21.11.20

CARA MUDAH CLOSING

 Assalamualaikum..



Ada 3 hal yaitu *TTM* yaitu *Traffic, Trust, Momentum*




*SYARAT PERTAMA, TRAFFIC*


Jika Anda sering mengikuti program Reseller MEU, maka Anda akan akrab dengan istilah Traffic.


Apa itu Traffic?


Traffic adalah jumlah orang-orang yang datang ke bisnis Anda atau lebih sederhananya *jumlah prospek Anda*


Kenapa sih jualan sepi melulu?


Jawabannya karena *Trafficnya sedikit bahkan gak ada* !


Jika seseorang jualan offline di tempat terpencil, dimana tidak ada seseorang pun yang lewat, maka bisa di pastikan jualannya akan bermasalah.


Atau jika seseorang punya bisnis online, tetapi tidak ada traffic yang dia miliki, maka bisa di pastikan dia akan kesusahan saat menjual sesuatu. 


Kenapa?


Jawabannya sederhana. 

*Kalau gak ada prospeknya, mau jualan ke siapa??* 

Hehe


Datangkan dulu orang ke bisnis kita, baru jualan. 

Ada trafficnya, baru nanti closing. Begitu. . 



Jika di Offline, orang-orang yang lalu lalang di depan bisnis kita adalah Trafficnya.

Jadi memang syarat laris bisnis offline, adalah ada di tempat yang tepat. 


Jika di Online, traffic ada di media promosi Anda.


Jumlah teman Facebook Anda jika Anda promosinya di Facebook.

Jumlah followers Instagram Anda jika Anda promosinya di Instagram.

Jumlah Pengikut LINE@ Anda jika Anda promosinya di LINE@

Jumlah Kontak WA Anda jika Anda promosinya di WA.

Jumlah List Email Anda jika Anda promosinya di Email.

Atau jumlah pengunjung web Anda jika Anda promosinya di web atau situs tertentu


Yang kami sebutkan diatas adalah contoh-contoh Traffic di dunia Online. . 


Nah, pertanyaannya sekarang. . 

Berapa jumlah Traffic yang sudah Anda miliki sampai saat ini?


Hukumnya begini. 

_1. Jika semakin banyak Trafficnya, semakin besar potensi closingnya_

_2. Jika produknya semakin rumit dan mahal, agar mudah closing, maka Trafficnya harus semakin banyak_


Katakan Anda mau closing lewat WA 100 pcs sehari. 

Ya tidak bisa kalau Trafficnya cuma 50. . πŸ˜… 


Tidak mungkin closing di WA 100 pcs/hari jika teman WAnya hanya 50, hehe


Jumlah Traffic harus *JAUH LEBIH BESAR* dari jumlah target closing. Itu baru yang benar. . 



Nah, kebayang kan?

Kenapa koq jualannya bisa sepi?


Masalahnya kebanyakan di Traffic. 


Karena itu. . 

Jika ingin jualannya membaik, perbaiki dulu Trafficnya.


Jika jualan Offline, pikirkan cara agar banyak orang mau datang ke bisnis Anda.


Jika jualan Online, pikirkanlah cara agar banyak orang mau terhubung dengan Anda.


Hasil jualan akan mengikuti Trafficnya. . 


Jika Trafficnya banyak, maka insyaAllah hasilnya banyak juga. . 😊 



Ok, kita sudah membahas yang pertama yaitu trafic, jadi tinggal di besarkan traffic nya maka akan besar pula peluang closing nya..


Kita lanjut ya 😊 


Tips mudah closing untuk Reseller adalah

*Traffic x Trust x Momentum*


Karena sebelumnya sudah bahas poin pertama, maka kali ini kita masuk ke poin kedua. . 



*SYARAT KEDUA, TRUST*


Mendatangkan orang ke bisnis kita, terkadang tidak cukup. 


Untuk membuat prospek mau membeli, maka di butuhkan *Trust, alias Kepercayaan*


Kenapa butuh kepercayaan?


Karena kepercayaan adalah fondasi dalam jualan.


Tanpa kepercayaan maka produk sebagus apapun tidak bisa menarik pembeli.


Target pasar mungkin butuh produknya.

Tapi jika mereka tidak percaya dengan penjualnya, maka mereka tidak akan mau keluar uangnya, hehe 😁 


Karena itu, setelah Traffic nya datang. . 

Maka berusahalah membuat mereka percaya.


Caranya bagaimana?


Ada banyak tipsnya, tapi silahkan pakai 3 tips utama di bawah ini


Inilah 3 tips untuk dapat kepercayaan. 


*Satu, Social Proof*


Alias bukti-bukti yang menguatkan jualan Anda.

Contohnya seperti


- Testimoni pengguna sebelumnya

- Cerita sukses konsumen sebelumnya

- Jumlah customer yang di miliki, dimana semakin banyak customernya, semakin mudah membuat prospek percaya


*Kedua, Liking*


Buat prospek menyukai Anda.

Ketika mereka suka, maka mereka akan nyaman.

Ketika mereka nyaman, maka kepercayaan akan muncul


Caranya


- Jadilah penjual yang menyenangkan. Di ajak ngobrol enak, di ajak bercanda nyambung, di ajak curhat siap.

- Jika julannya tatap muka, perhatikan penampilan, pilihan bahasa, dan gestur tubuh.

- Jika jualannya online, sisipkan emot 😊  di setiap chat. Itu akan memberikan kesan Anda penjual yang ramah

- Cari kesamaan dengan prospek. Biasanya jika ada sesuatu yang sama, maka akan cepat akrab

- Gunakan tokoh-tokoh, dan kata-kata yang di sukai oleh target pasar


*Ketiga, Bangun Authority*


Authority di sebut juga otoritas. Apa itu?

Otoritas adalah kesan ahli yang menancap kepada seseorang. 


Jika seseorang memiliki Authority, maka kata-katanya akan mudah menembus alam bawah sadar, seakan-akan yang di katakannya selalu benar.


Itulah kenapa kata pakar, kata ahli selalu lebih mudah dipercaya.


Dan hal ini tentu akan membantu saat promosi.


Lalu, bagaimana cara membangun Authority?


- Sering-sering berbagi sesuai dengan bidang bisnis. Bidang bisnisnya kesehatan, berbagi ilmu kesehatan. Bidang bisnisnya berhubungan dengan keuangan, sharingnya ilmu keuangan.

- Update ilmu yang berhubungan dengan dunia bisnis Anda

- Buat konten-konten seperti ebook, video atau sejenisnya yang bisa bermanfaat untuk Target pasar Anda.


3 hal diatas adalah cara untuk membangun kepercayaan. . 


Tapi walaupun paham strateginya, untuk bisa membangun kepercayaan selain tips diatas yang di butuhkan adalah *konsistensi*


Membangun kepercayaan itu butuh waktu. 

Mungkin ada target pasar yang baru menaruh percaya ketika Anda berusaha sampai 10 kali.


Karena itu, jangan cepat berhenti hanya karena prospek belum percaya. Mungkin saja Anda butuh sedikit tambahan waktu 😊 



Selain syarat kedua, maka masuk ke syarat ketiga agar seorang reseller mudah closing


*SYARAT KETIGA, MOMENTUM*


Prospek sudah ada, sudah berusaha membuat mereka percaya, terus lagi yang perlu di lakukan?


Yang perlu di lakukan adalah menciptakan momentum.


Seorang reseller harus bisa menjemput bola.

Dalam artian, mereka yang mendekati konsumennya. 


Masalahnya, setiap orang tidak suka di juali terang-terangan.

Jika di juali terang-terangan, maka prospek akan risih dan besar kemungkinan mereka tidak akan membeli


Lantas apa yang harus di lakukan?

Bagaimana caranya bisa tetap jualan, dan itu terlihat natural untuk prospek sehingga besar kemungkinannya mereka akan beli?


Jawabannya adalah dengan ciptakan momentumnya. 


Anda bisa gunakan 5 strategi di bawah ini agar orang lain membeli produk yang Anda pasarkan


*1. Jual produk penetrasi*


Jika supplier Anda memiliki banyak produk, jangan berfikir Anda bisa jual seluruh produknya dalam satu waktu.


Jika Anda melakukan itu, maka Anda akan bingung.

Kenapa?


Karena tiap produk perlu di jual dengan cara pendekatan yang berbeda-beda.


Lalu harusnya bagaimana?


Ini tips dari kami.


Yang perlu Anda lakukan adalah, dari seluruh produk yang disediakan supplier, pilihlah satu produk yang kira-kira paling di butuhkan oleh Target pasar Anda.


Jika Anda tidak tahu apa produk yang paling di butuhkan, Anda bisa bertanya ke supplier Anda mana kira-kira produk yang paling laris.


Setelah tahu apa produknya, maka jadikan itu produk penetrasi.

Penetrasi artinya menembus.


Cari cara menjual produk tersebut. 


Kecepatan Anda akan berbeda ketika Anda fokus menjual 1 produk dibanding Anda menjual banyak produk sekaligus.


Nanti setelah berhasil jadi pembeli Anda dengan produk penetrasi, maka di lain waktu Anda bisa tawarkan produk yang lainnya. .


Kebayang ya? 😊 



*2. Event Then Sell*


Kumpulkan prospek Anda di satu media promosi.


Bisa di Grup-grup diskusi

Seperti grup WA atau Grup Telegram.


Setelah mereka berkumpul, buatkanlah program yang bermanfaat untuk mereka.


Setelah program selesai, di akhir program Anda pasarkan produk. . 


Jika program yang Anda buat bermanfaat, maka itu akan menaikan kepercayaan prospek Anda. Dan memperbesar kemungkinan mereka untuk membeli. 



*3. Launching Product*


Saat supplier Anda launching produk, maka berpartisipasilah untuk ikut serta.


Karena biasanya saat launching ada penawaran khususnya.


Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk menghasilkan lebih banyak penjualan. 



*4. Paid Advertising*


Alias iklan berbayar. . 


Luangkanlah waktu untuk belajar iklan.

Kenapa?


Karena iklan adalah cara tecepat menjangkau prospek yang tidak mengenal Anda.


Selain cepat, daya jangkaunya juga luas.


Beberapa iklan mengharuskan Anda untuk membayar. 

Tidak masalah, anggap saja itu biaya mendapatkan pembeli.


Keluar biaya untuk dapat pembeli tapi jika profit produknya diatas itu kan tetap untung juga, hehe. . 😁 



*5. Massive Interaction*


Interaksi rutin dengan prospek Anda. 


Buatlah jadwal berapa orang yang perlu Anda ajak ngobrol dalam sehari.


Tidak perlu di niatkan untuk closing, sekedar sapa untuk interaksi juga tidak masalah. 


Secara tidak langsung, interaksi akan mendekatkan Anda kepada transaksi. 


Jadi tidak ada ruginya berinteraksi rutin dengan prospek


Yang jadi catatan adalah. . 

Saat interaksi gunakanlah cara komunikasi yang baik. 

Jangan sampai orang lain merasa tidak nyaman karena kita sok kenal, hehe. . πŸ˜… 



Begitu ya. . 


Itulah tips mudah closing untuk Reseller


Datangkan pembelinya

Berusaha cari kepercayaan mereka

Dan ciptakan momentumnya. . 


Ilmu penjualan dan pemasaran itu luas. . 

Tapi tidak semua ilmu penjualan dan pemasaran harus di pelajari. 


Anda cukup pelajari yang perlu-perlu saja.

Contohnya 3 hal diatas.


3 hal itu disebut Main Activity, atau aktivitas utama.

Ulang-ulangi saja aktivitasnya, maka cepat atau lambat Anda akan mudah dalam menjual sesuatu. 


InsyaAllah ketika Anda kuasai 3 hal diatas, maka itu akan berdampak langsung ke penghasilan Anda. . 😊 


Silahkan buktikan sendiri ya. . 



*APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEKARANG?*


_1. Jika Anda pemula, pilih satu atau maksimal 2 media sebagai media promosi. Jika di awal terlalu banyak medianya, nanti bukannya progres malah bingung_


_2. Dari media yang Anda pilih, pastikan Anda punya media untuk menyimpan kontak calon pembeli Anda. Entah itu WA, Channel Telegram, LINE@, BBM, atau subscriber email_


_3. Selalu tambah prospek Anda. Prospek tidak bertambah = Jualan macet_


_4. Tulis minimal 5 hal yang akan Anda lakukan untuk mendapatkan trust calon pembeli_


_5. Coba semua cara menciptakan momentum di materi ini. Tes dan ukur mana yang paling berdampak di bisnis Anda._



Sekian dulu materinya ya. . 


Materi yang Anda baca barusan khusus di berikan kepada Anda karena anda berada di blog ini ya SOSUSAFA


Semoga Anda di mudahkan dalam praktiknya ya 😊






Bisnis restoran merupakan salah satu bisnis yang peluangnya bagus. Karena sampai kapan pun bisnis yang bergerak di bidang kuliner pasti akan terus bisa berjalan. Asal bisnis tersebut benar-benar di kontrol dan dikelola dengan benar. Akan tetapi dalam bisnis restoran ini ada elemen yang memang butuh perhatian khusus, yaitu bahan dasarnya.-Untuk membuat proses manajemen pembelian lebih mudah, kamu bisa menggunakan software akuntansi #AccurateOnline untuk membuat pembukuan kamu lebih baik. Ayoo coba GRATIS 30 HARI Accurate Online langsung di https://trial.accurate.id/?a=VGE7MNWD dan dijamin #BisnisJadiMudah banget pakai Accurate Online!

#Accurateonline 

#Bisnisjadimudah 



*PO Al-Qosbah Al-Qur'an Hafzan Perkata Personal*πŸ’ž


Kini hadir Al-Qur'an dengan inovasi terbaru dalam memudahkan para penghafal Quran, Al-Qur'an Hafalan Untuk Pemula *Al-Qosbah Hafzan Perkata Perosnal* 😍


7 Keistimewaan *Al-Qosbah Al-Qur'an Hafzan Perkata* : 

🌟 AlQuran Hafalan untuk Pemula dibagi 7 kotak, ayat yang dihafal lebih pendek sehingga cepat hafal.

🌟 Blok warna awalan ayat untuk memudahkan mengingat awalan ayat.

🌟 Terdapat awalan ayat dan nomor ayat disamping mushaf untuk mengingat hafalan setiap ayat secara berurutan.

🌟 Setiap Juz memiliki warna yang berbeda untuk memudahkan mengingat setiap Juz.

🌟 Dilengkapi tajwid warna, untuk membaca sesuai kaidah tajwid.

🌟 Terjemah standar Kementerian Agama RI, untuk memahami isi kandungan ayat.

🌟 Kertas Quran Premium, lebih tipis, eksklusif dan lebih nyaman dibaca 😊


*Note* : Pre order 4-7 Hari kerja. 

Yuk order sekarang juga, untuk memudahkan menghafal Al-Qur'an πŸ₯° hanya *Rp79.000* aja❗

====================================


ACCURATE DIGITAL PARTNERS

 

12 Kesalahan Akuntansi yang Akan Merusak Bisnis Anda

Kesalahan akuntansi dapat membuat bisnis yang berkembang mengalmai kegagalan. Jika Anda mengabaikan di mana Anda bisa menghemat uang dan di mana Anda membelanjakan uang dalam bisnis, Anda dapat membuat usaha  tidak mungkin mencapai tujuan yang Anda pikirkan untuk mendapatkan keuntungan.

Banyak dari kesalahan yang paling umum mudah dikenali, dihindari, dan diperbaiki. Artikel ini membahas dua belas kesalahan akuntansi umum yang harus Anda hindari agar bisnis Anda berpeluang untuk berkembang.

1. Tidak Memantau secara Cermat Setiap Pengeluaran Bisnis

Jika Anda tidak tahu pengeluaran apa yang harus dilacak, Anda mungkin harus menyimpan dan membuat dokumentasi yang benar.

Saat Anda memiliki sistem, lebih mudah untuk mengetahui apa yang harus dilacak dan memastikan Anda tidak melewatkan apa pun. Hampir semua pengeluaran bisnis dapat dikurangkan dari pajak, dari ruang kantor Anda hingga makan malam yang Anda miliki dengan rekan bisnis.

Anda dapat mengurangi pajak lebih banyak dan berhutang lebih sedikit jika Anda terus melacak dan memantau semuanya.

2. Berasumsi Profit adalah Arus Kas

Anda mungkin tergoda untuk menuliskan setiap transaksi sebagai pendapatan ketika itu terjadi sebelum pekerjaan selesai.

Ini bisa menjadi kesalahan besar jika proyek membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan, dibayar dari klien Anda atau jika biaya meningkat.

Menuliskan pendapatan sebagai keuntungan secara langsung dapat memberikan pandangan yang menyimpang tentang bisnis Anda dan membuatnya tampak lebih sehat daripada kondisi perusahaan yang sebenarnya.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Belajar Akuntansi untuk Pemilik Bisnis

3. Tidak Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis Anda

Kesalahan akuntansi pada bisnis yang mungkin sering dilakukan oleh pemilik bisnis kecil baru adalah tidak memisahkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi mereka.

Seorang pemilik bisnis mungkin berpikir bahwa semua dana akan pergi ke tempat yang sama. Pemikiran ini dapat membuat pemilik usaha kecil menghadapi bencana jika mereka diaudit oleh auditor eksternal.

Lebih sulit untuk melacak pengeluaran dalam bisnis jika Anda tidak memisahkan pengeluaran dan pendapatan pribadi dan bisnis. Pastikan untuk memiliki akun bisnis terpisah untuk semua transaksi bisnis Anda.

4. Tidak Menyimpan Bukti Transaksi dan Catatan

Meskipun Anda hanya memiliki satu kartu kredit untuk pengeluaran bisnis Anda, laporan mutasi Anda sendiri tidak dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana transaksi Anda terkait dengan bisnis Anda.

Laporan mutasi rekening Anda menunjukkan berapa banyak yang dibelanjakan untuk dalam jumlah tertentu, tetapi tanda terima Anda memvalidasi pengeluaran itu sebagai pengeluaran bisnis.

Simpan kuitansi Anda dan catat bagaimana barang-barang itu digunakan atau bagaimana bisnis mendapatkan keuntungan dari transaksi tersebut. Catatan ini akan berguna saat ada kejadian yang mungkin mengecewakan Anda. Catat sebanyak mungkin detail yang Anda bisa dengan tanda terima Anda.

5. Tidak Melakukan Pembukuan dengan Benar

Memberikan data yang akurat dengan pembukuan bisnis memungkinkan Anda memiliki pandangan yang akurat dan andal tentang kesehatan keuangan perusahaan Anda.

Mengategorikan segala sesuatu mulai dari transaksi kecil hingga pembayaran besar akan membantu Anda menentukan seberapa baik (atau buruk) kinerja bisnis Anda dalam periode tertentu.

Mengambil tanggung jawab pembukuan bisnis dengan serius dan memastikan Anda mencatat semuanya, akan meningkatkan peluang perusahaan Anda untuk sukses.

Baca juga: Pengertian Faktur, Jenis, Komponen dan Fungsinya dalam Bisnis

6. Tidak Terorganisir saat Berhubungan dengan Akuntan Anda

Jika Anda menggunakan akuntan untuk bisnis, itu hal yang sangat baik. Namun, semakin Anda tidak terorganisir dengan informasi yang Anda berikan kepada akuntan Anda, semakin banyak uang yang akan dikenakan untuk Anda.

Kebanyakan akuntan mengenakan biaya per jam. Jika Anda menyerahkan sekotak tanda terima kepada akuntan Anda, tagihan Anda akan membengkak. Anda dapat menghemat waktu dan uang akuntan Anda dengan menyediakan folder digital dengan pendapatan dan pengeluaran yang dilaporkan setiap bulan.

kesalahan akuntansi bisnis 2

7. Terlambat dalam Menghitung dan Melaporkan Pajak

Pelaporan pajak yang terlambat dapat mengakibatkan denda yang besar dan pengawasan dari Dirjen Pajak. Pemilik bisnis sering kali terlambat mempersiapkan pajak mereka karena mereka sibuk menjalankan operasi sehari-hari.

Ini dapat diakibatkan dari proses mengumpulkan tanda terima dan dokumen pada saat-saat terakhir dan membuangnya ke dalam sebuah kotak.

Pastikan Anda menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur perpajakan terlengkap yang akan memudahkan Anda selama masa penghitungan dan pelaporan  pajak, seperti Accurate Online.

Atau pasatikan Anda menyimpan semua file  transaksiAnda sebelumnya, sehingga memudahkan Anda dapam menghitung pajak dan terhindar dari denda atau audit.

Baca juga: Belum Lapor Pajak Badan Usaha? Tenang, di Accurate Online Bisa!

8. Kesalahan Membayar Karyawan Anda

Salah satu biaya terbesar yang dapat dikeluarkan bisnis adalah tenaga kerja. Kesalahan dalam melacak biaya dan waktu dapat menghabiskan uang Anda dan menyebabkan staf Anda kehilangan kepercayaan pada Anda sebagai pemberi kerja.

Moral yang menurun dapat menurunkan omset. Selamatkan diri Anda dari masalah ini dengan memastikan karyawan Anda dibayar secara akurat, konsisten, dan tepat waktu.

9. Tidak Menyimpan Dokumen Selama 10 Tahun

Kementerian Keuangan memiliki berbagai aturan tentang berapa lama menyimpan catatan keuangan dan pajak berdasarikan Pasal 28 ayat 11. Dalam banyak kasus, dua hingga tiga tahun sudah cukup, tetapi beberapa kasus mengharuskan dokumen disimpan hingga 10 tahun.

Selain itu, akuntan pajak Anda mungkin perlu mengetahui detail selengkapnya tentang riwayat pajak Anda. Pegang dokumen keuangan Anda selama 10 tahun untuk memastikan Anda terlindungi.

10. Tidak Merekonsiliasi Pembukan dengan Laporan Bank Anda

Kesalahan akuntansi bisnis yang sering dilakukan juga tidak pernah melakukan rekonsiliasi pada setiap transaksi yang terjadi.

Bisnis kecil harus memprioritaskan rekonsiliasi pembukuan mereka setiap bulan. Memastikan semua transaksi Anda dicatat secara akurat akan mencegah pembukuan mereka tidak sinkron dan memberikan status sebenarnya dari akun mereka.

Mengetahui berapa banyak yang ada di akun Anda dan berapa banyak yang dapat Anda belanjakan, dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang pengeluaran.

Biaya dan pengeluaran kecil yang mungkin Anda pikirkan bisa jadi tidak tercatat dan secara akumulatif menghabiskan banyak uang bagi bisnis Anda. Merekonsiliasi kas rekening bank bisnis Anda ke rekening hutang akan memberi Anda gambaran akurat tentang situasi keuangan Anda.

Jika kesulitan dengan proses rekonsiliasi yang memakan waktu, Anda bisa menggunakan fitur rekonsiliasi otomatis dari software akuntansi Accurate Online.

Baca juga: Mengenal Teknik Forecasting Dalam Akuntansi dan Fungsinya Bagi Bisnis

11. Tidak Membuat Anggaran untuk Setiap Proyek

Mengambil proyek tanpa menetapkan anggaran untuk itu bisa menjadi risiko yang mahal.

Membangun sebuah proyek tanpa gagasan tentang berapa banyak biaya akhirnya dapat berakhir dengan biaya perusahaan Anda jauh lebih banyak daripada yang mereka inginkan.

Tanpa memiliki anggaran dari awal sebuah proyek mungkin akan mempersulit pengeluaran untuk proyek tersebut dan akhirnya menghabiskan banyak uang bagi perusahaan Anda. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan Anda menghabiskan dana yang terbatas pada proyek yang mungkin tidak menghasilkan laba atas investasinya.

Semakin lama Anda eksis sebagai bisnis, semakin mudah untuk memahami seberapa besar kebutuhan Anda untuk terus beroperasi. Hal ini akan memudahkan dalam mengatur anggaran yang tidak berlebihan atau boros.

12. Tidak Melacak Waktu dan Tenaga Kerja Anda

Ada lebih banyak cara untuk melacak tenaga kerja daripada hanya membayar gaji yang akurat.

Dengan melakukan audit rutin, Anda dapat melihat apakah lebih banyak jam yang digunakan daripada yang dibutuhkan. Hal ini dapat mengindikasikan kelebihan staf atau jam kerja karyawan masuk dan keluar pada waktu yang salah.

Biaya tenaga kerja yang rendah juga bermasalah karena dapat mengindikasikan staf Anda memberikan layanan yang menurun atau bahwa mereka terlalu banyak bekerja dan mungkin mengalami kelelahan.

Baca juga: Mengetahui Pengertian Biaya Standar Dalam Akuntansi dengan Lengkap

Bagaimana Praktik Akuntansi yang Baik dalam Sebuah Bisnis?

Praktik akuntansi adalah prosedur dan kontrol sistematis yang digunakan oleh departemen akuntansi untuk membuat dan mencatat transaksi bisnis.

Praktik akuntansi yang baik harus konsisten karena sejumlah besar transaksi bisnis terulang kembali secara teratur dan harus ditangani dengan cara yang sama untuk menghasilkan laporan keuangan yang konsisten. Laporan keuangan yang jelas membantu auditor menjalankan tugasnya.

Berikut adalah contoh praktik akuntansi yang baik:

  • Secara konsisten menggunakan perhitungan yang sama untuk menentukan jumlah lembur yang dibayarkan kepada karyawan
  • Menerbitkan tagihan kepada pelanggan pada hari yang sama saat barang dikirimkan kepada mereka
  • Membayar faktur pemasok pada hari jatuh tempo
  • Secara konsisten menggunakan metode penyusutan yang sama untuk kelas aset tetap yang sama

Setelah praktik akuntansi ditetapkan oleh perusahaan, secara rutin memeriksa penyimpangan dari aliran proses yang diamanatkan membantu kesalahan untuk ditemukan dan masalah yang harus diperbaiki. Proses ini hanya mungkin jika staf akuntansi memiliki pelatihan yang tepat untuk memahami:

  • Ketika penyimpangan dari proses resmi telah terjadi
  • Alur proses yang tepat
  • Cara memperbaiki kesalahan dalam sistem
  • Bagaimana memastikan perubahan tersebut diterapkan dengan benar dalam proses ke depan

Anda harus selalu memperbarui dan menggunakan cara terbaik ke dalam praktik akuntansi Anda sehingga Anda selalu meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses. Salah satunya adalah menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Accurate Online yang akan memudahkan Anda melakukan proses pembukuan dan memantau keuangan secara real time.?


https://coba.accurate.id/private-cloud/?a=VGE7MNWD

https://sosusafa.blogspot.com/

Ayat Tentang Pernikahan

Tidak menikahi mahram atau sosok yang haram untuk dinikahi Ijab kabul untuk selamanya Tidak ada paksaan Kepastian dalam menetapkan pasangan ...

Ketik kata kunci pencarianmu

Mengenai Saya

Foto saya
malang, jawa timur, Indonesia
Saya suka BISNIS dan BIDANG PENGEMBANGAN DIRI Utk bisnis saya suka bisnis jaringan sebab bisa menghasilkan PASIF INCOME dan terdapat hubungan MUTUALISME yg saling menguntungkan. Saya perkenalkan BISNIS ONLINE 'Affiliate Marketer' dgn moto 'NO ACTION NO PROFIT' Jadi ini bisnis MODALNYA MAU BERPROSES DAN MENURUT APA KATA MENTOR dan di sinii potensi penghasilan anda TAK TERBATAS tergantung kepada ketekunan dan kesungguhan serta KOMITMEN pada TUJUAN BESAR atau IMPIAN ANDA. wa.me/+6283833724728 atau cantumkan WA dan waktu luang anda untuk kami follow up di KOMENTAR