternyata tak kunjung datang, jiahaha.. #Ngenes! 

Usut punya usut saya belum melakukan optimasi akun sosial media saya. 

Friendlist FB saya dikit.. Kontak WA saya minim.. 

Apa yang mau diandalkan.. ?? huh... 

Setelah ikut Mentoring agen di MEU Academy, saya baru tau bahwa FB itu 

hanya menampilkan status kita kepada orang yang berinteraksi dengan kita.. 

Waduh.. celaka.. batin saya begitu.. 

Saya jarang banget interaksi di FB, gak pernah komen status orang.. jarang buat 

status.. eh langsung jualan.. pantess aja jualan sepi.. 

Akhirnya saya penuhin friendlist saya dengan target market... 

Kontak whatsapp, saya banyakin, konsisten mengumpulkan database whatsapp 

dengan cara yang benar.

8 | P a g e

Kenapa dibanyakin? Sudah jelas jualan ke 5000 orang akan beda dengan jualan 

ke 100 orang.. Jadi sejak saat itu sampai sekarang pun saya terus mengoptimasi 

Sosial media yang saya miliki.. 

Bagaimana dengan anda ?? 

Sudah di optimasi belum sosmed nya ?? 

4. Posting status bukan di Jam Ramai 

Ternyata posting di social media itu ada jam – jam khususnya. Dulu point ini 

saya tidak perhatikan. Posting ya posting aja. Mau pagi, sore, siang, malam. 

hajar bleh. Jadi gak bisa diukur tingkat keberhasilannya.. karena ngasal.Sejak 

tau, saya posting di social media hanya di jam – jam ramai saja. 

Tau kan maksudnya jam – jam ramai ?? 

Itu lho jam puncak orang – orang paling banyak buka social media. 

Ada 3 waktu yang biasanya bisa dibilang paling ramai.. Yaitu jam – jam 

makan.. Seperti jam makan pagi...jam 06.30 – jam 8 Kemudian jam makan 

siang .. jam 12 – 13.30 Dan juga jam makan malam.. jam 19 – 21. Semakin 

ramai yang melihat postingan kita, maka semakin besar kemungkinan terjadinya 

closing.. 

5. Tidak memahami 6 Tahap Penjualan 

Dulu, saya pikir begitu saya posting, akan ada yang tertarik kemudian beli 

Produk saya ( closing ). faktanya... gak begitu.. 

karena sebelum memutuskan beli, seseorang biasanya melalui tahap - demi 

tahap hingga akhirnya membeli produk yang ditawarkan.

9 | P a g e

Coba sekarang anda bayangkan bahwa anda saat ini adalah Calon pembeli ( 

jangan pikir sebagai penjual ).. 

Nah kalau lihat iklan penawaran suatu Produk, baik di TV, FB, WA atau 

lainnya apakah langsung dibeli saat itu juga ?? 

Sudah Pasti Jawabannya TIDAK 

Biasanya butuh waktu, sampai akhirnya memutuskan beli, bahkan sering kali 

kita gak beli cuma sekedar tau saja.. Lha, kalau anda saja begitu.. Terus ketika 

kita yang jualan kita kepinginnya semua orang yang baca postingan jualan kita 

wajib beli..kan jadi aneh bin egois. 

Pahami bahwa ada 6 tahap sampai akhirnya seseorang membeli produk yang 

anda tawarkan.. 

Apa saja 6 tahap penjualan itu? 

Saya bahas sedikit... 

A. Awareness ( tahap kesadaran ) 

Tahap ini membuat target market sadar bahwa ada produk atau peluang bisnis 

kita.. 

contoh.. Wah ternyata ada lho komunitas bisnis yang komplit, MEU Academy.

Jadi gak Cuma ada fasilitas menambah penghasilan, tapi juga disediakan 

fasilitas belajar tanpa batas. 

B. Knowledge ( tahap pemahaman ) 

Setelah sadar keberadaan bahwa ada Komunitas bisnis yang namanya MEU 

Academy, Di tahap ini target market mulai paham dengan keuntungan gabung

10 | P a g e

di MEU Academy bagi seorang pemula, dibandingkan dengan terlelah-lelah 

belajar secara mandiri tanpa ada yang pandu. 

C. Liking ( tahap suka / Senang ) 

Di tahap ini, target market mulai suka akan produk/peluang kita, karena sering 

membaca iklan yang kita tampilkan. 

D. Preferrence ( tahap naksir / ngincer ) 

Tahulah bagaimana maksudnya naksir hehehe.. 

Satu tingkat di atas suka.. Sudah mulai merancang tanggal kapan akan daftar 

agen MEU Academy atau pengin beli produk anda. 

E. Conviction ( tahap yakin ) 

Di tahap ini bukan lagi naksir, tapi sudah mencoba meyakinkan diri sendiri 

dengan logika dan keadaan yang ada. 

Seperti bertanya pada diri sendiri “ apa benar saya membutuhkannya, apa ada 

budgetnya??, apa sudah lebih baik dari brand lainnya??” 

Atau... Apakah dia mau sama aku? Eaa... #Becanda

Nah jika sudah Yakin.. dan memang benar butuh serta ada budgetnya, maka 

keraguan yang masih ada akan sirna. Dan akan melakukan tahap terakhir yaitu... 

F. Purchase ( tahap beli )

11 | P a g e

Yes.. inilah tahap yang ditunggu – tunggu para penjual .. Closing.. 

Alhamdulillah. 

Coba anda amati untuk sampai beli ada perjalanannya ( journey 

nya ), gak tiba – tiba langsung Chatting habis lihat iklan langsung beli.. 

Coba lah pahami Prosesnya.. Lakukan dan lewati .. 

TEKNIK CHATTING TANPA PUSING

Mungkin ada yang bertanya kenapa tema materi malam ini ada kata "TANPA 

PUSING"? 

Atau mungkin ada yang mengira bahwa malam ini saya akan banyak membahas 

tentang Teknik Closing Via Chatting? 

Ada yang berpikir seperti itu? 

Hehehe... Nggak apa-apa itu wajar kok, karena bisa jadi sebelum Anda ikutan 

Kuliah Whatsapp ini, Anda sudah pernah belajar Teknik Closing melalui 

berbagai media. 

Tapi jujur saja, saya nggak akan bahas itu semua. Udah bosen uuyyy... Anda 

juga bisa mempelajarinya di media lain, hehe... 

"Terus akang mau bahas apa? " 

Yang jelas seputar Chatting lah, masak percintaan, tar kulwanya mirip drama 

korea, haha....

12 | P a g e

Jadi begini... 

Sebenarnya ada buanyak Teknik Closing Via Chatting, mungkin kalau dihitung, 

jumlahnya bisa puluhan. Pertanyaannya, sanggupkah Anda menghafalkan nya? 

Kalau saya sih nggak sanggup, entah kalau si udin. 

Masa iya ketika ada Calon Pembeli nanyain Harga, kitanya masih mikir ini mau 

dibales gimana ya? Mau pakek Teknik closing yang mana ya? haha.. Kelamaan, 

keburu kabur! 

Benner nggak? Benneeer.... 

Coba akang tanya, siapa disini yang hafal Teknik Closing Via Chatting? 

Bukan meremehkan, rasa-rasanya dikit banget yang hafal, karena tadi malam 

dari 30 grup lebih, pertanyaan nya mirip-mirip. Misal.... 

- Chat cuma dibaca doang, nggak dijawab 

- Kabur setelah tau harga 

- Bingung memulai percakapan 

- Kehabisan ide saat chatting 

- Dst... 

Apalagi emak-emak penjual online, kalau mereka disuruh menghafal satu 

persatu Teknik closing via chatting nya, kayaknya berat deh. 

Kenapa? Karena emak-emak itu sibuk banget, boro-boro ngafalin, posting di FB 

aja nyuri-nyuri waktu, kadang HP rebutan sama si bocil, iya kan Mak? 

"Kok tau kang?" 

Ya iyalah, keseharian saya tak jauh dari chatting dengan emak-emak anti baper 

di MEU Academy. Mas - mas nya juga ada sih, tapi chatting nya tidak begitu 

lama, simpel dan yang penting-penting saja.

13 | P a g e

Sebagai orang yang paham betul kesibukan emak-emak, mau tidak mau, saya 

harus melatih kesabaran dan harus bisa melayani sepenuh hati ketika mereka 

butuh bantuan.

Oleh sebab itu saya menyisipkan kalimat "TANPA PUSING" di sub materi 

malam ini. 

Karena kalau kita tau prinsipnya, nggak perlu lagi harus berpikir "Duh ini mau 

dibalas pakai Teknik apa ya?" Aktivitas chatting jadi makin asyik. Ngalir kayak 

orang ngobrol biasa, tau-tau closing. Yes! 

Kalau boleh saya rumuskan, prinsip chatting cuma ada 2, yaitu : 

1. Pahami Lawan Chatting nya 

2. Cari tau apa Alasan nya 

3. Gunakan Teknik chatting yang sederhana 

Oke, supaya makin kebayang, saya jelasin satu-satu ya. 

1. Pahami Lawan Chatting nya 

Disadari atau tidak, calon pembeli yang kemudian chatting dengan kita, itu ada 

3 kategori. 

Pertama, Orang yang belum pernah beli. 

Orang yang belum pernah beli, biasanya akan tanya banyak hal.. Itu wajar. 

Mulai dari harga, bahan, pengiriman, dan segala macemnya. 

Menghadapi orang tipe pertama ini, yang perlu kita tonjolkan adalah benefit 

produk nya, jangan langsung di suguhin pertanyaan yang mengarah ke BELI. 

Misal....

14 | P a g e

"Mau order yang mana kak?" 

"Terus mau ambil berapa pcs?" 

Hindari pertanyaan seperti itu kepada orang yang belum pernah beli. 

Kenapa? Karena dia sedang menggali informasi produk yang kita jual. Tugas 

kita, menjelaskan benefit produk sedetail mungkin dengan kemasan bahasa 

yang asyik. Semakin ia paham, semakin ia suka, semakin tertarik, baru terakhir 

bikin dia memutuskan untuk beli. 

Bagaimana contoh kalimat nya? Kita bahas di poin ketiga ya. Yuk lanjut... 

Kedua, Sudah pernah tanya, tapi belum beli. 

Nah yang ini beda lagi, karena sudah pernah tanya, maka lebih ringan cara 

menanganinya. Selain kita tetap menjelaskan benefit produknya, mungkin dia 

sudah lupa, sesekali kita juga bisa langsung tanyakan "mau beli yang mana." 

Seakan-akan kita sedang menepuk - nepuk pundaknya lalu berkata... "Ini lho 

produk yang dulu kamu tanyakan, stok nya tinggal dikit." 

Karena bisa jadi dia dulu masih tanya-tanya dan uangnya belum cukup, 

kemudian nabung, setelah uangnya sudah ada, dia kembali lagi. 

Ketiga, Orang yang sudah pernah beli. 

Wahhh... Saya yakin semua sudah sepakat ya, chatting sama pelanggan itu 

sesuatu banget. Secara ia sudah pernah beli, artinya sudah tau manfaat produk 

yang kita jual, kalaupun dia tanya - tanya lagi, biasanya tanpa ba bi bu akan 

langsung beli.

15 | P a g e

Yang perlu dilakukan penjual adalah, menjaga hubungan baik dengan tipe ke 

tiga ini, maka dalam obrolan nya, nggak selalu bahas produk lagi, tapi bisa 

ngobrol seputar aktivitas harian, keluarga, pekerjaan, dst.. 

Sehingga, mereka merasa diperhatikan dan tak mau berpindah ke lain hati. 

2. Cari Tau Apa Alasan nya 

Maksudnya begini... 

Misalnya Anda jualan Kosmetik yang Keren banget dan bisa bikin wajah 

nampak Glowing secara alami. 

Tidak banyak orang yang tau, bahwa Motivasi seseorang membeli sesuatu itu 

karena 2 hal, yakni MENGINGINKAN dan atau MENGHINDARI. 

Ada orang beli sepeda ontel karena untuk MENGHINDARI macet, jadi 

kekantor cukup bersepeda aja, tapi ada juga orang beli sepeda KEPINGIN 

sehat, buat olahraga sepedaan. 

Ada perempuan yang beli skincare KEPINGIN glowing, ada juga yang beli 

skincare untuk MENGHINDARI wajah kusam karena sebelumnya udah 

glowing. 

Ada yang beli produk herbal pelangsing untuk MENGHINDARI obesitas, tapi 

ada juga yang alasannya beli karena KEPENGEN punya penampilan oke dan 

kesehatan yang sempurna. 

Dengan mengetahui apa alasan calon pembeli, kita akan lebih mudah 

mengontrol arah pembicaraan ketika Chatting.

16 | P a g e

Contohnya ketika ada seseorang yang mau daftar jadi agen di MEU Academy. 

Maka di tengah-tengah obrolan, saya akan bertanya begini : 

"Oiya mbak.... seandainya nih ya, seandainya mbak jadi daftar di MEU 

Academy, lalu ada orang yang bertanya ke mbak tentang alasan mbak gabung 

di MEU Academy. Mbak akan jawab apa?" 

Ketika si Mbak tadi menjawab : Ingin nambah penghasilan, maka obrolan 

selanjutnya saya akan banyak bicara potensi penghasilan yang bisa di dapat di 

MEU Academy. 

Beda lagi kalau Mbak nya tadi menjawab "Pingin belajar bisnis" maka 

diobrolan berikut nya saya akan banyak bicara tentang program mentoring dan 

program khusus dari A-Z di MEU Academy yang bisa di akses secara gratis 

oleh para agen. 

Sampai disini ada gambaran kan? 

Praktikkan ya.. -


3. Gunakan Teknik Chatting Yang Sederhana 

Seperti yang saya bilang tadi, bahwa ada banyak Teknik Closing via chatting di 

dunia marketing, hanya saja kalau dihafalin satu-satu kayaknya bikin pusing, 

terlebih bagi emak-emak, hehe... 

Untuk menghindari pusing mendadak saat chatting, akhirnya saya melakukan 

percobaan berulang-ulang kali saat chatting dan sampai akhirnya saya 

menemukan Teknik Chatting yang sederhana tapi tingkat keampuhan nya tidak 

kalah.

17 | P a g e

"Lalu bagaimana teknik chatting yang sederhana tapi ampuh, kang?? 

Mau tau aja apa mau tau banget?? 

Sebenarnya ini rahasia sih, tapi nggak apa-apa deh saya bocorin.. 

Teknik Chatting sederhana tapi ampuh itu kuncinya cuma satu, yaitu bagaimana 

cara kita agar aktivitas Chatting menjadi INTERAKTIF. 

Interaktif artinya saling respon ya, bukan hanya penjual yang nyerocos, tapi 

calon pembeli diem. 

Sekarang saya mau tanya... 

"Apa yang akan Anda semua rasakan ketika Anda bertanya kepada saya sebagai 

penjual, tapi jawaban dari saya tidak interaktif??"

Supaya kebayang, begini contoh nya.... 

" Hallo kang Mahbub, selamat sore, saya udin dari jakarta, mau daftar agen 

MEU, biayanya berapa ya? " 

Kalau saya jawabannya cukup dengan : "99ribu mas udin. "

Kira-kira mas udin akan tanya balik terus daftar apa tidak? 

No no no... tepat sekali teman-teman... tak ada celah buat mas Udin buat tanya 

lagi, udah gitu aja, chat berhenti dan tidak lanjut, apalagi closing.. 

Masih ada yang seperti itu ketika menjawab chat??

18 | P a g e

Saran saya jangan ditiru ya, kalaupun ada, yuk taubat, hehe... 

"Lalu caranya bagaimana, agar bisa interaktif?" 

Gampang... ketika ada calon pembeli yang japri dan menanyakan harga kepada 

kita, maka jawab saja dengan jawaban yang jauh lebih menarik dan disukai oleh 

calon pembeli. 

Saya kasih contohnya ya.. 

" Hai Mas Udin, Salam kenal, untuk info pendaftaran agen MEU Academy 

bisa klik link xxxxxxxxx ini. Kebetulan saat kami ada promo spesial akhir 

tahun 

. Jadi jika daftar di hari biasa tidak dapat fasilitas mentoring dan bonus, 

maka khusus minggu ini kami buka dengan fasilitas mentoring dan 

tambahan bonus. Kalau boleh tahu adakah yang mau itanyakan lagi sebelum 

daftar?? 

Gimana, terasa kan bedanya sama yang saya contohkan tadi. 

Jika pingin simpel lagi, teman-teman bisa siapkan script chatting yang bisa 

Anda pakai tinggal copas, seperti yang saya sediakan buat teman-teman di MEU 

Academy. 

Intinya bikin suasana chatting menjadi interaktif, walau sebenarnya ada 

caranya, tapi saya cukupkan sampai disini saja. karena sedikit banyak kita sudah 

bisa belajar apa yang seharusnya kita lakukan untuk menjadikan aktivitas 

chatting kita dengan calon pembeli menjadi nyaman dan interaktif. 

Ingat, Transaksi berawal dari Interaksi.

19 | P a g e

JURUS ANTI PHP 

Tau PHP kan? Itu lho Pemberi Harapan Palsu.. 

Udah janji mau transfer, tapi nggak transfer-transfer.. 

Bilang mau beli, tapi sampai saat ini, tak ada kabar... Hilang bagaikan ditelan 

bumi. Haha... 

Pernah ngalamin? 

Atau jangan-jangan saat lagi ngalamin? 

Tapi yang jelas PHP itu menyakitkan, apalagi soal perasaan... cieelllaaa.... 

Apa sih PHP itu?? 

Menurut kesoktahuan saya, PHP adalah perasaan tertekan akibat merasa 

dibohongin, atau di janjiin sesuatu tapi dibatalin. 

- Janji mau transfer, nggak transfer - transfer. 

- Janji nanti mau ngabarin, nggak ada kabar. 

- Janji besok mau chat duluan, tapi nggak chat masuk. 

Sebel deh! 

Lantas apa yang menyebabkan merasa di-PHP-in itu muncul?? 

Biasanya karena.. 

- Terlalu berharap... 

- Terlalu fokus ke si dia 

- Berusaha selalu ada buat dia 

- Mendapatkan jawaban yang tak sesuai harapan

Apa lagi ya?? αΎƒ

20 | P a g e

Mungkin ada yang mau nambahin, haha... 

" Akang kok segitunya bahas PHP, pernah di PHP-in ya?? " 

Hahaha... kayaknya iya, haha.. 

dan ternyata setelah tau pertanyaan tadi malam, seperti nya kita emua pernah di-

PHP-in sama calon pembeli, kikikik... 

Eh tapi kenapa juga pakai istilah PHP, kok nggak GABUT aja, atau KELEPON 

sekalian.. 

Kenapa ini saya bahas?? 

Soalnya berkaitan langsung dengan MINDSET ENTREPRENEUR SEJATI, 

Sebab sejauh pengalaman saya saat jualan, tak sedikit para penjual menjadi 

BAPER setelah di-PHP-in. 

Parahnya, karena suka mikir terlalu dalem, akhirnya loyo jualan. Seorang 

penjual atau entrepreneur tidak boleh BAPER-an. Catat!! ✍

Sebagai penjual, bukan hanya menguasai teknik jualan, akan tetapi juga harus 

punya JURUS andalan untuk menghadapi PHP. 

Apa JURUS-nya? 

Yuk langsung saja, ini dia...

21 | P a g e

JURUS ANTI PHP. 

1. Benerin Mindset nya 

Mindset adalah pola pikir. Kita harus sadari bahwa JUALAN adalah aktivitas 

menolong orang bukan menodong orang. 

Ketika mindset kita sudah seperti itu, maka rasa di PHP-in tidak akan muncul 

lagi. 

Betapa tidak? Karena kita niatnya kan membantu menyelesaikan masalah dari 

calon pembeli.... 

jadi kalau dia nolak atau batalin janji, berarti dia tidak butuh pertolongan kita, 

fokus ke yang mau di bantu aja. 

Enjoy kan Mak bawaannya?? 

Alhasil, jika masih ada penjual yang Mindset nya sudah bener, tapi masih 

merasa di PHP in, maka saya curiga, ini pembelinya yang suka PHP, apa 

penjualnya yang BAPERAN?? 

"Itu maksudnya bagaimana kang?"

Untuk menjawab pertanyaan di atas, biarkan kisah saya dibawah ini yang 

berbicara... 

Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu saya bantu istri Balesin chat salah satu 

cust gamis. Setelah cas cis cus Akhirnya fix, dan beliau TF.. 

Kemudian kami ngobrol ngalor ngidul soal olshop, rupa- rupanya beliau sedang 

curhat. Waktu itu saya ada dalam keadaan antara pingin ketawa dan kasian. 

Kenapa? Karena si mbak yang beli gamis ke istri ini pernah punya pengalaman 

belanja online, singkat cerita karena banyak nanyak, akhirnya si penjual 

mengatakan: "Ukhty kok nanya- terus sich, beli kagak"

22 | P a g e

Mbak nya jawab : “Afwan ukhty, saya nggak mau tanya-tanya lagi.” 

Di dunia jual beli online, yang namanya PEMBELI nanya-nanya itu wajar 

banget, karena dia nggak nyentuh barangnya secara langsung. Iya kan? 

Saya yakin, anda juga sepakat bahwa Penjual yang baik adalah penjual yang 

ramah. Kalaupun gagal closing ya Terima saja. karena closing atau nggak, jadi 

beli atau nggak itu urusan Allah... Allah yang menggerakkan hati calon 

pembeli. Bukan penjual, setuju? 

Saya ulangi... 

Kalau keyakinannya sudah begini, maka tidak ada istilahnya pembeli PHP, 

karena closing 100% ketentuan Allah, atau jangan-jangan penjualnya yang 

BAPER-an #eh

Bisaa saja calon pembeli waktu tanya-tanya itu belum ada uang, atau sedang 

nabung dan kemudian akan mengubungi kembali nanti kalau uangnya sudah 

cukup. 

So, mindset nya harus bener dulu... 

Atas dasar itulah, ketika saya dapat amanah membersamai para agen di MEU 

Academy, hal pertama yang saya sampaikan adalah perihal mindset ini. Dari 

sekian ribu agen di MEU Academy, mayoritas emak-emak, dan yang gampang 

baper itu biasanya emak-emak. 

Awalnya sih agak berat buat ngerubah mindset nya, setelah ngadain program 

khusus selama 3 bulan, alhamdulillah perubahan nya nampak, kemarin ada yang 

tembus profit 14 juta saja dalam 14 hari, MasyaAllah... 

Merubah mindset berarti merubah hasil.. 

So, yuk rubah mindset nya. :muscle::muscl

23 | P a g e

2. Beri Batasan 

Salah satu kebiasaan dari calon pembeli itu memang suka nunda. Misal... 

- Nunggu gajian ya.. 

- Nanti dikabarin lagi ya kak.. 

- besok ya kak saya transfer... 

- saya tanya suami dulu.. 

Dan Kalimat penundaan lainnya.. 

Parahnya disertai dengan janji - janji yang tak kunjung ditepati. 

Nah untuk memperkecil terjadinya PHP, dan supaya nggak nunda-nunda lagi, 

kita bisa memberikan batasan kepada calon pembeli. 

Entah itu batasan waktu transfer atau jumlah stok. Trik ini akan menjadi solusi 

untuk mempercepat terjadinya penjualan. 

Langkah praktisnya kita tinggal infokan ke konsumen bahwa periode promonya 

terbatas. 

Yang terpenting, info yang kita sampaikan harus benar-benar jelas, kapan 

promonya ditutup, atau sisa berapa lagi produk yang di pesan. 

Sehingga dengan adanya pembatasan, calon pembeli seakan-akan tak dikasih 

celah untuk menunda. Teknik ini bisa di mainkan ketika bikin status Facebook, 

atau ketika chatting, tergantung bagaimana cara kita mengemasnya aja. 

Bagaimana contoh kalimatnya?? 

Nah itu yang harus dipikirkan .... 

Tapi agar tidak penasaran, saya coba buatkan ya..

24 | P a g e

contoh jualan baju gamis... 

Sekedar info ya kak... gamis XYZ dengan bonus masker dan gratis ongkir 

promonya hanya sampai besok, lewat dari itu kembali normal. Terimkasih... 

Gimana, kebayang kan?? 

Yuk praktikkan di produk masing-masing.. 

3. Pasrah Kan Hasilnya 

Mungkin saat membaca materi ini, Anda berfikir akan menemukan cara anti 

PHP sehingga minim penolakan, calon pembeli tidak cuek lagi dan setuju 

dengan harga yang Anda berikan. 

Iya seperti itu? Hehe.. 

Tapi faktanya, dalam jual beli, yang namanya ditolak dan dibeli itu satu 

paket. Ada saatnya kita menemukan pembeli, dan ada saatnya kita harus siap di 

tolak. 

Di dunia ini tidak ada ilmu 100% closing, nawarin ke 10 orang, langsung 

closing 10. Tidak seperti itu aturan mainnya. 

Kenapa? Karena yang menggerakkan hati seseorang untuk beli itu bukan kita, 

tapi Allah SWT. Manusia tidak punya kendali untuk menggerakkan hati orang 

lain. Yang kita bisa adalah berusaha untuk memperbesar terjadinya Closing, 

dan memperkecil terjadinya PHP. Salah satunya dengan mempelajari teknik 

closing. 

Harapannya, kalau dulu cuma bisa closing 1 orang dari 10 orang prospek, tapi 

setelah belajar teknik closing, yang deal bisa 8 orang. keren kan? 

Adapun hasilnya, pasrah kan kepada Allah SWT.


https://007somad.meuedustore.com/daftar-agen-meu/

https://sosusafa.blogspot.com



Ayat Tentang Pernikahan

Tidak menikahi mahram atau sosok yang haram untuk dinikahi Ijab kabul untuk selamanya Tidak ada paksaan Kepastian dalam menetapkan pasangan ...

Ketik kata kunci pencarianmu

Mengenai Saya

Foto saya
malang, jawa timur, Indonesia
Saya suka BISNIS dan BIDANG PENGEMBANGAN DIRI Utk bisnis saya suka bisnis jaringan sebab bisa menghasilkan PASIF INCOME dan terdapat hubungan MUTUALISME yg saling menguntungkan. Saya perkenalkan BISNIS ONLINE 'Affiliate Marketer' dgn moto 'NO ACTION NO PROFIT' Jadi ini bisnis MODALNYA MAU BERPROSES DAN MENURUT APA KATA MENTOR dan di sinii potensi penghasilan anda TAK TERBATAS tergantung kepada ketekunan dan kesungguhan serta KOMITMEN pada TUJUAN BESAR atau IMPIAN ANDA. wa.me/+6283833724728 atau cantumkan WA dan waktu luang anda untuk kami follow up di KOMENTAR